Jumat, 05 Jun 2026 14:57 WIB

13 Anak di Jatim Meninggal Akibat Gagal Ginjal Akut, Surabaya Terbanyak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 20 Okt 2022 14:36 WIB
Ilustrasi anak sedang menjalani perawatan di rumah sakit
Ilustrasi anak sedang menjalani perawatan di rumah sakit

selalu.id - 13 Anak dikabarkan meninggal akibat penyakit gagal ginjal akut di Jawa Timur. Hal itu disampaikan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDAI).

Ketua IDAI Jatim, dr Sjamsul Arief mengatakan, dari total 13 balita yang meninggal tersebut, wilayah Surabaya paling banyak yakni 10 balita.

Baca Juga: Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

"Yang meninggal 10 di Surabaya, 3 di Malang (anak yang meninggal akibat gangguan gagal ginjal akut misterius di Jatim)," kata dr Sjamsul, Kamis (20/10/2022).

Dr Sjamsul menjelaskan, rata-rata 13 balita meninggal berusia 1 hingga 5 tahun. Tetapi, ia enggan menyampaikan data usia persis, sebab data tersebut ada di RSU dr Soetomo dan RSUD Saiful Anwar.

Meski begitu, dr Sjamsul mengaku belum bisa memastikan jumlah 24 anak yang terkena penyakit itu merupakan warga Surabaya atau Malang saja, karena idak menutup kemungkinan pasien-pasien itu merupakan rujukan dari daerah lain.

"Tidak tahu, itu data dari RSU dr Soetomo dan RSUD Saiful Anwar. Karena 2 RS tersebut yang bisa melakukan hemodialisa (terapi cuci darah), mungkin rujukan dari kabupaten-kota lain," jelasnya.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Sementara itu, Dirut RSU dr Soetomo, dr Joni Wahyuhadi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan penanganan khusus untuk pasien anak. Terutama diduga menderita gangguan gagal ginjal akut.

RSU dr Soetomo pun juga telah menyiapkan ruang hemodialisa. Kemudian dokter spesialis yang sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dari Kemenkes.

"Biasanya pasien anak dengan gangguan ginjal hingga cuci darah yang dirawat di Soetomo (RSU dr Soetomo) perharinya di bawah lima, paling satu atau dua," ujarnya.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Lebih lanjut dr Joni menyampaikan, pihaknya
juga telah menyiapkan diri jika sewaktu-waktu kebutuhan pasien cuci darah anak bertambah.

Saat ini, tambahnya, di RSU dr Soetomo terdapat 60 alat hemodialisis yang beroperasi setiap harinya di rumah sakit yang dipimpinnya.

"Nantinya kalau anak tinggal menyesuaikan ukuran alat yang digunakan. Tentunya dengan hasil pemeriksaan dokter spesialis," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.