Selasa, 03 Feb 2026 05:28 WIB

Miris, Bapak di Sidoarjo ini Sering Ajak Anaknya Nyabu Bareng

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 16 Jul 2020 20:35 WIB
Tersangka Mochammad Arifin saat di Mapolrestabes Surabaya
Tersangka Mochammad Arifin saat di Mapolrestabes Surabaya

Surabaya (selalu.id) - Miris, Bapak di Sidoarjo ini mengajak anaknya yang masih berusia belasan tahun mengkonsumsi narkoba jenis sabu bareng. Hal ini diakui oleh pria bernama Mochammad Arifin (41) kepada polisi usai tertangkap.

Baca Juga: Pesawat Latih Tergelincir di Bandara Juanda, Runway Sempat Tutup 1 Jam

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian mengatakan, polisi terkejut dengan pengakuan tersangka saat diintrogasi usai tertangkap mengedarkan sabu di Jalan Wonocolo Pabrik Kulit, pada Selasa (7/7) pukul 09.00 WIB.

"Pernyataan tersangka ini yang sangat membuat kaget dan sangat miris," ujar Memo Ardian, Kamis (16/7/2020).

Arifin mengaku kebiasaan mengajak anaknya pesta sabu tersebut semenjak dua bulan terakhir. Terlebih, Arifin sudah berpisah dengan istrinya dan alasannya agar bisa mengawasi anaknya dirumah.

"Kalau kenal ini, tidak kemana-mana. Dia bilang, anggap saja belajar rokok," kata Memo menirukan ucapan tersangka.

Arifin sendiri adalah residivis dengan kasus yang sama dan ditangkap bersama dua pelanggannya yakni Fadillah Yus Setiawan (23), warga Jalan Kebonsari Tengah II dan Krisna Dio Erlangga (20), warga Jalan Simogunung IV Surabaya dengan barang bukti 0,88 gram sabu.

"Kami sergap dia ketika hendak menggelar pesta sabu di salah satu rumah sekitar lokasi penangkapan. Kami berhasil menyita barang bukti satu poket sabu-sabu," imbuh Memo.

Alumnus Akpol (Akademi Kepolisian) tahun 2002 ini mengungkapkan, tersangka Mochamad Arifin itu diduga terkait jaringan bandar Lapas di Jawa Timur.

Hal itu diakui Mochammad Arifin bahwa dirinya mengenal sang bandar saat sama-sama menghuni lapas dengan kasus yang sama (narkoba).

"Dia juga nekat menjadi pengedar itu karena tidak bekerja, dan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari," jelasnya. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.