Senin, 02 Feb 2026 22:47 WIB

Anggota MPR dari PDIP: 4 Pilar Kebangsaan Jadi Kunci Hadapi Pandemi Covid-19

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Jul 2020 19:23 WIB
Sosialisasi 4 pilar di Pasuruan
Sosialisasi 4 pilar di Pasuruan

Pasuruan (selalu.id) - Anggota MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, mengatakan 4 pilar kebangsaan penting terus ditanamkan ke masyarakat, apalagi dalam konteks menghadapi pandemi Covid-19. 

Baca Juga: Hadapi Maraknya Korupsi, PDIP Perkuat Sistem Antipolitik Uang

Seluruh elemen bangsa perlu bersama-sama menerapkan sikap gotong royong, menghargai perbedaan, welas asih, dan menghargai hukum agar bisa melewati pandemi Covid-19 dengan baik.

Demikian dikatakan Mufti Anam saat menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan kepada ratusan warga perwakilan dari berbagai kecamatan dan desa di Kabupaten/Kota Pasuruan, pekan lalu.

"Sosialisasi empat pilar ini penting untuk membangun kesadaran bersama bahwa kita adalah bangsa besar, yang dengan sendirinya menuntut seluruh elemen yang ada di dalamnya untuk saling bekerja sama, bukan menebar permusuhan, agar bisa selamat dari berbagai tantangan krisis, termasuk pandemi Covid-19," ujar Mufti Anam di sela-sela acara sosialisasi empat pilar yang digelar di Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah, Pasuruan itu.

Acara sosialisasi 4 pilar di PasuruanAcara sosialisasi 4 pilar di Pasuruan

Mufti mengatakan, seluruh anggota MPR RI memang ditugaskan untuk menggencarkan sosialisasi empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pancasila adalah ideologi dan dasar negara. UUD 1945 adalah konstitusi negara. NKRI sebagai bentuk negara. Dan Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan negara.

"Keempatnya merupakan tiang penyangga republik ini untuk tetap dalam keutuhan, bahkan bisa dibilang menjadi prinsip atau kunci dalam menghadapi seluruh tantangan zaman, termasuk pandemi Covid-19," ujar politisi muda yang terpilih di DPR dari daerah pemilihan Kabupaten/Kota Pasuruan dan Kabupaten/Kota Probolinggo tersebut.

Anggota MPR kelahiran Banyuwangi itu mencontohkan bagaimana Pancasila mampu merefleksikan nilai luhur bangsa Indonesia, seperti religiusitas, kemanusiaan, nasionalisme, gotong royong, dan keadilan. Semua nilai itu sangat relevan di masa pandemi Covid-19 yang menghadirkan tantangan multidimensi, mulai sektor kesehatan, sosial, hingga ekonomi.

"Pancasila yang digali Bung Karno dari kearifan lokal rakyat Indonesia terasa semakin relevan saat ini, di mana Indonesia yang kita cintai ini bisa lolos dari pandemi Covid-19 jika menerapkan nilai-nilai luhur yang ada di Pancasila," ujar Mufti. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.