Senin, 02 Feb 2026 18:25 WIB

Pemkot Surabaya Buka Lagi Wisata Kya-Kya, Begini Konsep Barunya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 10 Agu 2022 10:56 WIB
Kawasan Kembang Jepun Surabaya
Kawasan Kembang Jepun Surabaya

selalu.id - Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olah Raga (Disbudporapar) Surabaya, Wiwiek Widayati mengatakan pihaknya akan membuka sejumlah destinasi wisata pada tahun 2022 ini, salah satunya adalah destinasi wisata pecinan di kawasan Kya-kya saat malam.

"Tadi saya sampaikan bahwa kya-kya jadi pengembangan wisata kota tua, bagian kecilnya ada di sana itu kita akan coba optimalkan. Sehingga nanti di bulan Agustus kita bisa buka," kata Wiwiek, Selasa (9/8/2022).

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Wiwiek menyampaikan, kawasan kya-kya juga dilengkapi dengan hiburan seni dan budaya selain kuliner khas Tionghoa. Kata dia, pertunjukan yang disiapkan tentu saja dikemas dengan konsep ala pecinan.

"Di samping itu, kami juga ada di posisi membuka destinasi yang bisa menjadi penunjang. Destinasi yang bisa menunjang itu antara lain ada rumah keluarga Abu Han," katanya.

Lebih lanjut, Wiwiek menjelaskan, saat ini pemkot tengah melakukan optimalisasi kawasan tersebut, untuk mempercantik kawasan Kya-kya dengan cat warna-warni, mural hingga eksterior penunjang.

"Sudah bisa tampak perubahan yang sangat luar biasa. Tinggal kami lengkapi dengan pengecatan, mural dan sebagainya. Hari ini proses mural dan pengecatan," jelasnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Pemkot Surabaya pun juga mengkoneksikannya dengan kawasan Kota Tua di Jalan Karet dan Jalan Gula.

Menurutnya, konsep destinasi wisata itu dilakukan agar lebih menarik sehingga memantik wisatawan untuk datang.

"Ketika kya-kya dibuka, warga bisa berjalan ke Jalan Karet - Jalan Gula. Itu yang coba kita sambungkan,"tuturnya.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Di samping menambah eksterior yang membuat kawasan kya-kya menjadi lebih ikonik, pemkot juga bakal melengkapinya dengan transportasi becak untuk melayani para wisatawan.

Dengan menumpang becak, pengunjung dapat menikmati rute destinasi wisata malam di kawasan kya-kya hingga Kota Tua.

"Nanti ada becak yang bisa melayani rute destinasi wisata di kya-kya itu. Jadi, selain street food juga ada kesenian yang kita tampilkan. Misalnya pertunjukan Barongsai, Liang-Liong dan musik ala chinese," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.