Anjing yang Diselamatkan dari Rumah Jagal di Surabaya Mengalami Luka di Kemaluan
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 01 Agu 2022 17:02 WIB
selalu.id - Empat ekor anjing yang diselamatkan oleh Komunitas Hewan dari Rumah Jagal Hewan yang digerebek di Surabaya, dalam keadaan trauma dan alami luka-luka.
Salah satu anggota Animals Hope Shelter Indonesia, Febriani mengatakan, empat ekor anjing tersebut telah dititipkan sebelumnya ditempat penampungan, kini anjing tersebut dibawa ke Klinik hewan.
Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!
"Tadi juga sudah kami bawa ke dokter hewan untuk pengecekan kesehatan dan dikasih juga obat obatan seperti obat cacing, obat kutu. Lalu kami tes virus juga,"kata Febriani saat ditemui selalu.id, di Klinik hewan Drh. Rudi Alfhandie K. Indosatwa2020, Senin (1/8/2022).

Febriani menyebut, anjing-anjing tersebut masih dalam keadaa trauma. Pasalnya, mereka diikat dalam waktu yang lama. Ditemukan ada luka lecet di kaki.
"Cuma tadi sudah diobati dikasih obat minum. Ini anjing yang tidak dikenal, maka kami lakukan pemeriksaan general check up apakah sehat atau tidak, ada virus atau tidak,"ujarnya.
Saat ini kondisi empat anjing tersebut dalam keadaan baik. Namun, salah satu anjing mengalami luka di bagian kemaluannya.
Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin
"Satu anjing yang mengalami luka di bagian kemaluannya tepatnya iritasi, sudah diobati,"jelasnya
Lebih lanjut Febriani menceritakan, sebenarnya jumlahnya ada 11 ekor. Namun, saat penggerebekkan, Minggu (31/8/2022) kemarin. Pihaknya, hanya bisa menyelamatkan hanya empat ekor.
"Sisanya kurang tahu kemana karena kami telat, apakah sudah dibawa kabur atau hilang,"ungkapnya.
Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya

Komunitas hewan telah melaporkan kejadian tersebut kepada Polrestabes Surabaya dengan LP LP/B/862 /VII/2022/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR
"Sudah kami laporkan ke polrestabes dan sudah dapat surat laporan tinggal menunggu penyelidikan dari pihak berwajib pelakunya gimana masih belum tahu," terangnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi