Jumat, 05 Jun 2026 11:42 WIB

Anggota MPR dari PDIP: 4 Pilar Kebangsaan Jadi Kunci Hadapi Pandemi Covid-19

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Jul 2020 19:23 WIB
Sosialisasi 4 pilar di Pasuruan
Sosialisasi 4 pilar di Pasuruan

Pasuruan (selalu.id) - Anggota MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, mengatakan 4 pilar kebangsaan penting terus ditanamkan ke masyarakat, apalagi dalam konteks menghadapi pandemi Covid-19. 

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

Seluruh elemen bangsa perlu bersama-sama menerapkan sikap gotong royong, menghargai perbedaan, welas asih, dan menghargai hukum agar bisa melewati pandemi Covid-19 dengan baik.

Demikian dikatakan Mufti Anam saat menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan kepada ratusan warga perwakilan dari berbagai kecamatan dan desa di Kabupaten/Kota Pasuruan, pekan lalu.

"Sosialisasi empat pilar ini penting untuk membangun kesadaran bersama bahwa kita adalah bangsa besar, yang dengan sendirinya menuntut seluruh elemen yang ada di dalamnya untuk saling bekerja sama, bukan menebar permusuhan, agar bisa selamat dari berbagai tantangan krisis, termasuk pandemi Covid-19," ujar Mufti Anam di sela-sela acara sosialisasi empat pilar yang digelar di Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah, Pasuruan itu.

Acara sosialisasi 4 pilar di PasuruanAcara sosialisasi 4 pilar di Pasuruan

Mufti mengatakan, seluruh anggota MPR RI memang ditugaskan untuk menggencarkan sosialisasi empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pancasila adalah ideologi dan dasar negara. UUD 1945 adalah konstitusi negara. NKRI sebagai bentuk negara. Dan Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan negara.

"Keempatnya merupakan tiang penyangga republik ini untuk tetap dalam keutuhan, bahkan bisa dibilang menjadi prinsip atau kunci dalam menghadapi seluruh tantangan zaman, termasuk pandemi Covid-19," ujar politisi muda yang terpilih di DPR dari daerah pemilihan Kabupaten/Kota Pasuruan dan Kabupaten/Kota Probolinggo tersebut.

Anggota MPR kelahiran Banyuwangi itu mencontohkan bagaimana Pancasila mampu merefleksikan nilai luhur bangsa Indonesia, seperti religiusitas, kemanusiaan, nasionalisme, gotong royong, dan keadilan. Semua nilai itu sangat relevan di masa pandemi Covid-19 yang menghadirkan tantangan multidimensi, mulai sektor kesehatan, sosial, hingga ekonomi.

"Pancasila yang digali Bung Karno dari kearifan lokal rakyat Indonesia terasa semakin relevan saat ini, di mana Indonesia yang kita cintai ini bisa lolos dari pandemi Covid-19 jika menerapkan nilai-nilai luhur yang ada di Pancasila," ujar Mufti. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.