Sabtu, 22 Agu 2026 11:34 WIB

Fenomena Equinox, Wilayah Jawa Timur Akan Mengalami Hari Tanpa Bayangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 28 Sep 2022 12:56 WIB
Foto matahari di wilayah Surabaya
Foto matahari di wilayah Surabaya

selalu.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa suhu udara di Jawa Timur dalam beberapa hari belakangan meningkat. Ini dikarenakan fenomena Equinox

BMKG mencatat suhu panas tersebut mencapai 35-36° Celsius itu terjadi Jawa Timur. Salah satunya Surabaya.

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

Kepala Stasiun Metereologi Klimatologi Kelas II Maritim Tanjung Perak, Taufiq Hermawan mengatakan, fenomena tersebut disebabkan karena gerak semu matahari pada 23 September 2022 lalu berada di garis Equator (Equinox).

"Saat ini sedang bergerak ke wilayah selatan Equator,"kata Taufiq, melalui keterangannya, Rabu (28/9/2022).

Taufiq menyebut, fenomena tersebut merupakan hal yang normal terjadi secara periodik dua kali dalam setahun.

"Fenomena ini tidak berkaitan dengan fenomena gelombang panas (heat
wave),"ujarnya.

Lebih lanjut Taufiq menjelaskan, nantinya wilayah Jawa Timur akan mengalami hari tanpa bayangan atau matahari akann mengalami titik kulminasi utama.

Baca Juga: 12 Warga Jatim jadi Korban Penipuan Kerja ke Hong Kong, Kerugian Ratusan Juta

"Kulminasi merupakan kondisi dimana matahari tepat berada di atas lintang pengamat, sehingga menyebabkan bayangan benda tegak akan terlihat menghilang karena bertumpu dengan benda itu sendiri,"jelasnya.

Titik kulminasi tersebut, kata dia, terjadi pada saat matahari bergerak menuju selatan Equator. Kulminasi tersebut akan terjadi pada 11 - 14 oktober mendatang di Jawa Timur.

"Suhu udara diprakirakan masih cukup tinggi pada bulan Oktober mendatang,"tuturnya.

Tetapi, Taufiq menambahkan, BMKG memperkirakaan beberapa Jawa Timur akan manegalami masa peralihan atau pancaroba.

Baca Juga: Kunjungi Lahan Terdampak Kekeringan di Gresik, Mentan Amran Tawarkan Solusi Gak Pake Ribet

"Di Jawa Timur juga diperkirakan mengalami masa peralihan/pancaroba dari musim kemarau ke musim hujan," pungkasnya. (Ade)

Berikut Wilayah Jawa Timur yang akan mengalam titik Kulminasi Oktober mendatang atau hari tanpa bayangan, yakni Surabaya, Sumenep, Pemekasan, Bangkalan, Gresik, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Sampang, Sidoarjo, Mojosari, Mojokerto, Jombang, Caruban, Ngawi, Situbondo, Bondowoso, Kraksan, Prabolinggo.

Kemudian, Pasuruan, Bangil, Batu, Ngasem, Kediri, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, Lumajang, Malang, Kepanjen, Kanigoro, Blitar, Pacitan, Tranggalek, Pacitan. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Wali Kota Eri: Pemilik Kos Surabaya Jangan Cuma Cari Untung, Jaga Keamanan Lingkungan!

Eri mengatakan, penguatan pengawasan lingkungan menjadi bagian dari upaya mencegah terjadinya tindak kekerasan maupun perbuatan asusila terhadap anak.

Ternyata, Masih Banyak Pelajar di Sidoarjo yang Bolos Sekolah 

Bupati Subandi meminta pihak sekolah lebih aktif mengawasi kehadiran siswa selama jam pelajaran berlangsung, begitupun orang tua harus intens komunikasi.

Kisah Pilu Gadis di Surabaya, Disetubuhi Ayah Tiri Sejak SD hingga Dicekoki Ekstasi

Atas perbuatannya itu, terdakwa divonis 18 tahun penjara dan denda Rp2,5 miliar. Bila tak dibayar, akan diganti hukuman 310 hari.

Wali Kota Eri Perintahkan Tutup Panti Asuhan Tak Berizin di Surabaya Buntut Kasus Kekerasan Seksual

Eri menegaskan, panti yang tidak memiliki izin tidak akan diberi toleransi. Jika ditemukan dalam pemeriksaan, operasionalnya akan langsung dihentikan.

Penataan OPD Sidoarjo Harus Berdampak Nyata, Pemkab Minta Efisiensi Birokrasi hingga Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Wabup Mimik menegaskan bahwa peningkatan kompetensi menjadi kunci utama untuk mempertemukan kebutuhan dunia industri dengan kualifikasi para pencari kerja.

Pemuda Jombang Ditemukan Tewas di Sungai Tarik Sidoarjo, Ada Luka Lebam di Wajah

Saat ini, polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.