Fenomena Equinox, Wilayah Jawa Timur Akan Mengalami Hari Tanpa Bayangan
- Penulis : Ade Resty
- | Rabu, 28 Sep 2022 12:56 WIB
selalu.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa suhu udara di Jawa Timur dalam beberapa hari belakangan meningkat. Ini dikarenakan fenomena Equinox
BMKG mencatat suhu panas tersebut mencapai 35-36° Celsius itu terjadi Jawa Timur. Salah satunya Surabaya.
Kepala Stasiun Metereologi Klimatologi Kelas II Maritim Tanjung Perak, Taufiq Hermawan mengatakan, fenomena tersebut disebabkan karena gerak semu matahari pada 23 September 2022 lalu berada di garis Equator (Equinox).
"Saat ini sedang bergerak ke wilayah selatan Equator,"kata Taufiq, melalui keterangannya, Rabu (28/9/2022).
Taufiq menyebut, fenomena tersebut merupakan hal yang normal terjadi secara periodik dua kali dalam setahun.
"Fenomena ini tidak berkaitan dengan fenomena gelombang panas (heat
wave),"ujarnya.
Lebih lanjut Taufiq menjelaskan, nantinya wilayah Jawa Timur akan mengalami hari tanpa bayangan atau matahari akann mengalami titik kulminasi utama.
Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri
"Kulminasi merupakan kondisi dimana matahari tepat berada di atas lintang pengamat, sehingga menyebabkan bayangan benda tegak akan terlihat menghilang karena bertumpu dengan benda itu sendiri,"jelasnya.
Titik kulminasi tersebut, kata dia, terjadi pada saat matahari bergerak menuju selatan Equator. Kulminasi tersebut akan terjadi pada 11 - 14 oktober mendatang di Jawa Timur.
"Suhu udara diprakirakan masih cukup tinggi pada bulan Oktober mendatang,"tuturnya.
Tetapi, Taufiq menambahkan, BMKG memperkirakaan beberapa Jawa Timur akan manegalami masa peralihan atau pancaroba.
Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
"Di Jawa Timur juga diperkirakan mengalami masa peralihan/pancaroba dari musim kemarau ke musim hujan," pungkasnya. (Ade)
Berikut Wilayah Jawa Timur yang akan mengalam titik Kulminasi Oktober mendatang atau hari tanpa bayangan, yakni Surabaya, Sumenep, Pemekasan, Bangkalan, Gresik, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Sampang, Sidoarjo, Mojosari, Mojokerto, Jombang, Caruban, Ngawi, Situbondo, Bondowoso, Kraksan, Prabolinggo.
Kemudian, Pasuruan, Bangil, Batu, Ngasem, Kediri, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, Lumajang, Malang, Kepanjen, Kanigoro, Blitar, Pacitan, Tranggalek, Pacitan. (Ade/SL1)
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-2712-fenomena-equinox-wilayah-jawa-timur-akan-mengalami-hari-tanpa-bayangan
