Rabu, 16 Sep 2026 21:11 WIB

Pemkot Surabaya Tetap Intens Merawat Tanaman di Tengah Pandemi Covid-19

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 09 Jul 2020 22:12 WIB
Petugas menyiram tanaman di kawasan Tahura
Petugas menyiram tanaman di kawasan Tahura

Surabaya (selalu.id) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tetap melakukan perawatan rutin Taman Hutan Raya (Tahura) di tengah pandemi Covid-19 dengan petugas pemelihara yang tetap menjalankan protokol kesehatan.

Baca Juga: Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Protes Sejumlah Pengembang Besar

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Yuniarto Herlambang menyatakan, meski di tengah pandemi Covid-19, perawatan atau pemeliharaan tahura tetap rutin dilakukan. Setidaknya, ada 12 Tahura yang dikelola DKPP Surabaya.

"Perawatan kita rutin setiap hari, ada petugas-petugas kita di setiap tahura itu. Tapi protokolnya tetap berjalan, seperti petugas pakai masker," kata Herlambang, Kamis (09/07/2020).

Selain mewajibkan petugas memakai masker, kata Herlambang, pihaknya juga menyediakan tempat cuci tangan di setiap tahura itu. Untuk bisa menikmati keasrian tahura, pengunjung harus mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Setiap pengunjung yang datang wajib pakai masker, jaga jarak serta datang tidak bergerombol. 

"Tempat cuci tangan juga sudah kita sediakan, kita pasang," katanya.

Dalam penyemprotan tanaman, pihaknya dibantu Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) serta Dinas Pemadam Kebakaran (PMK). Khususnya, ketika pemeliharaan tanaman di lahan baru. 

"Kita juga dibantu DKRTH dan Dinas PMK dalam penyiraman tanaman," jelasnya.

Petugas menyiram salah satu tanaman di TahuraPetugas menyiram salah satu tanaman di Tahura

Ia mengungkapkan, beberapa tahura di Surabaya telah dilengkapi dengan Sentra PKL (Pedagang Kaki Lima). Setiap pedagang ataupun pembeli juga wajib menerapkan protokol kesehatan ketat. Bahkan, pihaknya tegas melarang buka bagi pedagang yang tak menerapkan protokol kesehatan.

"Saya waktu awal itu tidak mau buka kalau mereka (pedagang) tidak menerapkan protokol kesehatan. Saya minta jika buka, maka protokolnya juga harus siap. Kita batasi juga jumlah pengunjungnya," ujarnya.

Ia mencontohkan, seperti di Kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya. Penerapan one gate system atau pemberlakuan satu jalur juga dilakukan. Tujuannya supaya pengunjung tak saling berpapasan untuk mencegah penularan Covid-19. Tak hanya itu, setiap pengunjung juga dilakukan pemeriksaan thermogun (suhu tubuh) serta penyemprotan disinfektan.

"Seperti di MIC (Mangrove Information Center) Wonorejo itu ada sentra PKL juga. Kita batasi pengunjung kalau ramai, tapi selama ini tidak terlalu ramai," ungkap dia.

Proses penyiraman tanaman di Tahura Proses penyiraman tanaman di Tahura

Di beberapa titik tertentu, pihaknya juga menyiagakan petugas pengawas. Mereka bertugas mengontrol setiap pengunjung yang datang. Bahkan ketika ada pengunjung yang tak pakai masker, petugas pun tak segan untuk melarang masuk ke lokasi.

"Pengunjung ketika mereka masuk sudah kita kontrol. Petugas pengawas juga pakai face shield dan melakukan pemeriksaan thermogun (suhu tubuh) pengunjung. Kita juga batasi jika pengunjung ramai," jelasnya. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.

Keselamatan Terancam, Warga Karangbong Sidoarjo Tolak Rencana Kenaikan Kelas Jalan Surowongso

Wakil Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Anang Siswanto menegaskan pihak legislatif wajib melihat kondisi objektif sebelum menentukan sikap penyesuaian kelas jalan.