Selasa, 03 Feb 2026 03:30 WIB

Gelar Demo Tragedi Kanjuruhan, Mahasiswa Uinsa Tuntut Kapolda Jatim Dicopot

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 05 Okt 2022 16:35 WIB
Aksi demonstrasi mahasiswa Uinsa di depan Mapolda Jatim
Aksi demonstrasi mahasiswa Uinsa di depan Mapolda Jatim

selalu.id - Puluhan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa)Surabaya menggelar aksi damai di Polda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Rabu (5/10/2022). Mereka menuntut pencopotan Kapolda Jatim atas tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Uinsa itu melakukan aksi sebagai bentuk rasa prihatin terhadap tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang pada Sabtu (1/10/2022) lalu.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Tampak massa aksi, melakukan orasi menuntut pengusutan tragedi Kanjuruhan. Bahkan, mereka sempat melakukan salat gaib untuk mendoakan para korban dal tragedi tersebut

Korlap Aksi Damai Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Uinsa, Husni Nurin menyampaikan, ada beberapa tuntutan dalam aksi yang dilakukan.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Pertama menuntut kepada seluruh pihak untuk mengusut secara tuntas dan terbuka terhadap tindakan-tindakan represif kepolisian yang menembakkan gas air mata yang dilakukan di Stadion Kanjuruhan,” kata Husni.

Tuntuan kedua adalah meminta agar Polri mencopot Kapolda Jatim dari jabatannya.

Baca Juga: Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

"Kapolda jatim tidak bertanggung jawab hanya mintaa maaf saja dan itu tidak cukup," katanya.

Masa aksi juga sempat melakukan tabur bunga dengan diiringi lantunan sholawat sebagai bentuk duka cita atas tragedi tersebut. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.