Senin, 02 Feb 2026 17:27 WIB

Tips dari Pesulap agar Tak Tertipu dengan Trik Paranormal Palsu

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 05 Agu 2022 08:24 WIB
Ilustrasi pengobatan dukun. Foto: Istimewa
Ilustrasi pengobatan dukun. Foto: Istimewa

selalu.id - Hebohnya pengobatan diduga palsu yang dilakukan oleh paranormal Gus Samsudin yang dibongkar Marchel Radivan alias Pesulap Merah asal Jakarta hingga berujung ke pelaporan polisi ditanggapi oleh seniman debus asal Surabaya Gus Metal.

Seniman debus sekaligus pesulap nyentrik ini memberikan tips agar masyarakat tidak tertipu dengan pengobatan spiritual palsu yang bermodalkan trik sulap.

Baca Juga: Mengenal Metode Operasi Tulang Lutut ala Dokter ALTY Kuala Lumpur

"Jadi masyarakat ini kan kebanyakan tetap percaya dengan hal mistis daripada logika, Jadi kita ngomong ke masyarakat, jangan ke paranormal. Tapi kalau sudah ketipu baru percaya," kata Gus Metal, saat ditemui selalu.id, Jumat (5/8/2022).

Gus Metal mengungkapkan, paranormal yang asli itu tugasnya hanya mendoakan pasien kepada tuhan agar diberikan kesembuhan.

"Biasanya keluhan pasien sakitnya gak masuk akal. Sakitnya tidak sembuh-sembuh. Tugasnya hanya satu saja mendoakan dia ke tuhannya supaya pasien itu sembuh itu aja. Paranormal yang asli seperti itu,"ujarnya.

Sedangkan, lanjutnya, Paranormal yang palsu itu memberikan pasien banyak syarat dan meminta hal yang aneh. Misalnya, pasien disuruh membeli minyak harganya Rp 20 juta, minyak tersebut untuk menjaga pasien dari gangguan hal buruk.

Baca Juga: Obat Sirup untuk Anak Dihentikan Terkait Gagal Ginjal Akut, Ini Penggantinya

"Pasien percaya aja. Minyak diambil buat syarat buat pasien yang sakit itu biar tidak diguna-guna, biasanya itu modus dan trik. Banyak pasien tertipu,"jelasnya.

Bahkan, Gus Metal menceritakan, paranormal palsu ada yang tega mencabuli pasien. Ia mengaku, pernah menemukan pasien yang dapat pelecehan dari si paranormal palsu.

Disebutkan ada pasien penyanyi dangdut yang meminta agar rezekinya lancar dan panggungnya tidak sepi. Kemudian, paranormal ini memberi saran bahwa payudaranya kurang besar. Dan melancarkan aksi dan triknya untuk meremas payudara pasien tersebut.

Baca Juga: Pesulap Merah Diperiksa Penyidik Polda Jatim Buntut Laporan Gus Samsudin

"Saya bilang itu cabul. Sehingga, saya suruh lapor polisi, pasien ini nangis karena ia tidak tahu itu dicabuli,"tuturnya.

Saat ditanya bagaimana cara Gus Metal juga mengobati pasien? Gus Metal menjawab bahwa dirinya mengaku, mengobati pasien dengan menggunakan doa. Namun, ia menyarankan ke pasien ke dokter dulu. Lalu, Gus Metal memberikan doa ke pasien.

"Saya suruh ke dokter dulu, saran saya. Kemudian datang ke saya, kasih pakai doa. Saya doain juga dengan sholat malam. Saya gak suruh harus pakai syarat ini dan itu," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.