DLH Surabaya Siap Beri Sanksi Jika Ada Truk Pengangkut yang Cecerkan Sampah
- Penulis : Ade Resty
- | Rabu, 27 Jul 2022 22:47 WIB
Selalu.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya menyebut bahwa ceceran sampah basah di jalanan yang menyebabkan pengendara terpeleset di Jalan Manukan Kulon belum tentu berasal dari truk sampah milik Pemkot Surbaya.
Kepala DLH Surabaya, Agus Hebi Djuniantori, menyampaikan bahwa ceceran sampah basah di jalanan tersebut kemungkinan bisa dari gerobak sampah ataupun barang-barang pengendara yang jatuh dijalan.
Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!
"Tapi kemarin yang kecelakaan itu, misal itu truk sampah saya akan beri sanksi. Tapi gak mungkin juga dari truk sampah, bisa jadi gerobak sampah kan bisa atau barang jatuh,"kata Hebi, saat dihubungi selalu.id, Rabu (27/7/2022).
Hebi menampik bahwa ceceran sampah dijalanan itu, mungkin saja bukan truk pengangkut sampah berlubang milik DLH Surabaya.
"Apa benar dari truk sampah? gara-gara lubang disamain rata semua. Itu kan gak adil, gak ada bukti juga,"tegasnya.
Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin
Menurutnya, truk pengangkutan sampah tersebut beberapa bukan milik DLH Surabaya. Namun, beberapa truk penangkutan sampah itu berasal dari mal atau pasar.
"Kalau pasar atau mal kan angkut sendiri. Misalnya, pasar keputran ngangkut sendiri.
Kemungkinan yang kecelakaan itu kepunyaan orang lain bukan kepunyaan milik kita,"jelasnya.
"Tapi kita koordinasikan, kalau sampah-sampahnya bau di jalan untuk kepolisian ditilangin aja,"tambahnya.
Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya
Sebelumnya, telah terjadi kecelakaan tunggal ( dialami oleh pengendara motor di Jalan Manukan Kulon, Surabaya, Selasa (26/7/2022). Pengendara motor tersebut terpeleset sampah yang tercecer di jalan diduga berasal dari truk sampah.
Peristiwa terjadi saat pengendara motor yang bernama Donny (22) saat hendak berangkat bekerja sekitar pukul 10.00 WIB. Sehingga, ia mengalami beberapa luka-luka. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi