Rabu, 04 Feb 2026 04:24 WIB

Kantor Gubernur Jatim Digeledah KPK, Khofifah: Ada Flashdisk yang Dibawa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 22 Des 2022 13:06 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

selalu.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebut tidak ada barang yang dibawa KPK saat penggeledahan di Ruang Kerjanya, Jalan Pahlawan, Surabaya, pada Rabu (21/12/2022) kemarin.

Khofifah mengatakan, pada saat tim KPK menggeledah ruang kerjanya, Wakil Gubernur, Emil Dardak, dan Sekretariat Daerah (Sekda), Adhy Karyono, dokumen yang dibawa hanya sebuah flasdisk dari ruangan Sekdaprov.

Baca Juga: Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

"Yang terkonfirmasi di ruang Gubernur tidak ada dokumen yang dibawa, di ruang Wagub tidak ada dokumen yang dibawa, di ruang Sekda ada flashdisk yang dibawa, posisinya seperti itu,"kata Khofifah, saat konferensi pers acara apel pasukan Operasi Lilin Semeru, Kamis (22/12/2022).

Meski begitu, Khofifah menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tetap menghormati penyelidikan KPK.

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

"Menyampaikan bahwa saya, Pak Wagub, Pak Sekda dan kami semua jajaran Pemprov Jatim
siap untuk membantu mendukung data jika dibutuhkan KPK,"terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Sekdaprov Jawa Timur, Adhy Karyono menyebut kedatangan tim KPK ke kompleks lingkungan Kantor Pemprov Jatim, hanya membutuhkan informasi soal kasus Dana Hibah yang menyeret Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Terkait ruangan mana saja yang diperiksa KPK, Ia membeberkan, selain ruangan Gubernur, Wagub, Sekda. KPK juga memasuki ruangan sejumlah biro-biro.

"Saya tidak tahu persis ya, karena tadi di biro biro. Disini hanya sebagai peminjam tempat saja sekretariat itu. Tadi ada Biro Kesra, Biro Ekonomi, sama Biro Bappeda," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.