Kamis, 22 Okt 2026 00:24 WIB

Ini Penjelasan Pemkot Surabaya Terkait Fenomena Ikan Mabuk di Sungai Kalimas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 03 Agu 2022 10:47 WIB
Warga sedang mencari ikan mabuk di Sungai Kalimas, Surabaya
Warga sedang mencari ikan mabuk di Sungai Kalimas, Surabaya

selalu.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya menyebut ikan yang mabuk di Sekitar kawasan sungai kalimas, Selasa (2/8/2022) kemarin. Diakibatkan karena ada pengerjaan pemeliharaan sungai.

"Ikan yang mabuk itu karena ada pengerjaan perawatan sungai dari jasa tirta di belakangnya Kayoon. Itu diaduk semua airnya. Makanya ikannya mabuk," kata Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, saat dihubungi selalu.id, Rabu (3/8/2022).

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Hebi mengatakan, hal ini dikarenakan musim kemarau yang membuat pengurangan debit air sungai. Sehingga, saat pengerukan, ikannya terdampak.

"Jadi disitu ada alat berat, untuk mengeruk sedimen,"ujarnya.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Untuk sungai tersebut, Hebi menjelaskan oksigen terlarut atau DO ( Dissolved oxygen) masih tinggi, sehingga kondisi ikan masih aman.

"Kalau sungai airnya keruh, itu karena pengadukan, Karena insang ikan kemasukan lumpur akhirnya mabuk,"jelasnya.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Hebi menambahkan, pihaknya akan berkonsultasi kepada pengamat dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya terkait kondisi sungai di Surabaya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).