Senin, 02 Feb 2026 05:01 WIB

Konser Musik Jatim Fair Dihentikan, Panitia Akan Kembalikan Uang Tiket

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 09 Okt 2022 21:56 WIB
Kerusuhan saat konser musik di Jatim Fair 2022
Kerusuhan saat konser musik di Jatim Fair 2022

selalu.id - Tiket Konser musik Jatim Fair 2022 bakal dikembalikan kepada pembeli dengan harga semula. Hal ini menyusul keputusan panitia soal pemberhentian konser sementara.

Penyelenggara konser sekaligus dari pihak aplikasi BBO, Novry Hetharia mengatakan bahwa tiket konser saat ini sudah terjual habis hingga hari terakhir.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Novry menyampaikan, pihaknya akan mengembalikan secara bertahap kepada pembeli lewat e-walet.

"Kami akan kembalikan pastinya untuk tiket konser hari ini sampai tanggal 13 Oktober yang batal. Nanti saldo e-waletnya akan kembali seharga tiket yang dibeli, karena memang semua penjualan tiket lewat aplikasi,"kata Novry, Minggu (9/10/2022).

Novry menjelaskan, bahwa tidak menutup kemungkinan konser akan kembali digelar dengan melihat situasi.

Hal tersebut, kata dia, sedang dikomunikasikan dengan pengisi acara yang belum tampil.

"Itu sedang kami komunikasikan dengan pengisi acara, nanti kalau sudah ada kepastian akan kami share. Kami juga kecewa karena semua sudah siap, tapi yang jelas tiket yang dibatalkan akan kami refund semua,"

Disisi lain, Markom Manager Grand City, Iwan Wijaya memastikan, pameran tetap berjalan sesuai jadwal, hanya konser musik saja yang dihentikan.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Pameran tetap jalan, hanya konser saja yang berhenti,"

Pihaknya pun memastikan adanya gesekan antara satu dua penonton yang terjadi semalam tidak mengakibatkan kerusakan apapun.

"Semuanya aman, stand aman tidak ada yang rusak. Itu hanya gesekan kecil saja saat konser sudah hampir selesai, itu pun terjadi diluar venue konser bukan didalam,"

Salah satu penonton, Avit Puspita Dewi mengaku, merasa iba kepada pihak yang terkena dampak. Khususnya penonton yang terlanjur membeli tiket.

Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

"Konser musik Jatim Fair ini udah ditunggu-tunggu sama masyarakat Surabaya, karena sempet berhenti pandemi COVID-19. Eh pas comeback, di tengah jalan udah di berhentikan,"ungkapnya.

"Tapi kalo alasann mereka memberhentikan konser karena kemanusiaan, ya gimana lagi tujuannya juga demi kebaikan bersama,"lanjutnya.

Avit pun menceritakan kerusuhan konser semalam bahwa ada penonton yang tidak memiliki tiket, joget di atas pagar hingga ambruk saking asiknya tetapi bisa dikendalikan.

"Menurutku keasikan joget, jadinya ga terkontrol. Tapi kurang adil sebenarnya, soalnya kejadian kemarin itu yang di dalem venue ga rusuh kan, sayang kalau diberhentikan. Hari pertama menurutku itu di dalem full tapi aman aja, ya mungkin karena beda guest star, beda modelan penontonnya," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

Konflik tersebut tidak hanya terjadi di kawasan pedesaan, tetapi juga merambah wilayah perkotaan dan berpotensi memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.

Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar

Pada 2026, DSDABM melakukan intervensi terhadap 12 dari total 30 sistem drainase yang ada di Surabaya.