Selasa, 20 Okt 2026 20:41 WIB

Waspada! BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Pada Malam Tahun Baru di Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 28 Des 2022 12:05 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: Istimewa
Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: Istimewa

selalu.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan untuk waspada cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur saat malam tahun baru 2023 mendatang.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Kelas I Juanda, Taufiq Hermawan mengatakan, berdasarkan analisis kondisi iklim. Wilayah Jawa Timur saat ini berada pada puncak musim penghujan.

Baca Juga: Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

"Kondisi dinamika atmosfer di wilayah
Jawa Timur masih cukup signifikan berpotensi mengakibatkan peningkatan potensi
cuaca ekstrem di beberapa wilayah dalam sepekan kedepan,"kata Taufiq, melalui keterangan rilisnya, Rabu (28/12/2022).

Taufiq menjelaskan bahwa Monsun Asia menunjukkan aktifitas cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir serta adanya seruakan dingin (Cold Surge). Dengan disertai fenomena CENS (Cross Equatorial Northerly Surge atau arus lintas ekuatorial) yang mengindikasikan
bahwa adanya aliran massa udara dingin dari utara yang masuk ke wilayah Indonesia
melintasi ekuator.

"Hal itu dapat berdampak meningkatkan potensi curah hujan dan kecepatan angin di wilayah Barat Indonesia termasuk wilayah Jawa Timur,"jelasnnya.

Baca Juga: DPRD Jatim Sahkan Perda Hak Disabilitas, Perkuat Perlindungan dan Kesetaraan Hukum

Tak hanya itu, ia menilai, masih aktifnya La Nina dengan intensitas lemah, MJO (Madden-Julian Oscillation), gelombang ekuatorial Rossby, gelombang atmosfer Kelvin, pola konvergensi atau pertemuan massa udara, serta kondisi suhu muka laut di perairan Jawa Timur masih hangat dengan anomali antara +1.0 s/d +2.5 ºC.

"Sehingga mengakibatkan suplai uap air akan semakin banyak di atmosfer. Kondisi tersebut mempengaruhi pembentukan awan-awan Cumulonimbus yang semakin intens,"ujarnya.

BMKG meminta masyarakat Jawa Timur waspada menghadapi fenomena ini. Disebutkan beberapa wilayah yang mengalami cuaca ekstrem diantaranya, Surabaya, Sidoarjo, Kota Batu, Bojonegoro, Jember, Jombang, Lumajang,Kediri, Mojokerto, Probolinggo. Kemudian, Pasuruan, Banyuwangi,Blitar, Bondowoso, Lamongan, Madiun, Magetan, Malang, Nganjuk, Ngawi, Ponorogo, Situbondo, Sumenep, Tuban, Kota Blitar, Tulungagung.

Baca Juga: RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Lebih lanjut, BMKG juga mengingatkan beberapa ketinggian gelombang di beberapa wilayah perairan Jawa Timur sudah
masuk kategori tinggi hingga sangat tinggi (2,5 – 6,0 m).

Sehingga perlu menjadi perhatian
yaitu di wilayah Perairan Kalteng bagian Timur, Laut Jawa timur Masalembo, Laut Jawa
utara Bawean, Perairan Utara Madura, Laut Jawa selatan Bawean, Perairan Kep.
Sapudi, Perairan Tuban-Lamongan, Perairan Kep. Kangean, Laut Jawa barat
Masalembo, Perairan selatan Jawa Timur, dan Samudera Hindia selatan Jawa Timur. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.