Senin, 02 Feb 2026 01:45 WIB

Kembangkan Pertanian di Ngawi, Bupati Ony Dukung Petani Millenial

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 03 Agu 2022 19:39 WIB
Workshop bagi Penyuluh Pertanian di Kurnia Convention Hall, Ngawi
Workshop bagi Penyuluh Pertanian di Kurnia Convention Hall, Ngawi

selalu.id - Akselerasi implementasi pertanian organik ramah lingkungan berkelanjutan di Kabupaten Ngawi terus dilakukan, salah satunnya Workshop bagi Penyuluh Pertanian di Kurnia Convention Hall pada Selasa (2/8/22).

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono menyebut bahwa workshop bagi Penyuluh Pertanian swadaya ini bisa menjadi supporting penyuluh pertanian ASN ketika melakukan sosialisasi pertanian organik ke masyarakat.

Baca Juga: Wadir Antikekrasan Wartawan PWI Desak Kapolres Ngawi Usut Tuntas Kasus Intimidasi Jurnalis

"Kita ingin memastikan bahwa kegiatan sosialisasi pertanian ramah lingkungan berkelanjutan ini ada percepatan kepada seluruh warga masyarakat kita," tuturnya.

Di kegiatan ini ada 128 Penyuluh Pertanian Swadaya yang akan dibekali wawasan lengkap tentang pertanian ramah lingkungan berkelanjutan. Nantinya juga bisa menjadi mitra penyuluh ASN,

Baca Juga: 5.000 Hektare Lahan Pertanian Jatim Hilang Tiap Tahun, DPRD Desak Penguatan KP2B

"Nanti akan memiliki SK, ada honornya dan kita memiliki target apabila target itu sampai akan ada reward bagi penyuluh," katanya.

Lebih lanjut, Bupati Ony menyebut ada dukungan dari Petani Millenial, yang saat ini terdata hampir enam ratus di Ngawi. Angka ini menjadi terbanyak di Jawa Timur serta terfasilitasi untuk mengembangkan pertanian modern ramah lingkungan.

Baca Juga: Mutilasi Sadis Ngawi: Pelaku Psikopat Narsistik, Aksi Terencana Selama 5 Jam

"Kami senang adik - adik ini tertarik menjadi Petani Millenial dan menggunakan cara modern. Patut kita apresiasi, wadahnya kita fasilitasi di ATP (Agro Techno Park)," jelasnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.