Jumat, 05 Jun 2026 20:30 WIB

Massa FMP Segel Kantor ACT Jatim Tuntut Pengusutan Kasus Penyelewengan Dana

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 15 Jul 2022 17:25 WIB
Massa menggelar aksi di depan Kantor ACT cabang Jawa Timur
Massa menggelar aksi di depan Kantor ACT cabang Jawa Timur

selalu.id - Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Merah Putih (FMP) menggelar aksi di Kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) cabang Jawa Timur, Jalan Gayungsari Barat, Surabaya, Jumat (15/7/2022).

Dalam aksi itu, mereka melakukan penyegelan dengan banner besar yang menutup pintu rolling door di kantor ACT.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Koordinator Lapangan FMP, Agung Priambodo mengatakan, penyegelan itu dilakukan karena dana yang diselewengkan tidak juga diusut kepolisian.

"Kami datang untuk menutup kantor ACT dan meminta kepada kementerian sosial untuk mencabut izin ACT," tegas Agung.

Agung menyampaikan bahwa FMP melakukan aksi ini juga ada dugaan pegawai dan petinggi ACT yang berada di Jawa Timur juga melakukan hal yang sama dengan yang terjadi di Jakarta.

"Kami meminta kepada Aparat Kepolisian untuk menindak lanjuti kantor ACT lain yang kami duga juga melakukan aksi yang sama dengan ACT pusat,"jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengancam akan terus melakukan aksi seperti ini dan tuntutan serupa sampai permasalahan ACT dengan masyarakat selesai. Serta pengusutan dana umat diminta segera dilakukan dan diselesaikan.

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

"Kami akan terus melakukan aksi seperti ini sampai kami dengar kabar bahwa permasalahan ACT dengan Masyarakat selesai dan rampung, dana yang mereka ambil atau korupsi dikembalikan atau di hibahkan ke lembaga amal yang lain," ancam dia.

Total ada 4 tuntutan yang diberikan. Pertama adalah menuntut Polri untuk dukung Kemensos mencabut izin ACT.

"Kedua menutup ACT di Jatim dan hentikan secara total semua aktivitas hingga dinyatakan tidak ada permasalahan hukum," pintanya.

Ketiga adalah meminta Polda Jatim untuk penyelidikan pengusutan keuangan ACT Jatim dan proses secara hukum untuk mereka yang melakukan penyelewengan dana.

Baca Juga: Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

"Keempat kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyumbangkan dana," pungkas Agung.

Riduan (24), salah satu peserta aksi berharap agar permasalahan ACT dan Masyarakat agar cepat selesai dan rampung.

Menurutnya ACT sebagai lembaga Amal untuk disalurkan ke masyarakat yang tidak mampu, justru di korupsi

"Saya berharap agar permasalahan ini cepat selesai dan ada titik terang atas kasus dan tersangkanya," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.