Selasa, 03 Feb 2026 23:59 WIB

Pemkot Surabaya Bakal Perbanyak Tempat Wisata, Ini Rencana Lokasinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 13 Nov 2022 14:29 WIB
Wisata mangrove Romokalisari
Wisata mangrove Romokalisari

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya berencana mempercantik dan menambah tempat wisata. Hal ini senyampang dengan naiknya okupansi hotel.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, meningkatnya wisatawan itu belum sepenuhnya mengunjungi tepat wisata di Surabaya. Dirinya hanya melihat di wilayah Romokalisari yang pengunjungnya meningkat dari luar kota.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

"Kita ini sekitar 10 persen lebih hampir 20 persen, itu 1 titik dan belum seluruh Surabaya. Saya cuman liat di Romokalisari, yang datang udah bukan cuma orang Surabaya, ada Gresik, Lamongan, Sidoarjo,"kata Eri, Minggu (13/11/2022).

Meski begitu, Eri menyebut tempat wisata lain tak kalah menarik pengunjung dari luar Surabaya. Sepertinya halnya wisata Kya-kya juga didatangi wisatawan dari luar Kota.

"Nah jadi ini jangkauan wisatawan besar. Kalau jumlah jangkauan wisatawan besar, maka peningkatan besar,"ujarnya.

Dengan begitu, Pemkot Surabaya bakal menambah tempat wisata. Salah satunya di kawasan Lakasantri dan Mangrove Gunung Anyar sekaligus akan mempercantik atau menguatkan tempat wisata-wisata yang ada.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

"Jadi InsyAllah ada di daerah Lakarsantri, InsyaAllah ada di mangrove, Gununganyar. InsyaAllah ada bebrapa titik lagi yang akan kita buka,"ungkapnya.

"Sambil kita akan menguatkan kembali tempat wisata yang ada seperti susur Kalimas. Itu juga akan kita kuatkan kembali. Ini kan awal tok, anggaran ndadak soale. Tapi sekarang InsyaAllah 2022 Desember akan terbuka dengan suasana baru,"lanjutnya.

Lebih lanjut Eri menyebut dengan naiknya wisatawan. Okupansi hotel yang ada ditengah atau pusat Kota Surabaya mengalami peningkatan hingga 100 persen.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

"Baik itu (hotel) bintang empat, lima, maupun bintang tiga itu udah balik lebih tinggi sebelum Covid,"terangnya.

Dengan tingginya Okupansi hotel-hotel itu. Artinya pengunjung dari luar Kota datang ke Surabaya ingin mendatangi tempat-tempat Wisata yang ada di Surabaya.

"Jadi Alhamdulilah target kita kalau ada orang ke Surabaya, bisnis atau belanja pasti akan mengajak keluarga sekarang, karena keluarganya bisa punya tempat wisata,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.