Sabtu, 27 Jun 2026 09:23 WIB

Pemkot Surabaya Buka Lagi Wisata Kya-Kya, Begini Konsep Barunya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 10 Agu 2022 10:56 WIB
Kawasan Kembang Jepun Surabaya
Kawasan Kembang Jepun Surabaya

selalu.id - Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olah Raga (Disbudporapar) Surabaya, Wiwiek Widayati mengatakan pihaknya akan membuka sejumlah destinasi wisata pada tahun 2022 ini, salah satunya adalah destinasi wisata pecinan di kawasan Kya-kya saat malam.

"Tadi saya sampaikan bahwa kya-kya jadi pengembangan wisata kota tua, bagian kecilnya ada di sana itu kita akan coba optimalkan. Sehingga nanti di bulan Agustus kita bisa buka," kata Wiwiek, Selasa (9/8/2022).

Baca Juga: KontraS Sebut Ada Dua Mahasiswa yang Diamankan saat Demo Ricuh di Grahadi Surabaya

Wiwiek menyampaikan, kawasan kya-kya juga dilengkapi dengan hiburan seni dan budaya selain kuliner khas Tionghoa. Kata dia, pertunjukan yang disiapkan tentu saja dikemas dengan konsep ala pecinan.

"Di samping itu, kami juga ada di posisi membuka destinasi yang bisa menjadi penunjang. Destinasi yang bisa menunjang itu antara lain ada rumah keluarga Abu Han," katanya.

Lebih lanjut, Wiwiek menjelaskan, saat ini pemkot tengah melakukan optimalisasi kawasan tersebut, untuk mempercantik kawasan Kya-kya dengan cat warna-warni, mural hingga eksterior penunjang.

"Sudah bisa tampak perubahan yang sangat luar biasa. Tinggal kami lengkapi dengan pengecatan, mural dan sebagainya. Hari ini proses mural dan pengecatan," jelasnya.

Baca Juga: Belasan Demonstran yang Diamankan saat Ricuh di Grahadi Surabaya Diperiksa, Ini Tampangnya

Pemkot Surabaya pun juga mengkoneksikannya dengan kawasan Kota Tua di Jalan Karet dan Jalan Gula.

Menurutnya, konsep destinasi wisata itu dilakukan agar lebih menarik sehingga memantik wisatawan untuk datang.

"Ketika kya-kya dibuka, warga bisa berjalan ke Jalan Karet - Jalan Gula. Itu yang coba kita sambungkan,"tuturnya.

Baca Juga: Kemenag Jatim Salurkan 35.835 Paket Santunan Lewat Lebaran Yatim 2026 

Di samping menambah eksterior yang membuat kawasan kya-kya menjadi lebih ikonik, pemkot juga bakal melengkapinya dengan transportasi becak untuk melayani para wisatawan.

Dengan menumpang becak, pengunjung dapat menikmati rute destinasi wisata malam di kawasan kya-kya hingga Kota Tua.

"Nanti ada becak yang bisa melayani rute destinasi wisata di kya-kya itu. Jadi, selain street food juga ada kesenian yang kita tampilkan. Misalnya pertunjukan Barongsai, Liang-Liong dan musik ala chinese," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tingkatkan Layanan di Kalteng, TPK Bagendang Perkuat Operasional dan Budaya K3

"Operasional yang tertata dan budaya K3 yang kuat, jadi kunci agar layanan berkualitas," ujar Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar.

Aktivis Perempuan yang Orasi saat Demo Ricuh di Grahadi Surabaya Turut Diamankan

Saat ini, perempuan itu bersama belasan orang lainnya yang diamankan, telah dibawa polisi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Amankan Belasan Provokator dalam Demo Ricuh di Grahadi Surabaya

Sebagian di antaranya dibawa dengan kedua tangan diikat menggunakan borgol plastik. Beberapa orang yang diamankan tampak mengalami luka di bagian wajah.

Polisi Semprotkan Air Pukul Mundur Massa Provokasi di Grahadi Surabaya

Polisi melalui pengeras suara, lantas meminta massa aksi untuk membubarkan diri, bila tidak ingin ditindak tegas.

Demo di Grahadi Surabaya Makin Panas, Massa Mulai Serang Petugas hingga Geber-geber Motor

Saat ini, kepolisian yang berjaga di arwah Gedung Negara Grahadi Surabaya berusaha meredam massa aksi yang semakin memanas.

Demo di Grahadi Surabaya Memanas, Massa Lempar Batu hingga Rusak Pagar

Hingga kini, massa terus melakukan pelemparan, dan berusaha merusak pagar pembatas Gedung Negara Grahadi.