Senin, 21 Sep 2026 06:47 WIB

Anggota MPR dari PDIP: 4 Pilar Kebangsaan Jadi Kunci Hadapi Pandemi Covid-19

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Jul 2020 19:23 WIB
Sosialisasi 4 pilar di Pasuruan
Sosialisasi 4 pilar di Pasuruan

Pasuruan (selalu.id) - Anggota MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, mengatakan 4 pilar kebangsaan penting terus ditanamkan ke masyarakat, apalagi dalam konteks menghadapi pandemi Covid-19. 

Baca Juga: Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Seluruh elemen bangsa perlu bersama-sama menerapkan sikap gotong royong, menghargai perbedaan, welas asih, dan menghargai hukum agar bisa melewati pandemi Covid-19 dengan baik.

Demikian dikatakan Mufti Anam saat menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan kepada ratusan warga perwakilan dari berbagai kecamatan dan desa di Kabupaten/Kota Pasuruan, pekan lalu.

"Sosialisasi empat pilar ini penting untuk membangun kesadaran bersama bahwa kita adalah bangsa besar, yang dengan sendirinya menuntut seluruh elemen yang ada di dalamnya untuk saling bekerja sama, bukan menebar permusuhan, agar bisa selamat dari berbagai tantangan krisis, termasuk pandemi Covid-19," ujar Mufti Anam di sela-sela acara sosialisasi empat pilar yang digelar di Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah, Pasuruan itu.

Acara sosialisasi 4 pilar di PasuruanAcara sosialisasi 4 pilar di Pasuruan

Mufti mengatakan, seluruh anggota MPR RI memang ditugaskan untuk menggencarkan sosialisasi empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pancasila adalah ideologi dan dasar negara. UUD 1945 adalah konstitusi negara. NKRI sebagai bentuk negara. Dan Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan negara.

"Keempatnya merupakan tiang penyangga republik ini untuk tetap dalam keutuhan, bahkan bisa dibilang menjadi prinsip atau kunci dalam menghadapi seluruh tantangan zaman, termasuk pandemi Covid-19," ujar politisi muda yang terpilih di DPR dari daerah pemilihan Kabupaten/Kota Pasuruan dan Kabupaten/Kota Probolinggo tersebut.

Anggota MPR kelahiran Banyuwangi itu mencontohkan bagaimana Pancasila mampu merefleksikan nilai luhur bangsa Indonesia, seperti religiusitas, kemanusiaan, nasionalisme, gotong royong, dan keadilan. Semua nilai itu sangat relevan di masa pandemi Covid-19 yang menghadirkan tantangan multidimensi, mulai sektor kesehatan, sosial, hingga ekonomi.

"Pancasila yang digali Bung Karno dari kearifan lokal rakyat Indonesia terasa semakin relevan saat ini, di mana Indonesia yang kita cintai ini bisa lolos dari pandemi Covid-19 jika menerapkan nilai-nilai luhur yang ada di Pancasila," ujar Mufti. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Pejalan Kaki Lansia Tewas Tertabrak Motor di Mojokerto

Korban diduga hendak menyeberang untuk menuju ke toko.

Kawah Mirip Telur Ceplok Muncul di Gunung Anak Krakatau, Pertanda Apa? Ini Kata Ahli

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Lampung Selatan, Suwarno mengatakan, fenomena semacam ini tidak dialami oleh semua gunung api di Indonesia.

Promo Beras September 2026: Banyak Diskon Gila-gilaan Bunda, Segera Beli

Penawaran ini mencakup berbagai varian, mulai dari beras putih, beras merah, beras organik, hingga beras porang.

Detik-detik Tim Penyelam Basarnas Masuk Bangkai Kapal Virgo Transport 8 dan Temukan Satu Korban

Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketika Limbah Bawa PLN Nusantara Power Sabet 71 Penghargaan di ENSIA 2026

PLN Nusantara Power menegaskan bahwa energi tak sekadar soal listrik, melainkan tentang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.