Rabu, 22 Jul 2026 21:19 WIB

Kemensos Perluas Jangkauan Lumbung Sosial di Daerah Rawan Bencana

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 27 Agu 2022 15:46 WIB
Penyerahan bantuan lumbung sosial dari Kemensos ke Pemkab Cianjur
Penyerahan bantuan lumbung sosial dari Kemensos ke Pemkab Cianjur

selalu.id - Kementerian Sosial mendirikan lumbung sosial di kawasan rawan bencana. Dengan lumbung sosial, diharapkan dampak bencana tidak menutup akses masyarakat terhadap bahan persediaan kebutuhan hidup.

Atas arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini, Kemensos telah mendirikan lumbung sosial di sejumlah kawasan bencana di tanah air. Yang terbaru, lumbung sosial didirikan di Kecamatan Cibinong dan Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

Bantuan lumbung sosial dari Kemensos mendapatkan apresiasi dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar mengatakan lumbung sosial yang disiapkan Kementerian Sosial merupakan salah satu bentuk mitigasi bencana.

"Dengan lumbung sosial, bantuan logistik tidak lagi terpusat di gudang logistik kabupaten atau kota. Tapi didekatkan kepada masyarakat, yaitu berada di desa maupun kecamatan. Dengan demikian, masyarakat bisa cepat mendapatkan bantuan," kata Dodo di Cianjur.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Cianjur Dindin Amaludin menyatakan, lumbung sosial menjadi solusi bagi masyarakat yang tinggal di lokasi rawan bencana.

"Dalam beberapa kejadian, karena akses terputus akibat bencana, bantuan tidak bisa dikirimkan ke lokasi tersebut. Dengan lumbung sosial masalah seperti ini, bisa mendapatkan solusi," kata Dindin Amaludin.

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

Bantuan logistik untuk lumbung sosial Kemensos diserahkan bersamaan dengan kunjungan Wakil Ketua Komisi VIII Rieke Diah Pitaloka yang hadir bersama Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Pepen Nazaruddin saat berkunjung ke Cianjur (22/08). Total bantuan mengisi lumbung sosial nilai Rp 378.477.160 untuk Kecamatan Cibinong dan Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur.

Pada intinya, pendirian lumbung sosial diharapkan meminimalisasi kendala bagi masyarakat di kawasan terdampak bencana untuk mengakses bantuan logistik.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran Sesuai DTSEN

Pendirian lumbung sosial tercetus saat Mensos meninjau korban bencana di Kepulauan Selayar. Masyarakat setempat harus berada dalam penantian panjang karena bantuan dikirim dari gudang logistik di Makassar yang membutuhkan waktu 16 jam menuju Kepulauan Selayar.

Lumbung sosial tidak hanya berisi kebutuhan logistik dan makanan, namun juga beberapa kebutuhan yang menopang kelangsungan kehidupan sosial masyarakat terdampak bencana.

Selain bahan makanan, lumbung sosial juga bisa berupa genset, bahan bakar, perahu karet, penjernih air, pompa air, tenda keluarga, tendon air, kids ware, food ware, dan kebutuhan bahan pokok. Jenis bantuan pada lumbung sosial menyesuaikan dengan karakteristik bencana dan kebutuhan masyarakat setempat. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.