Jumat, 05 Jun 2026 23:59 WIB

Jelang Piala AFC U20, Stadion GBT Masih Bau Sampah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 08 Sep 2022 22:24 WIB
Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya
Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya

selalu.id - Bau sampah di Stadion Gelora Bung Tomo tetap tercium meski Pemerintah Kota Surabaya berupaya untuk menghilangkan bau tersebut.

Awalnya, Pemkot Surabaya menyebut GBT sudah tidak lagi bau sampah karena berbagai upaya dilakukan. Selain penutupan sampah menggunakan membran. pemkot juga melakukan penyemprotan efektif mikro organisme EM6 atau organik.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Namun, menjelang beberapa hari pertandingan kualifikasi Piala Asia AFC U-20 2023 bau sampah tersebut masih tercium.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya Agus Hebi Djuniantoro menyampaikan, ada 9 titik yang masih tercium bau sampah, termasuk di dekat masuknya TPA Benowo.

"3 titik diluar mengelilingi 6 titik. Titik yang diluar di dekat pintu masuknya TPA jadi yang di lapangan A B C itu tapi yang disisi utara disitu memang masih bau kemarin,"kata Hebi, usai konferensi pers di lingkungan Pemkot Surabaya, Kamis (8/9/2022).

Hebi mengatakan, pihaknya langsung menyelediki bau sampah tersebut. Ternyata ditemukan dari ceceran truk sampah yang masuk menuju TPA Benowo.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

"Setelah kita semprot tadi pagi sudah tidak bau. Kita sudah lakukan penambahan membran, buffer zone, itu kita semprot setiap hari, kalau ada sampah baru disemprot lagi,"ujarnya.

Terkait operasional pengangkutan sampah, Hebi menerangkan, pengangkutan itu dipindahkan jadwal, yang biasanya siang diahlikan malam hari hingga perhelatan kualifikasi Piala AFC U-20 di GBT selesai.

"Yang hari ini diambil jam 2 malam diambil sampai jam 12 siang besok, Itu masih ada, tapi mungkin antar pagi dan siang ini volumenya sedikit,"ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

"Tetapi untuk yang setelahnya, itu kita mulai jam 12 malam sampai pagi. Jadi TPA buka disana, kita sosialisasikan juga disana. Berlaku sampai AFC selesai," lanjutnya.

Saat ditanya apakah ada pembatasan sampah? Hebi menerangkan, tidak ada pembatasan. Sebab, nantinya akan menumpuk dan Kota Surabaya tidak nyaman.

"Pembuangan tetap ada cuman waktunya diganti. Ini siang ganti malam," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.