Senin, 02 Feb 2026 00:54 WIB

Emak-emak Surabaya Usulkan Ganjar & Airlangga Hartarto Sebagai Pengganti Jokowi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 15 Jan 2023 16:40 WIB
Acara Musra XIII di Surabaya
Acara Musra XIII di Surabaya

selalu.id - Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto diusulkan oleh warga Surabaya menjadi kandidat Capres pada Pemilu 2024 pengganti Jokowi. Hal ini terjadi saat Musyawarah Rakyat (Musra) XIII Projo yang digelar di Surabaya, Minggu (15/1/2023).

Musra ini bakal digelar di seluruh Indonesia dengan tujuan untuk menampung aspirasi dari masyarakat terkait siapa saja tokoh yang didukung untuk maju sebagai calon presiden mendatang.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Ketua Dewan Pengarah Musra, Andi Gani mengaku terkesan dengan antusias warga Jawa Timur dalam berpendapat dan bersuara terkait tokoh pilihannya sebagai Capres dan Cawapres mendatang.

"Musra ke 13 di Jatim sangat luar biasa respon masyarakat Jawa Timur," ujarnya kepada wartawan usai acara Musra.

Andi menyebut bahwa Musra ini akan menjaring tiga kandidat Capres dan tiga Cawapres untuk kemudian dilaporkan kepada Presiden Jokowi.

"Kami berharap dari Jawa timur kami bisa menemukan calon pengganti pak Jokowi ke depan," imbuhnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Musra, Budi Arie Setiadi mengatakan bahwa Musra ini adalah bagian dari instrumen demokrasi dalam memunculkan tokoh yang diharapkan masyarakat.

"Ini adalah bagian dari sarana dan forum untuk mendengarkan suara rakyat," timpalnya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Di acara Musra tersebut muncul seorang wanita yang bernama Muryati Linda Sari yang mengaku sebagai perwakilan emak emak Surabaya. Muryati tampil di depan panggung dan memberikan suaranya kepada Ketua Golkar, Airlangga Hartarto sebagai kandidat Capres pengganti Jokowi

"Perkenalkan nama saya Linda, perwakilan dari emak emak Surabaya. Disini saya memberikan dukungan dan aspirasi dari emak emak Surabaya bahwasanya kami mengangkat atau mendukung untuk menjadi next Presiden Republik Indonesia yakni Menko Perekonomian Bapak Airlangga Hartarto," ujarnya.

Linda mengaku bahwa Airlangga Hartarto layak didukung lantaran sepak terjangnya dalam mengangkat perekonomian Indonesia.

"Kami melihat track record Bapak Airlangga Hartarto mampu membantu Bapak Jokowi meningkatkan perekonomian Indonesia bahkan saat pandemi," urainya.

Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Sementara itu ketua Panitia Nasional Musra, Panel Barus menambahkan bahwa kegiatan ini adalah diskusi kebangsaan rakyat dalam memilih atau memunculkan tokoh tanpa ada tekanan dan berdasar pada rekan jejak tokoh-tokoh tersebut.

"Bukan sekedar capres dan cawapres, tapi juga diskusi kebangsaan," jelasnya.

Saat ditanya sampai saat ini dari hasil Musra XIII siapa saja tokoh yang muncul tiga teratas, Panel menyebutkan untuk Capres ada nama Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto serta Airlangga Hartarto. Sementara untuk Cawapres ada nama Mahfud MD, Erick Tohir, Moeldoko dan Sandiaga Uno.

"Kami akan menjaring suara dari semua lapisan masyarakat, dari kelompok buruh, kelompok tani, kelompok perempuan dan sebagainya. Kita merangkum semua provinsi di Indonesia. Musra juga diadakan di luar negeri, seperti Hongkong, Taipei, Kuala Lumpur dan Malaysia," tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

Konflik tersebut tidak hanya terjadi di kawasan pedesaan, tetapi juga merambah wilayah perkotaan dan berpotensi memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.

Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar

Pada 2026, DSDABM melakukan intervensi terhadap 12 dari total 30 sistem drainase yang ada di Surabaya.