Minggu, 06 Sep 2026 15:03 WIB

Ini Penjelasan Pemkot Surabaya Terkait Fenomena Ikan Mabuk di Sungai Kalimas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 03 Agu 2022 10:47 WIB
Warga sedang mencari ikan mabuk di Sungai Kalimas, Surabaya
Warga sedang mencari ikan mabuk di Sungai Kalimas, Surabaya

selalu.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya menyebut ikan yang mabuk di Sekitar kawasan sungai kalimas, Selasa (2/8/2022) kemarin. Diakibatkan karena ada pengerjaan pemeliharaan sungai.

"Ikan yang mabuk itu karena ada pengerjaan perawatan sungai dari jasa tirta di belakangnya Kayoon. Itu diaduk semua airnya. Makanya ikannya mabuk," kata Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, saat dihubungi selalu.id, Rabu (3/8/2022).

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Hebi mengatakan, hal ini dikarenakan musim kemarau yang membuat pengurangan debit air sungai. Sehingga, saat pengerukan, ikannya terdampak.

"Jadi disitu ada alat berat, untuk mengeruk sedimen,"ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Untuk sungai tersebut, Hebi menjelaskan oksigen terlarut atau DO ( Dissolved oxygen) masih tinggi, sehingga kondisi ikan masih aman.

"Kalau sungai airnya keruh, itu karena pengadukan, Karena insang ikan kemasukan lumpur akhirnya mabuk,"jelasnya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Hebi menambahkan, pihaknya akan berkonsultasi kepada pengamat dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya terkait kondisi sungai di Surabaya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.