Rabu, 21 Okt 2026 08:34 WIB

Membangun Negeri Lewat Literasi, PJB Kembangkan Taman Baca Masyarakat di Rembang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 19 Sep 2022 21:05 WIB
Wisata literasi Lentera Kisisk di sekitar PLTU Rembang
Wisata literasi Lentera Kisisk di sekitar PLTU Rembang

selalu.id - PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) mengembangkan Taman Baca Masyarakat (TBM) Lentera Kisik, sebuah fasilitas wisata literasi untuk meningkatkan animo baca masyarakat di sekitar PLTU Rembang. Pengembangan fasilitas ini menjadi bagian dari kontribusi PJB dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Lentera Kisik merupakan sebuah perpustakaan atau taman bacaan masyarakat yang berada di tepi pantai Desa Plawangan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang. Perpustakaan ini didirikan oleh Sonhaji bersama para pemuda di desa tersebut pada 5 April 2020.

Baca Juga: Gen Z Disasar, Surabaya Andalkan Aplikasi dan VR untuk Revitalisasi Perpustakaan

PT PJB Unit Bisnis Jasa Operasi & Maintenance (UBJOM) Rembang hadir membina Lentera Kisik sejak triwulan pertama tahun 2020. Ada beberapa target dan harapan yang ingin diwujudkan PJB dalam membina kelompok tersebut. Pertama, membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat. Kedua, memfasilitasi dalam mengelola taman baca masyarakat dan kegiatan terkait pendidikan. Ketiga meningkatkan pendapatan sesuai potensi dan kemampuan kelompok.

Sekretaris Perusahaan PJB Zubaidah menyampaikan program Lentera Kisik merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan literasi masyarakat.

"Kami ingin menjadikan taman bacaan menjadi lebih menarik, tak sekedar tempat membaca buku yang terkesan membosankan. Lentera Kisik menjadi wadah edukasi dan kreasi bagi anak-anak dan masyarakat. Di sini mereka tak sekedar membaca, tapi juga bisa bermain dan mendapatkan bermacam edukasi," papar Zubaidah.

Dalam perkembangannya, Lentara Kisik yang pada awal kehadirannya berupa gubuk untuk membaca kini telah berkembang menjadi lokasi wisata literasi yang menarik.

Aneka kegiatan belajar dilakukan rutin di tempat ini, seperti belajar bertanam hidroponik, dan membuat aneka kerajinan seperti ecoprint, manik-manik serta juga tersedia kegiatan team building melalui paket outbond.

Baca Juga: Begini Cara Pemkot Surabaya Tingkatkan Literasi Anak

Kegiatan seni dan budaya juga digelar di sana melalui festival budaya tahunan. Dan yang tak kalah penting edukasi untuk menjaga kelestarian pantai dengan kegiatan rutin coastal clean up juga rutin diselenggarakan di sana.

Sebuah kafe sejak 5 April lalu juga telah melengkapi fasilitas yang ada di TBN Lentera Kisik. Di tempat itu pengunjung bisa membaca buku-buku koleksi kafe sambil menikmati aneka hidangan yang dipesan. Kafe tersebut juga menyediakan aneka produk olahan UMKM dari warga Desa Plawangan, yang diharapkan dapat memajukan perekonomian masyarakat sekitar.

Sonhaji selaku pendiri mengatakan, Lentera Kisik didirikan sebagai wadah dan ruang bagi masyarakat untuk menumbuhkan minat literasi.

Baca Juga: Ada Ikan Predator hingga Menanam Padi, Ini Wisata Favorit Anak-anak di Surabaya Selama Libur Sekolah

"Lentera Kisik menjadi salah satu wisata edukasi bagi anak-anak maupun masyarakat luas untuk membaca buku, bermain, serta mengembangkan berbagai kreatifitas dengan sajian wisata laut ditengahnya," ujar Sonhaji.

Melalui CSR TBM Lentera Kisik, PJB turut memberikan kontribusi dalam pencapaian tujuan 4 SDGs terkait Quality Education (penyediaan pendidikan berkualitas) dan tujuan 14 terkait Life Below Water (konservasi wilayah pesisir, pantai laut).

PJB berharap, di masa mendatang secara umum putra-putri daerah di Kabupaten Rembang tumbuh menjadi masyarakat yang lebih cerdas, kreatif, dan mandiri untuk mendorong pertumbuhan perekonomian secara luas. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek sampai Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.