Selasa, 03 Nov 2026 19:11 WIB

KPK Cecar Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim Soal Pembahasan Dana Hibah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Feb 2023 18:49 WIB
KPK. Foto: Istimewa
KPK. Foto: Istimewa

selalu.id - Sempat mangkir karena umroh, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim,  Muhamad Reno Zulkarnaen akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (16/2/2024).

Politikus yang juga Sekretaris DPD Partai Demokrat itu diperiksa sebagai saksi terkait dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim yang menjerat Wakil Ketua DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sahat Tua Simanjuntak sebagai tersangka.

Baca Juga: Anggaran Logistik Bencana Tembus Rp41 M: DPRD Jatim Tuntut Pangan Bergizi, Jangan Cuma Kenyang

"Pemeriksaan dilakukan di kantor KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4 Setiabudi, Jakarta Selatan," terang Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri.

Saat pemeriksaan, Reno dicecar  penyidlik KPK soal aturan dan pembahasan dana hibah. Kuat dugaan, dia mengetahui banyak soal pembahasan tersebut.

"Kalau saksi dari DPRD sejauh ini dikonfirmasi soal aturan dan pembahasan dana hibah," ucap  Ali Fikri.

Baca Juga: Jaka Jatim Sebut Anwar Sadad Kebal Hukum dalam Kasus Korupsi Dana Hibah

Selain Reno, kali ini KPK juga memeriksa empat anggota DPRD Jatim lainnya, yakni Ketua Fraksi PPP DPRD Jatim, Achmad Sillahuddin yang sebelumnya juga mangkir karena umroh.

Lalu Ketua Banggar DPRD Jatim dari Fraksi PDIP, Agus Wicaksono; Ketua Komisi E DPRD Jatim sekaligus Bendahara DPD PDIP Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, serta Ketua Komisi B  DPRD Jatim dari Fraksi PKB, Aliyadi.

Sebelumnya, Rabu (1/2/2023), KPK juga memeriksa enam ketua fraksi di DPRD Jatim. Yakni Sri Untari (PDIP), Fauzan Fuadi (PKB), Muhammad Fawait (Gerindra), Blegur Prijanggono (Golkar), Suyatni Priasmoro (Nasdem), dan Heri Romadhon (PAN).

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Muncul rumor bahwa KPK telah mengantongi resume rapat pembahasan  dana hibah. Disebutkan pembahasan tersebut bertajuk rapat dengan eksekutif (Pemprov Jatim), namun dalam pelaksanaanya tidak ada perwakilan Pemprov yang hadir. Rapat tersebut dihadiri pimpinan DPRD Jatim dan para ketua fraksi. Diisukan rapat tersebut membahas plot anggaran dana hibah.

Satu-satunya ketua fraksi yang hingga kini tidak diperiksa KPK yakni Ketua Fraksi PKS, PBB dan Hanura, Dwi Hari Cahyono.(SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Perkenalan Karakter hingga Gestur Hantu, Intip Cerita Seru di Balik Syuting Film Piye To Kih?

Dara Saraswati, yang memerankan Sukma, misalnya, harus mendalami karakter dengan pembawaan berbeda dari manusia pada umumnya.

Nenek yang Dirampok Itu Tetangga Wakil Ketua DPRD Surabaya, Minta Pelaku Segera Ditangkap

Toni mengaku prihatin atas peristiwa yang menimpa Rohmani. Korban merupakan perempuan lansia yang sehari-hari berjualan rujak untuk menafkahi keluarganya.

Nenek Penjual Rujak di Surabaya jadi Korban Perampokan Sadis, Emas 30 Gram Raib

Korban diketahui bernama Rohmani (60). Rumahnya tak jauh atau tetangga dari kediaman Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni.

Sekolah Gratis Disorot, DPRD Surabaya: Harus Benar Gratis Tanpa Pungutan Tambahan

Peringatan itu menguat setelah viralnya persoalan pungutan biaya acara perpisahan di salah satu SD Negeri Surabaya.

DPRD Jatim Minta Pemerintah dan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Bencana

Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan rawan banjir, longsor, dan aliran sungai.

Momen Halloween Ala Yokai Night Jepang di Surabaya

Konsep tersebut dipadukan dengan pengalaman makan buffet, pertunjukan samurai, tarot reading, hingga DJ lokal Surabaya.