Selasa, 03 Feb 2026 03:53 WIB

Tes Swab di Pasar Induk Osowilangun, Ratusan Pedagang dan Pengunjung Dinyatakan Negatif

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 10 Agu 2020 19:41 WIB
Suasana pedagang PIOS
Suasana pedagang PIOS

Surabaya (selalu.id) - Hasil tes swab pedagang dan pengunjung di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dinyatakan negatif Virus Covid-19.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Sebelum di swab, 180 pedagang dan 228 pengunjung di PIOS dilakukan rapid test pada 4 Juli lalu. Dari jumlah tersebut 4 pedagang dinyatakan reaktif.

Kepala pembina PIOS, Saridjo mengatakan rapid test yang dilakukan tim gabungan Satgas Covid-19 Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tersebut dilakukan secara masif kepada seluruh pedagang maupun pengunjung.

"Kalau untuk pedagang jumlahnya 180 orang, lalu pengunjung 228 orang. Jadi totalnya ada 408 orang yang dilakukan rapid test," terang Saridjo, Senin (10/8/2020).

Dari rapid test itu, ia menjelaskan bahwa pedagang yang reaktif ada 4 orang. Sedang dari pengunjung 9 orang. Untuk yang reaktif kemudian dilakukan tes swab.

"Hasil swabnya sudah keluar, untuk 4 orang pedagang semuanya negatif. Sedang untuk 9 orang pengunjung yang 8 telah dinyatakan negatif juga. Sedang yang 1 menurut petugas masih belum keluar karena ada masalah teknis pada mesin swab," jelasnya.

General Manager PIOS, Rahayu Trissila mengaku sangat bersyukur dengan hasil swab yang menyatakan tak satupun pedagang dan pengunjung PIOS terkonfirmasi Covid-19.

"Alhamdulillah hasil swab pedagang dan pengunjung PIOS dinyatakan negatif," kata Trissila.

Meski begitu, ia berpesan kepada seluruh pegawai, pedagang dan pengunjung PIOS agar tetap waspada dan tidak lengah dengan hasil ini agar pasar induk yang terletak di kawasan Benowo, Surabaya barat itu menjadi pasar sehat.

"Justru setelah ini standar protokol kesehatan harus lebih ditingkatkan lagi sesuai dengan komitmen kita yang menjadikan PIOS sebagai pasar sehat dan tangguh," ujarnya.

Seperti diketahui, PIOS sendiri telah menyediakan berbagai protokol kesehatan bagi para pedagang dan pengunjung.

Mulai dari penyediaan wastafel portable dan sabun untuk cuci tangan, pengecekan suhu tubuh bagi pedagang dan pengunjung sebelum memasuki pasar, penyediaan sarung tangan plastik gratis dan handsanitizer gratis yang ditempatkan di lapak, penerapan physical distancing, pemberian minuman sehat hingga menyediakan nampan kecil untuk uang kembalian transaksi. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.