Jumat, 05 Jun 2026 01:32 WIB

Kemensos Perluas Jangkauan Lumbung Sosial di Daerah Rawan Bencana

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 27 Agu 2022 15:46 WIB
Penyerahan bantuan lumbung sosial dari Kemensos ke Pemkab Cianjur
Penyerahan bantuan lumbung sosial dari Kemensos ke Pemkab Cianjur

selalu.id - Kementerian Sosial mendirikan lumbung sosial di kawasan rawan bencana. Dengan lumbung sosial, diharapkan dampak bencana tidak menutup akses masyarakat terhadap bahan persediaan kebutuhan hidup.

Atas arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini, Kemensos telah mendirikan lumbung sosial di sejumlah kawasan bencana di tanah air. Yang terbaru, lumbung sosial didirikan di Kecamatan Cibinong dan Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur.

Baca Juga: Orang Mati Masih Terdaftar PBI JKN: Potret Rapuhnya Validasi Data Kemensos dan Dukcapil

Bantuan lumbung sosial dari Kemensos mendapatkan apresiasi dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar mengatakan lumbung sosial yang disiapkan Kementerian Sosial merupakan salah satu bentuk mitigasi bencana.

"Dengan lumbung sosial, bantuan logistik tidak lagi terpusat di gudang logistik kabupaten atau kota. Tapi didekatkan kepada masyarakat, yaitu berada di desa maupun kecamatan. Dengan demikian, masyarakat bisa cepat mendapatkan bantuan," kata Dodo di Cianjur.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Cianjur Dindin Amaludin menyatakan, lumbung sosial menjadi solusi bagi masyarakat yang tinggal di lokasi rawan bencana.

"Dalam beberapa kejadian, karena akses terputus akibat bencana, bantuan tidak bisa dikirimkan ke lokasi tersebut. Dengan lumbung sosial masalah seperti ini, bisa mendapatkan solusi," kata Dindin Amaludin.

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

Bantuan logistik untuk lumbung sosial Kemensos diserahkan bersamaan dengan kunjungan Wakil Ketua Komisi VIII Rieke Diah Pitaloka yang hadir bersama Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Pepen Nazaruddin saat berkunjung ke Cianjur (22/08). Total bantuan mengisi lumbung sosial nilai Rp 378.477.160 untuk Kecamatan Cibinong dan Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur.

Pada intinya, pendirian lumbung sosial diharapkan meminimalisasi kendala bagi masyarakat di kawasan terdampak bencana untuk mengakses bantuan logistik.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran Sesuai DTSEN

Pendirian lumbung sosial tercetus saat Mensos meninjau korban bencana di Kepulauan Selayar. Masyarakat setempat harus berada dalam penantian panjang karena bantuan dikirim dari gudang logistik di Makassar yang membutuhkan waktu 16 jam menuju Kepulauan Selayar.

Lumbung sosial tidak hanya berisi kebutuhan logistik dan makanan, namun juga beberapa kebutuhan yang menopang kelangsungan kehidupan sosial masyarakat terdampak bencana.

Selain bahan makanan, lumbung sosial juga bisa berupa genset, bahan bakar, perahu karet, penjernih air, pompa air, tenda keluarga, tendon air, kids ware, food ware, dan kebutuhan bahan pokok. Jenis bantuan pada lumbung sosial menyesuaikan dengan karakteristik bencana dan kebutuhan masyarakat setempat. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.