Minggu, 18 Okt 2026 16:08 WIB

Polisi Dalami Keterlibatan Samanhudi Pada Perampokan Rumdis Wali Kota Blitar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 31 Jan 2023 12:46 WIB
Mantan Wali Kota Blitar, Samanhudi mengenakan baju tahanan saat gelar perkara di Mapolda Jatim
Mantan Wali Kota Blitar, Samanhudi mengenakan baju tahanan saat gelar perkara di Mapolda Jatim

selalu.id - Polda Jawa Timur masih mendalami peran mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar yang menjadi otak perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar, Santoso pada 12 Desember 2022 lalu.

Kasibudit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Lintar Mahardono mengatakan bahwa motif pelaku yang ditangkap sebelumya yakni NJ (54), ASM (54) dan AJ (57) adalah murni karena uang.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Penggelapan Gula 3 Miliar

Namun, motif mantan Wali Kota Blitar Samanhudi yang memberi informasi kepada pelaku, AKBP Lintar menyampaikan pihaknya masih mendalami apakah karena balas dendam politik.

"Masih kami dalami, yang kami lihat, ketika perbuatan pidana itu terjadi, maka kewajiban kita sebagai anggota Polri untuk menindak kejadian tersebut," kata AKBP Lintar, saat konferensi pers di Mapolda Jatim, kemarin, Senin (30/1/2023).

Saat ditanya apakah Samanhudi ikut mendanai aksi perampokan terhadap pelaku. Polisi juga masih mendalami hal tersebut.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar TPPO, Korban asal Ogan Komering Ulu Layani 10 Pria Hidung Belang

"Karena baru 2 hari ya, masih kami lakukan pendalaman terus menerus sampai saat ini.
Terkait yang rekan-rekan tanyakan masih akan kami dalami. Dan akan saya Jawab ketika hal tersebut sudah terjawab,"tegasnya.

Lebih lanjut AKBP Lintar menjelaskan bahwa Samanhudi tertangkap karena informasi dari keterangan pelaku yang ditangkap sebelumnya. Namun, ia menyebut tidak ada pertemuan pelaku dan Samanhudi setelah mereka keluar dari lapas.

"Tidak ada pertemuan. Teman teman sudah ketahui sebelumnya. Peran tersangka MSA, memberi tahu tentang situasi di TKP, termasuk jumlah penjaga dan tempat-tempat di TKP. Bukan ide ya. Tapi memberi tahu. (Kenapa pilih rumah Dinas) masih kami dalami,"terangnya.

Baca Juga: Keji! Pasutri di Jember Paksa 7 Anak di Bawah Umur Layani Pria Hidung Belang

Saat ini, Polisi masih mengejar dua Daftar Pencarian Orang (DPO) yang terlibat dalam kasus ini yakni atas nama Okky dan Meddy.

"Tetap kami kejar, sampai saat ini tim masih di lapangan,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.

600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Kegiatan ini melibatkan penari dari Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, hingga Malang.

KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda.

Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Rombongan disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

selalu.id - Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengusulkan pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat di kawasan Clungup Mangrove Conservation atau CMC