Rabu, 04 Feb 2026 04:26 WIB

Jelang Piala AFC U20, Stadion GBT Masih Bau Sampah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 08 Sep 2022 22:24 WIB
Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya
Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya

selalu.id - Bau sampah di Stadion Gelora Bung Tomo tetap tercium meski Pemerintah Kota Surabaya berupaya untuk menghilangkan bau tersebut.

Awalnya, Pemkot Surabaya menyebut GBT sudah tidak lagi bau sampah karena berbagai upaya dilakukan. Selain penutupan sampah menggunakan membran. pemkot juga melakukan penyemprotan efektif mikro organisme EM6 atau organik.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

Namun, menjelang beberapa hari pertandingan kualifikasi Piala Asia AFC U-20 2023 bau sampah tersebut masih tercium.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya Agus Hebi Djuniantoro menyampaikan, ada 9 titik yang masih tercium bau sampah, termasuk di dekat masuknya TPA Benowo.

"3 titik diluar mengelilingi 6 titik. Titik yang diluar di dekat pintu masuknya TPA jadi yang di lapangan A B C itu tapi yang disisi utara disitu memang masih bau kemarin,"kata Hebi, usai konferensi pers di lingkungan Pemkot Surabaya, Kamis (8/9/2022).

Hebi mengatakan, pihaknya langsung menyelediki bau sampah tersebut. Ternyata ditemukan dari ceceran truk sampah yang masuk menuju TPA Benowo.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

"Setelah kita semprot tadi pagi sudah tidak bau. Kita sudah lakukan penambahan membran, buffer zone, itu kita semprot setiap hari, kalau ada sampah baru disemprot lagi,"ujarnya.

Terkait operasional pengangkutan sampah, Hebi menerangkan, pengangkutan itu dipindahkan jadwal, yang biasanya siang diahlikan malam hari hingga perhelatan kualifikasi Piala AFC U-20 di GBT selesai.

"Yang hari ini diambil jam 2 malam diambil sampai jam 12 siang besok, Itu masih ada, tapi mungkin antar pagi dan siang ini volumenya sedikit,"ujarnya.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

"Tetapi untuk yang setelahnya, itu kita mulai jam 12 malam sampai pagi. Jadi TPA buka disana, kita sosialisasikan juga disana. Berlaku sampai AFC selesai," lanjutnya.

Saat ditanya apakah ada pembatasan sampah? Hebi menerangkan, tidak ada pembatasan. Sebab, nantinya akan menumpuk dan Kota Surabaya tidak nyaman.

"Pembuangan tetap ada cuman waktunya diganti. Ini siang ganti malam," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.