Kamis, 17 Sep 2026 10:33 WIB

Ini Tanggapan Wali Kota Eri Cahyadi Soal Wacana Pilkada Tak Langsung

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Okt 2022 17:17 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Foto: Ade Resti
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Foto: Ade Resti

selalu.id - Wacana Pilkada tidak langung kembali mencuat usai rapat pimpinan MPR dan Dewan pertimbangan presiden, Senin (10/10/2022) lalu. Sejumlah Kepala Daerah pun menanggapi isu tersebut, termasuk Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Wali Kota Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa dirinya ingin pemilihan kepala daerah dipilih langsung oleh Presiden.

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

"Saya pribadi yang malah ingin mengatakan kalau bisa Presiden pilihannya langsung. Gubernur, Walikota, dipilih Presiden,"ungkap Eri, saat ditemui selalu.id, Kamis (12/10/2022).

Menurutnya, sejak menjabat Wali Kota Surabaya, Eri pernah melihat pertengkaran warganya gara-gara pilihan kepala daerah yang berbeda.

"Nelongso aku ketika ada acara saat membentuk Kader Surabaya Hebat. Masih ada yang bilang, pak itu jangan dipilih karena itu dulu lawannya bapak ikut sebelah, tidak timnya bapak," ujarnya menirukan salah satu warganya.

Eri mengaku, dirinya hanya ingin fokus untuk menciptakan kesejahteraan umat. Bukan hanya karena pemilihan wali kota membuat pertengkaran antar warga.

"Kalau sudah dipetakan seperti itu gara-gara pemilihan Wali kota akhirnya ada gegeran (bertengkar) kapan sejahterakan umat?"tanyanya.

Baca Juga: Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Protes Sejumlah Pengembang Besar

Dengan pemilihan langsung oleh Presiden, ia menyebut bisa menjadi satu garis untuk kepentingan masyarakat.

"Kalau toh sekarang enak kan kalau aturannya dibuat (seperti itu). Jadi satu garis dengan kepentingan umat,"lanjutnya.

Eri menyebut mengikhlaskan, apabila pemilihan kepala daerah dipilih langsung oleh presiden, bahkan jika harus melepas jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya.

"Kalau hari ini diputuskan dipilih presiden aku InsyaAllah ikhlas. Harus melepaskan jabatan saya saya ikhlas,"jelasnya.

Baca Juga: Mahasiswa UINSA Demo Tolak Muzakki Kembali Pimpin Kampus, Angkat Persoalan Dana Hingga UKT

"Saya lebih cinta warga saya daripada mereka berantem engkel-engkelan,"lanjutnya.

Meskipun begitu, Eri berharap tidak hanya secara tidak langsung, namun pemilihan Pilkada Presiden langsung lebih baik.

"Jadi saya berharap tidak hanya secara tidak langsung. Enak ditunjuk langsung ae (aja),"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kecelakaan Dua Motor di Mojokerto, Satu Pemotor asal Jombang Tewas

Polisi masih menyelidiki kronologi lengkap dan penyebab pasti tabrakan dua sepeda motor tersebut.

Hasil Carabao Cup: Man United Angkat Koper, Kena Comeback Brighton

Brighton mampu comeback 2-3 dan MU harus angkat koper dari ajang Carabao Cup 2026/2026 di hadapan pendukungnya sendiri.

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.