Selasa, 03 Feb 2026 14:33 WIB

Waspada! Ini Bahaya Jajanan Ciki Ngebul

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Jan 2023 13:58 WIB
Ciki Ngebul. foto: Istimewa
Ciki Ngebul. foto: Istimewa

selalu.id - Jajanan yang mengeluarkan asap atau biasa disebut Ciki Ngebul sempat jadi viral dan digandrungi anak-anak. Namun jajanan tersebut memiliki resiko meracuni, seperti yang terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Tercatat tujuh siswa Sekolah Dasar (SD) di Tasikmalaya, mengalami mual dan muntah usai memakan jajanan tersebut. Sebab itu, Kementerian Kesehatan langsung mengeluarkan Surat Edaran SE pada Selasa (3/1/2023) lalu.

Baca Juga: Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

SE itu berisi instruksi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan rumah sakit untuk melaporkan apabila ada temuan kasus keracunan jajanan berasap di wilayah masing-masing.

Menanggapi hal itu, Dosen Kimia Farmasi Fakultas Farmasi (FF) Universitas Airlangga (Unair), Marcellino Rudyanto mengatakan, nitrogen merupakan senyawa inert yang artinya tidak bereaksi dengan senyawa lain.

"Senyawa ini tidak memiliki sifat beracun tapi bukan berarti tidak memiliki bahaya," kata Marcellino, melalui keterangan rilisnya, Rabu (11/1/2023).

Marcelino menjelaskan bahwa nitrogen memiliki titik didih yang sangat rendah yaitu -196 derajat celcius.

"Maka kalau tubuh manusia terpapar nitrogen cair dalam waktu yang lama, sel tubuhnya akan membeku atau mati," ungkapnya.

Baca Juga: Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Menurutnya, nitrogen pada dasarnya tidak memiliki manfaat bagi tubuh, keberadaannya hanya menambah keindahan dalam sebuah hidangan.

Kendati demikian, nitrogen cair bermanfaat dalam berbagai bidang, misalnya untuk mengawetkan sampel biologis atau mendinginkan instrumen yang menggunakan magnet superkonduktor.

"Kepada orang tua untuk berhati-hati dalam melakukan pengawasan terhadap jajanan yang dikonsumsi oleh anak," tutur Alumnus Tohoku University, Jepang ini.

Marcelino mengimbau, apabila anak terlanjur mengonsumsi ciki ngebul tapi tidak terjadi keluhan, maka seyogyanya orang tua memberi pengertian kepada anak untuk tidak mengonsumsinya kembali.

"Jika setelah mengonsumsi lalu terjadi kelainan pada saluran pencernaan maka segera bawa ke pelayanan kesehatan," jelasnya.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Guna mencegah agar peristiwa keracunan ciki ngebul tidak terulang kembali, penggunaan nitrogen cair pada makanan harus dibatasi.

Dengan begitu, hendaknya hanya chef bersertifikat yang dapat menggunakan senyawa ini. Meski demikian, kehati-hatian tetap diperlukan dalam penggunaannya.

"Nitrogen bisa bermanfaat untuk membekukan makanan secara cepat. Tapi ketika disantap harus dipastikan nitrogen sudah menguap meski makanannya masih beku," tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

31 Ribu Kursi Tiket Kereta Lebaran 2026 di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dibukanya masa pemesanan tiket secara bertahap.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.