Senin, 02 Feb 2026 09:51 WIB

Dukung Fashion di Jalan Tunjungan, Wali Kota Eri: Klambine Ojok Pating Pecotot

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Jul 2022 17:34 WIB
Peragaan busana di kawasan Jalan Tunjungan Surabaya
Peragaan busana di kawasan Jalan Tunjungan Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mempersilahkan masyarakat menggelsr fashion week di Jalan Tunjungan, asalkan jangan melanggar kaidah agama.

Eri menjelaskan, melanggar kaidah agama yang dimaksud adalah pakaian yang bagus dan bisa menjadi inspirasi untuk meniru pakaian tersebut.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

"Ya gakpp, tapi ya klambine seng genah ojok pating pecotot (bajunya yang bagus, jangan yang ketat dan terbuka) Itu kan melanggar kaidah agama. Bajunya seng apik, biar bisa dipakai lainnya (bisa ditiru),"kata Eri, Minggu (24/7/2022).

Eri mengatakan bahwa Jalan Tunjungan itu tidak hanya fashion saja. Tapi, kesenian juga dihadirkan seperti konser nyanyi, pantomim, ataupun seni-seni lain.

"Yang pasti kesenian itu jangan sampai menimbulkan ketidaknyamanan, apalagi berkaitan dengan kaidah agama. Surabaya ini Kota seni ataupun olahraga, jadi semua punya hak yang sama,"ungkapnya.

Menurutnya, Surabaya mempunyai anak-anak muda yang potensi bisa menggerakkan Jalan Tunjungan untuk hidup kembali.

Sehingga, ia meminta anak muda untuk bisa ekspresikan kesenian mereka di Jalan Tunjungan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

"Ini anak anak yang punya potensi karena kita ini pemerintah siapa yang bisa gerakan ya arek-arek enom, (anak-anak muda). Wes Fashion, tampil o seni. (Tampil fashion),"terangnya.

"Arek Suroboyo turuno tapi siji ojok melanggar kaidah agama, (anak Surabaya ayo turun, tapi satu jangan melanggar kaidah,"tegasnya.

Eri juga menegaskan agar kegiatan fashion on the street tersebut tidak menganggu arus lalu lintas.

Eri menyebut tidak menutup kemungkinan Pemkot akan mengembangkan Fashion week tersebut. Sehingga, setiap Sabtu akan ditutup untuk menampilkan kesenian.

"Dengan begitu teman-teman pelaku umkm maupun Jalan Tunjungan pun bisa hidup. Ayo hidupkan Tunjungan Romansa, kalau ada fashionnya seperti sekarang, makin indah tunjungan bisa hidup kembali. Karena Tunjungan memang seperti itu," tuturnya.

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Ia menambahkan setelah Jalan Tunjungan, Pemkot Surabaya bakal juga membuat konsep di Balai Pemuda. Kemudian, juga akan ke Balai Kota.

Eri menyebut, Balai Kota Surabaya akan dibuat konsep seperti di Tunjungan dan dibuka untuk masyarakat umum.

" Yang depan ini taman-taman saya buka konsepnya nanti. Saya buka untuk umum. Sehingga masyarakat dan pemerintah tidak ada batasan. InsyaAllah bulan November," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.