Senin, 02 Feb 2026 07:12 WIB

Empat Mahasiswa Unusa Ciptakan Kacamata Pelindung yang Nyaman Bagi Pekerja

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 09 Sep 2022 14:18 WIB
Mahasiswa Unusa menunjukkan kacamata pelindung bagi pekerja hasil karyanya
Mahasiswa Unusa menunjukkan kacamata pelindung bagi pekerja hasil karyanya

selalu.id - Empat mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menciptakan kacamata keselamatan untuk pekerja yang diberi nama Safety Goggles Myopi.

Naufal Ilham Saputra, Husnul Kirom Ramadhani, Amrina Rosyadah ketiganya mahasiswa dari Prodi D4 Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3) dan Violin Margaretha Puspita Ningrum dari prodi S1 Keperawatan. Keempat mahasiswa ini lolos dalam Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) program Kementrian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan teknologi (Kemdikbud Ristek) Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti).

Baca Juga: Kasus Mahasiswi UMM, LBH Lira Minta Penyidik Kaji Pembunuhan Berencana

Pembuatan kacamata didasari oleh banyaknya pekerja pada sektor industri dan kontraktor yang mengalami masalah pada matanya. Ditambah kurangnya pemahaman penggunaan kacamata pelindung disaat melakukan pengelasan.

"Jadi kami membuat kacamata ini biar para pekerja tidak kesulitan dalam menjalankan pekerjaan karena masalah pada matanya," ungkap salah satu mahasiswa, Naufal.

Naufal menjelaskan, dalam dunia industri kontraktor, tidak jarang kejadian kecelakaan yang diakibatkan kondisi kesehatan mata menurun atau minus.

"Jadi kacamata ini bisa menyesuaikan lensa kacamatanya dari penggunanya sehingga bisa melihat dengan nyaman," ujarnya.

Memiliki tiga lapis lensa membuat pekerja dengan muda melakukan aktivitas pekerjaan mereka.

"Ada tiga lapis lensa seperti lapisan terluar ada kaca pelindung untuk mata, lapisan kedua lensa minus atau silinder dari pekerja, dan lapis ketiga kaca hitam standart untuk mengelas," terangnya.

Baca Juga: Prarekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi UMM Digelar Besok, Motif Belum Terungkap

Naufal menjelaskan pada kacamata Safety Goggles Myopi, kaca hitam untuk mengelas bisa dibongkar pasang.

"Ini bisa digunakan saat melakukan pengelasan saja," ungkap Mahasiswa K3 ini.

Naufal menceritakan jika dalam pembuatan Safety Goggles Myopi dirinya mencoba beberapa kali hingga akhirnya bentuk kacamata ini yang bisa dimaksimalkan.

Baca Juga: Pembunuhan Mahasiswi UMM: Bripka Agus Jadi Tersangka, Teman Masa Kecilnya Tertangkap Setelah Kabur

"Jadi dua kali kami membuat konsep kacamata bagi pekerja ini, dan yang terbaru ini serta mendapatkan tanggapan yang cukup bagus bagi penggunanya," ungkapnya.

Safety Goggles Myopi memiliki keunggulan dengan memiliki tiga lapis kaca atau lensa atau 3 in 1, kedua kenyamanan dari produk ini karena stripernya disesuaikan dengan ukuran kepala, lensa frame minusnya bisa dilepas, dan looknya lebih sporty.

Mahasiswa ini sudah mulai menjual produknya di market place seperti shoppe dengan nama SGM.goid serta dibandrol dengan harga Rp 275 ribu.

"Alhamdulillah sudah beberapa orang yang pesan dan sudah digunakan lebih enak karena nyaman saat digunakan," terangnya. (CIN/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.