Rabu, 04 Feb 2026 00:50 WIB

Begini Cara Menghindari Perilaku Konsumtif di Era Digital

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 02 Jan 2023 16:39 WIB
Ilustrasi dompet kosong. Foto: Istimewa
Ilustrasi dompet kosong. Foto: Istimewa

selalu.id - Pakar Ekonomi dari Universitas Airlangga (Unair), Prof Rudi Purwono menyebut bahwa mahasiswa dikenal sebagai yang berani mengambil resiko, tetapi juga dianggap generasi yang konsumtif.

Prof Rudi juga menyebut bahwa mahasiswa generasi yang terdorong mengikuti perkembangan lifestyle dan pengaruh budaya digital. Perilaku konsumtif disebutkan memang tidak bisa dihindarkan dan melekat pada tiap individu, karena pada dasarnya manusia tidak pernah puas.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

Seharusnya, menurut dia, pengeluaran harus sesuai dengan pemasukan keuangan yang diterima. Sebab itu, sebagai mahasiwa, harus jeli dalam melihat sumber pendapatan. Terlebih, belum mempunyai penghasilan sendiri.

"Masih muda jangan sampai mengalami lebih besar pasak dari pada tiang," kata Prof Rudi, yang juga Guru Besar Ilmu Ekonomi Unair, melalui keterangan rilisnya, Senin (2/1/2023).

Setelah pemulihan akibat perbatasan saat pandemi Covid-19, pusat perbelanjaan mengalami tekanan daya beli masyarakat yang tinggi. Apalagi, produsen menawarkan diskon dan promo besar-besaran di akhir tahun serta menjelang lebaran.

"Sebagai konsumen yang baik, perlu untuk mencatat kebutuhan barang yang akan dibeli,"jelasnya.

Dalam konteks hukum ekonomi, lanjutnya, ada variabel-variabel, harga barang, barang subtitusi (pengganti), kualitasnya barang dan barang kompetitor referensi.

Lebih lanjut Prof Rudi menyarankan, banyak cara yang dapat dilakukan mahasiswa untuk meningkatkan potensi diri menyiapkan resolusi tahun 2023 tanpa menjadi konsumtif.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

Misalnya, sibuk mendalami course bahasa asing, menghasilkan karya tulisan yang mana tulisannya bisa dijual di publik, mengulik tentang ilmu investasi pasar modal, serta belajar ilmu wirausaha agar tidak hanya menjadi seorang konsumen namun bisa memproduksi barang atau jasa.

Tak hanya itu, Prof Rudi juga menyoroti program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).

Ia menilai kegiatan yang diadakan di luar program studi ini dapat mengimplementasikan hardskill dan softskill para mahasiswa.

"Dengan harapan menjadi nilai tambah mahasiswa menyelami proses kehidupan riil, memperhatikan koridor-koridor terutama kegiatan ekonomi dan memulai kreativitas usaha,"jelasnya.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Dana darurat atau motif berjaga-jaga atau pencegahan (precautionary motive), kata dia, juga menjadi penting untuk disisihkan sebagai antisipasi pada hari mendatang, jika sakit yang datang tiba-tiba atau pengeluaran yang mendesak.

Sebagai upaya untuk melek keuangan yang baik, perlu menyisihkan uang tabungan dan dana investasi. Perlu digarisbawahi, untuk memulai investasi jangan hanya mengikuti kebanyakan tren tanpa mengetahui ilmunya.

Terdapat tahapan-tahapan sebagai pemula untuk memilih investasi yang tepat dan menyesuaikan budget yang dimiliki mahasiswa.

"Saat investasi saham jangan pakai dana pinjaman, karena berisiko tinggi. Gunakan anggaran yang tersisa dan bersifat pasif," pungkas Prof Rudi. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.