Senin, 02 Feb 2026 23:49 WIB

Kemensos Perluas Jangkauan Lumbung Sosial di Daerah Rawan Bencana

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 27 Agu 2022 15:46 WIB
Penyerahan bantuan lumbung sosial dari Kemensos ke Pemkab Cianjur
Penyerahan bantuan lumbung sosial dari Kemensos ke Pemkab Cianjur

selalu.id - Kementerian Sosial mendirikan lumbung sosial di kawasan rawan bencana. Dengan lumbung sosial, diharapkan dampak bencana tidak menutup akses masyarakat terhadap bahan persediaan kebutuhan hidup.

Atas arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini, Kemensos telah mendirikan lumbung sosial di sejumlah kawasan bencana di tanah air. Yang terbaru, lumbung sosial didirikan di Kecamatan Cibinong dan Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur.

Baca Juga: Warga Pacarkeling Surabaya Mengadu Tak Kebagian Bansos, Begini Faktanya

Bantuan lumbung sosial dari Kemensos mendapatkan apresiasi dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar mengatakan lumbung sosial yang disiapkan Kementerian Sosial merupakan salah satu bentuk mitigasi bencana.

"Dengan lumbung sosial, bantuan logistik tidak lagi terpusat di gudang logistik kabupaten atau kota. Tapi didekatkan kepada masyarakat, yaitu berada di desa maupun kecamatan. Dengan demikian, masyarakat bisa cepat mendapatkan bantuan," kata Dodo di Cianjur.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Cianjur Dindin Amaludin menyatakan, lumbung sosial menjadi solusi bagi masyarakat yang tinggal di lokasi rawan bencana.

"Dalam beberapa kejadian, karena akses terputus akibat bencana, bantuan tidak bisa dikirimkan ke lokasi tersebut. Dengan lumbung sosial masalah seperti ini, bisa mendapatkan solusi," kata Dindin Amaludin.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Bantuan logistik untuk lumbung sosial Kemensos diserahkan bersamaan dengan kunjungan Wakil Ketua Komisi VIII Rieke Diah Pitaloka yang hadir bersama Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Pepen Nazaruddin saat berkunjung ke Cianjur (22/08). Total bantuan mengisi lumbung sosial nilai Rp 378.477.160 untuk Kecamatan Cibinong dan Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur.

Pada intinya, pendirian lumbung sosial diharapkan meminimalisasi kendala bagi masyarakat di kawasan terdampak bencana untuk mengakses bantuan logistik.

Baca Juga: Polri Percepat Pemulihan Infrastruktur dan Kebutuhan Dasar Pascabencana  

Pendirian lumbung sosial tercetus saat Mensos meninjau korban bencana di Kepulauan Selayar. Masyarakat setempat harus berada dalam penantian panjang karena bantuan dikirim dari gudang logistik di Makassar yang membutuhkan waktu 16 jam menuju Kepulauan Selayar.

Lumbung sosial tidak hanya berisi kebutuhan logistik dan makanan, namun juga beberapa kebutuhan yang menopang kelangsungan kehidupan sosial masyarakat terdampak bencana.

Selain bahan makanan, lumbung sosial juga bisa berupa genset, bahan bakar, perahu karet, penjernih air, pompa air, tenda keluarga, tendon air, kids ware, food ware, dan kebutuhan bahan pokok. Jenis bantuan pada lumbung sosial menyesuaikan dengan karakteristik bencana dan kebutuhan masyarakat setempat. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.