Jumat, 23 Okt 2026 22:09 WIB

Daop 8 PT KAI Berlakukan Vaksin Booster untuk Penumpang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 18 Jul 2022 00:35 WIB
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif

selalu.id - Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan Vaksin Booster untuk syarat wajib perjalanan darat, termasuk Kareta Api, Kebijakan ini berlaku mulai, Minggu 17 Juli 2022.

Penumpang KAI yang belum mendapatkan vaksinasi booster harus menunjukkan hasil negatif tes swab PCR atau tes antigen yang masih berlaku saat boarding.

Baca Juga: Tak Perlu Jauh, Jamaah Haji dan Traveller dari Pasuruan Kini Bisa Vaksin di RSUD Grati

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, telah menyediakam fasilitas vaksinasi di berbagai lokasi stasiun dan klinik kesehatan KAI.

"Jumlahnya akan terus ditambah menjelang pemberlakuan Surat Edaran (SE) Kemenhub No 72 tersebut,"kata Luqman, melalui keterangan rilisnya, Minggu (17/7/2022).

SE tersebut tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 8 Juli 2022.

"KAI mendukung seluruh kebijakan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan kembali penyebaran Covid-19 di masyarakat," ujarnya.

KAI Daop 8 Surabaya juga memberi persyaratan wajib untuk perjalanan KA Jarak Jauh maupun lokal yakni, untuk yang telah melakukan Vaksin booster tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening Covid-19.

Baca Juga: Wanita Misterius Tewas Ditabrak Kereta Api di Wonokromo Surabaya

"Vaksin kedua wajib menunjukkan hasil negatif tes Antigen 1x24 jam atau tes PCR 3x24 jam. Sedangkan vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR 3x24 jam," ujarnya.

Kemudian, untuk yang belum pernah divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter, dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif tes PCR.

"Untuk usia 6-17 tahun wajib menunjukkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua tanpa menunjukkan hasil negatif screening Covid-19. Namun, jika vaksin dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR 3x24 jam," jelasnya.

Lalu, untuk penumpang usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes Antigen atau PCR. Namun, wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan

"Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya," tegasnya.

Baca Juga: Commuter Line Hari Pertama Lebaran Penuh, Rute Dhoho, Penataran, dan Supas jadi Favorit

Lebih lanjut Luqman menjelaskan, untuk membantu penumpang melengkapi persyaratan perjalanan. KAI menyediakan layanan tes Antigen seharga Rp 35 ribu.

Layanan tersebut ada di 3 stasiun wilayah Daop 8 Surabaya, yakni Stasiun Surabaya Pasarturi, Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Malang.

"Kami akan berkordinasi lebih lanjut untuk penambahan antigen di beberapa lokasi lainnya,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Menelusuri Jejak Pergerakan Dr Soetomo di Nganjuk, Ada Alat Medis hingga Buku Bahasa Asing

Hadirnya koleksi lengkap di Monumen dan Museum Dr. Soetomo ini menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi unggulan di Nganjuk.

Geger, Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari di Mojokerto

Dua peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri, agar kejadian tidak terulang kembali.

Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Lokasi yang menjadi sasaran penataan berada di perbatasan Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya, dengan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Warga mengaku terganggu setiap malam akibat suara truk, ayam, hingga mesin yang beroperasi hingga pagi hari. Baunya menyengat dan bikin bising.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).