Senin, 02 Feb 2026 16:47 WIB

Warga Kepergok Nyuci Rumen di Kalimas, DLH Surabaya: Ini Menganggu Tempat Wisata

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 29 Jun 2023 14:21 WIB
DLH Surabaya pergoki warga sedang nyuci rumen di Kalimas
DLH Surabaya pergoki warga sedang nyuci rumen di Kalimas

selalu.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya melakukan penyisiran sungai yang menjadi salah satu tempat wisata yakni Sungai Kalimas, yang berada di Kawasan Jalan Ngagel Surabaya, Kamis (29/6/2023).

Bersama selalu.id, Kepala DLH Surabaya Agus Hebi Djuniantoro memergoki sejumlah warga sengaja mencuci rumen hewan kurban atau jeroan di sungai tersebut.

Baca Juga: Asem Belanda di Ahmad Yani Keropos, DLH Tingkatkan Kewaspadaan

"Pak jangan buang di sungai, kotoran jangan cuci disini, buang ke TPS saja," kata Hebi, ke salah satu warga yang kepergok sedang membersihkan kotoran rumen tersebut.

Tak hanya itu, Hebi juga langsung memberikan glangsing atau karung kepada mereka yang membuang isi badan hewan kurban itu ke sungai. Dan meminta untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

"Dibuang ke TPS, jangan disini," ujar Hebi sambil memberikan glangsing.

Hebi mengungkapkan bahwa mereka yang membuang atau mencuci rumen tersebut dikhawartirkan dapat membahayakan lingkungan dan mengkontaminasi air sungai karena rumen hewan kurban masih memiliki potensi pembawa penyakit.

"Nyuci jeroan dan rumen gak boleh di sungai takutnya sapinya ada penyakit dan mengkontamiasi air sungai," jelasnya.

Terlebih lagi membuangnya di tempat sungai kawasa wisata Surabaya, menurutnya dapat merusak estetika yakni menyebabkan sungai menjadi bau dan keruh.

Baca Juga: Keciduk Buang Kotoran Hewan Kurban di Sungai Kalimas, Begini Peringatan DLH

"Jangan sampai sudah keruh ditambahi rumen, baunya juga gak bagus untuk wisata. Ini kan tempat wisata. Kalau sampai ada rumen masuk itu mengganggu wisata yang telah dibangun Pemkot," tegasnya.

Ia menyarankan kepada warga agar tidak dicuci jeroan hewan kurban di sungai dan membuang kotorannya di dalam glangsing serta dibuang ke TPS.

"Sebisa mungkin rumen tidak dicuci di sungai. Tadi masih ada yang cuci, seharusnya kotoran di taruh gangsling. Nanti dibuang di TPS," imbuhnya.

Lebih lanjut Hebi menjelaskan bahwa kawasan sungai sekitar Ngagel itu memang paling banyak yang membuang isi tubuh hewan kurban itu disana.

Baca Juga: Motor Roda Tiga Milik Pemprov Jatim Nyebur Sungai di Surabaya, Pengemudi Masih Berusia 17 Tahun

"Tahun sebelumnya lebih banyak yang mencuci rumen di sekitar sungai Surabaya (kawasan Jalan Ngagel) sampai Jembatan Petekan," tuturnya.

Namun, ia menilai Hari Raya Idul Adha 2023 ini warga yang membuang atau mencuci rumen itu kawasan Sungai Kalimas mulai berkurang. Dibandingkan tahun 2022 lalu, ditemukan sebanyak satu ton rumen yang dibuang di sungai-sungai Surabaya.

"Tahun kemarin sepanjang sungai hampir tiap tempat ada yang buang rumen ke sungai sampai 1 ton. Sekarang di tempat wisata sudah berkurang. Kita juga dibantu yustisi menghalau mereka supaya tdk mencuci di sungai tapi memang masih ada. Tahun depan diharapkan sudah gak ada," terangnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.