Kamis, 18 Jun 2026 18:26 WIB

Dukung Fashion di Jalan Tunjungan, Wali Kota Eri: Klambine Ojok Pating Pecotot

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Jul 2022 17:34 WIB
Peragaan busana di kawasan Jalan Tunjungan Surabaya
Peragaan busana di kawasan Jalan Tunjungan Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mempersilahkan masyarakat menggelsr fashion week di Jalan Tunjungan, asalkan jangan melanggar kaidah agama.

Eri menjelaskan, melanggar kaidah agama yang dimaksud adalah pakaian yang bagus dan bisa menjadi inspirasi untuk meniru pakaian tersebut.

Baca Juga: Insiden Proyek Maut Margorejo Surabaya, DPRD Jatim Desak Evaluasi Keamanan

"Ya gakpp, tapi ya klambine seng genah ojok pating pecotot (bajunya yang bagus, jangan yang ketat dan terbuka) Itu kan melanggar kaidah agama. Bajunya seng apik, biar bisa dipakai lainnya (bisa ditiru),"kata Eri, Minggu (24/7/2022).

Eri mengatakan bahwa Jalan Tunjungan itu tidak hanya fashion saja. Tapi, kesenian juga dihadirkan seperti konser nyanyi, pantomim, ataupun seni-seni lain.

"Yang pasti kesenian itu jangan sampai menimbulkan ketidaknyamanan, apalagi berkaitan dengan kaidah agama. Surabaya ini Kota seni ataupun olahraga, jadi semua punya hak yang sama,"ungkapnya.

Menurutnya, Surabaya mempunyai anak-anak muda yang potensi bisa menggerakkan Jalan Tunjungan untuk hidup kembali.

Sehingga, ia meminta anak muda untuk bisa ekspresikan kesenian mereka di Jalan Tunjungan.

Baca Juga: Surabaya Marathon 2026 Siap Digelar, Berhadiah Rp800 Juta hingga Diskon Belanja

"Ini anak anak yang punya potensi karena kita ini pemerintah siapa yang bisa gerakan ya arek-arek enom, (anak-anak muda). Wes Fashion, tampil o seni. (Tampil fashion),"terangnya.

"Arek Suroboyo turuno tapi siji ojok melanggar kaidah agama, (anak Surabaya ayo turun, tapi satu jangan melanggar kaidah,"tegasnya.

Eri juga menegaskan agar kegiatan fashion on the street tersebut tidak menganggu arus lalu lintas.

Eri menyebut tidak menutup kemungkinan Pemkot akan mengembangkan Fashion week tersebut. Sehingga, setiap Sabtu akan ditutup untuk menampilkan kesenian.

"Dengan begitu teman-teman pelaku umkm maupun Jalan Tunjungan pun bisa hidup. Ayo hidupkan Tunjungan Romansa, kalau ada fashionnya seperti sekarang, makin indah tunjungan bisa hidup kembali. Karena Tunjungan memang seperti itu," tuturnya.

Baca Juga: Surabaya Utara jadi Penyumbang Terbanyak Nikah Usia Muda

Ia menambahkan setelah Jalan Tunjungan, Pemkot Surabaya bakal juga membuat konsep di Balai Pemuda. Kemudian, juga akan ke Balai Kota.

Eri menyebut, Balai Kota Surabaya akan dibuat konsep seperti di Tunjungan dan dibuka untuk masyarakat umum.

" Yang depan ini taman-taman saya buka konsepnya nanti. Saya buka untuk umum. Sehingga masyarakat dan pemerintah tidak ada batasan. InsyaAllah bulan November," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

OMIPAS Pasuruan Resmi Digelar, Dorong Kualitas Akademik-Prestasi Siswa Madrasah

Melalui OMIPAS, diharapkan lahir generasi-generasi unggul yang mampu membawa nama Kabupaten Pasuruan di berbagai ajang kompetisi.

Ada Gangguan Listrik pada Sistem Lalu Lintas di Surabaya, Berikut Lokasinya

PLN kini terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Komplotan Curanmor dan Pembobol Konter di Probolinggo Dibekuk, Hasilnya Buat Judol dan Karaoke

Selain mencuri motor dan membobol konter HP, komplotan ini juga mencuri traktor milik para petani. Saat ini, polisi masih memburu pelaku lain yang kabur.

Vivo Y28, Rekomendasi HP Murah 2026: Berikut Spesifikasi dan Harganya

Ponsel ini membawa keseimbangan antara estetika dan performa yang pas untuk penggunaan sehari-hari tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

TPK Ternate Pastikan Keandalan Operasional dan Keselamatan Lewat Management Walkthrough

TPK Ternate secara rutin melaksanakan pemantauan dan evaluasi operasional sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan layanan kepelabuhanan.

Harga Emas Antam Hari Ini: Terjun Bebas Bosku, Tahan Emosi Yaa..

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, harga emas Antam berada di rentang Rp2.796.000-2.830.000 per gram.