Senin, 02 Nov 2026 09:34 WIB

Ini Tanggapan Wali Kota Eri Cahyadi Soal Wacana Pilkada Tak Langsung

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Okt 2022 17:17 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Foto: Ade Resti
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Foto: Ade Resti

selalu.id - Wacana Pilkada tidak langung kembali mencuat usai rapat pimpinan MPR dan Dewan pertimbangan presiden, Senin (10/10/2022) lalu. Sejumlah Kepala Daerah pun menanggapi isu tersebut, termasuk Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Wali Kota Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa dirinya ingin pemilihan kepala daerah dipilih langsung oleh Presiden.

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

"Saya pribadi yang malah ingin mengatakan kalau bisa Presiden pilihannya langsung. Gubernur, Walikota, dipilih Presiden,"ungkap Eri, saat ditemui selalu.id, Kamis (12/10/2022).

Menurutnya, sejak menjabat Wali Kota Surabaya, Eri pernah melihat pertengkaran warganya gara-gara pilihan kepala daerah yang berbeda.

"Nelongso aku ketika ada acara saat membentuk Kader Surabaya Hebat. Masih ada yang bilang, pak itu jangan dipilih karena itu dulu lawannya bapak ikut sebelah, tidak timnya bapak," ujarnya menirukan salah satu warganya.

Eri mengaku, dirinya hanya ingin fokus untuk menciptakan kesejahteraan umat. Bukan hanya karena pemilihan wali kota membuat pertengkaran antar warga.

"Kalau sudah dipetakan seperti itu gara-gara pemilihan Wali kota akhirnya ada gegeran (bertengkar) kapan sejahterakan umat?"tanyanya.

Baca Juga: Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

Dengan pemilihan langsung oleh Presiden, ia menyebut bisa menjadi satu garis untuk kepentingan masyarakat.

"Kalau toh sekarang enak kan kalau aturannya dibuat (seperti itu). Jadi satu garis dengan kepentingan umat,"lanjutnya.

Eri menyebut mengikhlaskan, apabila pemilihan kepala daerah dipilih langsung oleh presiden, bahkan jika harus melepas jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya.

"Kalau hari ini diputuskan dipilih presiden aku InsyaAllah ikhlas. Harus melepaskan jabatan saya saya ikhlas,"jelasnya.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

"Saya lebih cinta warga saya daripada mereka berantem engkel-engkelan,"lanjutnya.

Meskipun begitu, Eri berharap tidak hanya secara tidak langsung, namun pemilihan Pilkada Presiden langsung lebih baik.

"Jadi saya berharap tidak hanya secara tidak langsung. Enak ditunjuk langsung ae (aja),"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hasil Liga Italia: Juventus Bungkam Napoli 2-0, Alajbegovic Tampil Apik

Kebuntuan baru pecah di menit ke-70. Kerim Alajbegovic jadi pahlawan Juventus setelah menuntaskan umpan dari Edon Zhegrova.

Top 5 Berita: Deltras Kalah hingga Harga Emas Antam

Pembaca pemberitaan peristiwa, olahraga hingga harga emas antam.

Pegawai Bank Keliling Ditemukan Tewas Penuh Luka di Probolinggo

Pemuda 19 tahun tersebut tewas dengan sabetan senjata tajam.

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.