Sabtu, 06 Jun 2026 15:14 WIB

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Bentuk UPTD Sarana dan Prasarana Olahraga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Feb 2023 15:59 WIB
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah saat reses di wilayah Bulak
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah saat reses di wilayah Bulak

selalu.id - Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah mengusulkan agar Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya membuat UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah), yang khusus menangani sarana dan prasarana olahraga.

Khusnul menjelaskan, dengan dibentuknya UPTD tersebut agar sarana dan prasarana olahraga dikelola dengan baik. Apalagi, Pemkot Surabaya memiliki ratusan sarana dan prasarana olahraga. Fasilitas olahraga itu ada yang berbayar dan banyak juga yang gratis.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

"Pemkot memiliki 457 sarana dan prasarana olahraga yang tersebar di perkampungan hingga taman. Termasuk fasilitas olahraga yang berkapasitas besar dan standar internasional seperti Stadion Gelora Bung Tomo, Gelora Pancasila atau Stadion Gelora 10 November Tambaksari. Fasilitas-fasilitas ini harus dikelola dengan baik dan profesional," ujar Khusnul, Selasa (14/2/2023).

Menurutnya,tupoksi Disbudporapar terlalu berat jika harus mengelola sarana dan prasarana sekaligus membina atlet.

"Biarkan urusan bidang sarana dan prasarana diurus UPTD sendiri. Karena tugasnya juga cukup berat. Mungkin namanya bisa UPTD Sarana dan Prasarana Olahraga," ujar Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Ia menilai, UPTD tersebut juga dapat mendukung program sport tourism yang telah diluncurkan Wali Kota Surabaya. Sukses tidaknya program ini tergantung sarana dan prasarana olahraga yang baik dan memiliki standar khusus.

"Selama ini Surabaya telah ditunjuk berbagai even olahraga skala nasional dan internasional. Dipilihnya Surabaya ini karena dianggap memiliki fasilitas olahraga yang sangat baik. Kalau tidak baik, tentu tidak akan dipilih. Salah satunya even akbar gelaran Piala Dunia U-20 yang tinggal hitungan hari," paparnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Dengan adanya pertandingan olahraga skala nasional dan internasional di Surabaya, kata Khusnul, otomatis akan mendongkrak pariwisata. Sebab atlet yang datang ke Surabaya tidak hanya untuk bertanding saja, tapi juga akan menyempatkan diri menikmati pariwisata yang ada di Kota Pahlawan ini.

"Saya optimis, jika sarana dan prasarana olahraga di Surabaya fasilitasnya baik dan berstandar internasional, pasti akan banyak even olahraga di Surabaya. Dan muaranya sport tourism ini akan mengenalkan Surabaya di dunia internasional dan tentunya perekonomian Surabaya akan semakin meningkat," tandasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.