Rabu, 22 Jul 2026 00:15 WIB

Waspada! BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Pada Malam Tahun Baru di Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 28 Des 2022 12:05 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: Istimewa
Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: Istimewa

selalu.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan untuk waspada cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur saat malam tahun baru 2023 mendatang.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Kelas I Juanda, Taufiq Hermawan mengatakan, berdasarkan analisis kondisi iklim. Wilayah Jawa Timur saat ini berada pada puncak musim penghujan.

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

"Kondisi dinamika atmosfer di wilayah
Jawa Timur masih cukup signifikan berpotensi mengakibatkan peningkatan potensi
cuaca ekstrem di beberapa wilayah dalam sepekan kedepan,"kata Taufiq, melalui keterangan rilisnya, Rabu (28/12/2022).

Taufiq menjelaskan bahwa Monsun Asia menunjukkan aktifitas cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir serta adanya seruakan dingin (Cold Surge). Dengan disertai fenomena CENS (Cross Equatorial Northerly Surge atau arus lintas ekuatorial) yang mengindikasikan
bahwa adanya aliran massa udara dingin dari utara yang masuk ke wilayah Indonesia
melintasi ekuator.

"Hal itu dapat berdampak meningkatkan potensi curah hujan dan kecepatan angin di wilayah Barat Indonesia termasuk wilayah Jawa Timur,"jelasnnya.

Baca Juga: Sambangi Bawean, Golkar Jatim Serap dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pulau

Tak hanya itu, ia menilai, masih aktifnya La Nina dengan intensitas lemah, MJO (Madden-Julian Oscillation), gelombang ekuatorial Rossby, gelombang atmosfer Kelvin, pola konvergensi atau pertemuan massa udara, serta kondisi suhu muka laut di perairan Jawa Timur masih hangat dengan anomali antara +1.0 s/d +2.5 ºC.

"Sehingga mengakibatkan suplai uap air akan semakin banyak di atmosfer. Kondisi tersebut mempengaruhi pembentukan awan-awan Cumulonimbus yang semakin intens,"ujarnya.

BMKG meminta masyarakat Jawa Timur waspada menghadapi fenomena ini. Disebutkan beberapa wilayah yang mengalami cuaca ekstrem diantaranya, Surabaya, Sidoarjo, Kota Batu, Bojonegoro, Jember, Jombang, Lumajang,Kediri, Mojokerto, Probolinggo. Kemudian, Pasuruan, Banyuwangi,Blitar, Bondowoso, Lamongan, Madiun, Magetan, Malang, Nganjuk, Ngawi, Ponorogo, Situbondo, Sumenep, Tuban, Kota Blitar, Tulungagung.

Baca Juga: Fenomena Bediding di Surabaya Diprediksi Berlangsung hingga Agustus 2026, Ini Imbauan BMKG

Lebih lanjut, BMKG juga mengingatkan beberapa ketinggian gelombang di beberapa wilayah perairan Jawa Timur sudah
masuk kategori tinggi hingga sangat tinggi (2,5 – 6,0 m).

Sehingga perlu menjadi perhatian
yaitu di wilayah Perairan Kalteng bagian Timur, Laut Jawa timur Masalembo, Laut Jawa
utara Bawean, Perairan Utara Madura, Laut Jawa selatan Bawean, Perairan Kep.
Sapudi, Perairan Tuban-Lamongan, Perairan Kep. Kangean, Laut Jawa barat
Masalembo, Perairan selatan Jawa Timur, dan Samudera Hindia selatan Jawa Timur. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.