Rabu, 22 Jul 2026 22:30 WIB

Empat Mahasiswa Unusa Ciptakan Kacamata Pelindung yang Nyaman Bagi Pekerja

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 09 Sep 2022 14:18 WIB
Mahasiswa Unusa menunjukkan kacamata pelindung bagi pekerja hasil karyanya
Mahasiswa Unusa menunjukkan kacamata pelindung bagi pekerja hasil karyanya

selalu.id - Empat mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menciptakan kacamata keselamatan untuk pekerja yang diberi nama Safety Goggles Myopi.

Naufal Ilham Saputra, Husnul Kirom Ramadhani, Amrina Rosyadah ketiganya mahasiswa dari Prodi D4 Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3) dan Violin Margaretha Puspita Ningrum dari prodi S1 Keperawatan. Keempat mahasiswa ini lolos dalam Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) program Kementrian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan teknologi (Kemdikbud Ristek) Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti).

Baca Juga: Desak Evaluasi Program MBG, Ratusan Mahasiswa Gelar Demonstrasi di Gedung DPRD Surabaya

Pembuatan kacamata didasari oleh banyaknya pekerja pada sektor industri dan kontraktor yang mengalami masalah pada matanya. Ditambah kurangnya pemahaman penggunaan kacamata pelindung disaat melakukan pengelasan.

"Jadi kami membuat kacamata ini biar para pekerja tidak kesulitan dalam menjalankan pekerjaan karena masalah pada matanya," ungkap salah satu mahasiswa, Naufal.

Naufal menjelaskan, dalam dunia industri kontraktor, tidak jarang kejadian kecelakaan yang diakibatkan kondisi kesehatan mata menurun atau minus.

"Jadi kacamata ini bisa menyesuaikan lensa kacamatanya dari penggunanya sehingga bisa melihat dengan nyaman," ujarnya.

Memiliki tiga lapis lensa membuat pekerja dengan muda melakukan aktivitas pekerjaan mereka.

"Ada tiga lapis lensa seperti lapisan terluar ada kaca pelindung untuk mata, lapisan kedua lensa minus atau silinder dari pekerja, dan lapis ketiga kaca hitam standart untuk mengelas," terangnya.

Baca Juga: PDS Hadir di Dua Kampus Vokasi Jawa Timur, Bagikan Tips Arungi Dunia Kerja

Naufal menjelaskan pada kacamata Safety Goggles Myopi, kaca hitam untuk mengelas bisa dibongkar pasang.

"Ini bisa digunakan saat melakukan pengelasan saja," ungkap Mahasiswa K3 ini.

Naufal menceritakan jika dalam pembuatan Safety Goggles Myopi dirinya mencoba beberapa kali hingga akhirnya bentuk kacamata ini yang bisa dimaksimalkan.

Baca Juga: Sempat Vakum, Campus League Surabaya Kembali Dorong Ekosistem Basket Kampus

"Jadi dua kali kami membuat konsep kacamata bagi pekerja ini, dan yang terbaru ini serta mendapatkan tanggapan yang cukup bagus bagi penggunanya," ungkapnya.

Safety Goggles Myopi memiliki keunggulan dengan memiliki tiga lapis kaca atau lensa atau 3 in 1, kedua kenyamanan dari produk ini karena stripernya disesuaikan dengan ukuran kepala, lensa frame minusnya bisa dilepas, dan looknya lebih sporty.

Mahasiswa ini sudah mulai menjual produknya di market place seperti shoppe dengan nama SGM.goid serta dibandrol dengan harga Rp 275 ribu.

"Alhamdulillah sudah beberapa orang yang pesan dan sudah digunakan lebih enak karena nyaman saat digunakan," terangnya. (CIN/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.