Rabu, 22 Jul 2026 15:57 WIB

Fenomena Ikan Mabuk di Sungai Kalimas Surabaya, Warga Berebut Menangkap

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 02 Agu 2022 17:23 WIB
Warga mencari ikan dengan menyusuri Sungai Kalimas
Warga mencari ikan dengan menyusuri Sungai Kalimas

selalu.id - Usai fenomena busa di Sungai Kalisari yang menghebohkan warga, kini muncul fenomena ikan mabuk di Sungai Kalimas Surabaya, Selasa (2/8/2022). Fenomena ini dimanfaatkan warga untuk menangkap ikan-ikan tersebut.

Pantuan selalu.id, tampak puluhan warga membawa beberapa peralatan untuk menangkap ikan mabuk tersebut. Bahkan beberapa diantaranya hanya menangkap dengan tangan kosong, lantaran ikan berada di permukaan dan tidak bisa berenang. Tak sedikit pula, yang mendapatkan ikan berukuran besar.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, Ridwan Mubarun mengatakan, penyebab ikan-ikan tersebut tidak ada kaitannya dengan Sungai yang berbusa di Sungai Kalisari Damen.

"Penyebabnya tidak ada kaitan dengan Sungai di Kalisari Damen Ini kemungkinan pergantian air ada perbaikan dam di Gubeng. Sehingga ikan-ikan itu kaget. Mereka kaget agak sedikit mabuk,"kata Ridwan, saat dihubungi selalu.id.

Ridwan menyampaikan, ikan-ikan yang mabuk tersebut tidak berbahaya. Warga pun juga sering memancing ikan di sungai kalimas tersebut.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Fenomena warga berebut ikan mabuk tersebut tidak dilarang, Ridwan mengaku hanya menjaga keselamatan warga agar tidak nyebut ke sungai terutama anak-anak.

"Cuman keselamatan yang antisipasi kita jaga. Kita halau terutama anak-anak yang kita halau," jelasnya.

Putra (27), salah satu warga asal Gubeng Kertajaya yang ikut mengambil ikan-ikan tersebut, mengaku ambil ikan-ikan tersebut untuk dimakan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Mumpung gampang ambilnya, jadi diambil. Kalau ga diambil bisa mati semua dan sungai bisa bau,"ungkap Putra.

Tak menggunakan tangan kosong, Putra mengambil ikan dengan bantuan jaring serta tongkat kayu untuk memukul ikan mabuk.

"Hasil tangkapan lebih dari sekarung, sering kayak gini, satu tahun sekali," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.