Rabu, 22 Jul 2026 15:35 WIB

Pesulap Merah Diperiksa Penyidik Polda Jatim Buntut Laporan Gus Samsudin

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 23 Agu 2022 10:52 WIB
Marcel Radhival alias Pesulap Merah
Marcel Radhival alias Pesulap Merah

selalu.id - Marcel Radhival alias Pesulap Merah telah diperiksa oleh penyelidik Polda Jawa Timur atas laporan Gus Samsudin terkait dugaan pencemaran nama baik.

Pjs Kasubdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim Kompol Harianto mengaku telah melakukan pemeriksaan oleh Pesulap Merah itu di Jakarta.

Baca Juga: Brimob Polda Jatim Siagakan Personel dan Alutsista SAR Hadapi Ancaman Karhutla 2026

"Kemarin sudah periksa Pesulap Merah, penyelidiknya dari Polda Jatim, soal aduan Samsudin," kata Harianto, Selasa (23/8/2022).

Penyelidik juga telah mengajukan sejumlah pertanyaan ke Pesulap Merah. Namun, Harianto enggan menjelaskan berapa pertanyaan dan tempat, kapan, serta lama pemeriksaan itu berlangsung.

Nantinya, Polda Jatim akan meminta pendapat dua orang saksi ahli dalam pekan ini. Tetapi, Harianto belum bisa membeberkannya.

Baca Juga: Polres Tuban Kini Berganti jadi Polresta, Begini Pesan Khusus Kapolda Jatim

"Ada dua ahli. Tapi soal siapa ahli-ahli itu, saya belum bisa mengungkapkannya sekarang, nanti akan kami informasikan," ujarnya.

Lebih lanjut Harianto menyampaikan, nantinya keterangan ahli itu akan jadi pertimbangan dulu. Apakah kasus ini akan naik dari tahap aduan masyarakat (Dumas) menjadi laporan polisi (LP).

"Belum ada LP, kami minta keterangan ahli lebih dulu. Jika ditemukan unsur pidana baru naik LP," ujarnya.

Baca Juga: Komitmen Polda dan Kejati Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Lewat Semangat Jogo Jatim

Ia menambahkan, bukti yang diserahkan pihak Samsudin juga belum cukup. Ia sudah meminta agar hal itu dilengkapi.

"Bukti belum cukup, masih ada proses-proses selanjutnya yang perlu dijalani," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.