Jumat, 23 Okt 2026 21:30 WIB

Massa FMP Segel Kantor ACT Jatim Tuntut Pengusutan Kasus Penyelewengan Dana

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 15 Jul 2022 17:25 WIB
Massa menggelar aksi di depan Kantor ACT cabang Jawa Timur
Massa menggelar aksi di depan Kantor ACT cabang Jawa Timur

selalu.id - Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Merah Putih (FMP) menggelar aksi di Kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) cabang Jawa Timur, Jalan Gayungsari Barat, Surabaya, Jumat (15/7/2022).

Dalam aksi itu, mereka melakukan penyegelan dengan banner besar yang menutup pintu rolling door di kantor ACT.

Baca Juga: Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Koordinator Lapangan FMP, Agung Priambodo mengatakan, penyegelan itu dilakukan karena dana yang diselewengkan tidak juga diusut kepolisian.

"Kami datang untuk menutup kantor ACT dan meminta kepada kementerian sosial untuk mencabut izin ACT," tegas Agung.

Agung menyampaikan bahwa FMP melakukan aksi ini juga ada dugaan pegawai dan petinggi ACT yang berada di Jawa Timur juga melakukan hal yang sama dengan yang terjadi di Jakarta.

"Kami meminta kepada Aparat Kepolisian untuk menindak lanjuti kantor ACT lain yang kami duga juga melakukan aksi yang sama dengan ACT pusat,"jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengancam akan terus melakukan aksi seperti ini dan tuntutan serupa sampai permasalahan ACT dengan masyarakat selesai. Serta pengusutan dana umat diminta segera dilakukan dan diselesaikan.

Baca Juga: Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

"Kami akan terus melakukan aksi seperti ini sampai kami dengar kabar bahwa permasalahan ACT dengan Masyarakat selesai dan rampung, dana yang mereka ambil atau korupsi dikembalikan atau di hibahkan ke lembaga amal yang lain," ancam dia.

Total ada 4 tuntutan yang diberikan. Pertama adalah menuntut Polri untuk dukung Kemensos mencabut izin ACT.

"Kedua menutup ACT di Jatim dan hentikan secara total semua aktivitas hingga dinyatakan tidak ada permasalahan hukum," pintanya.

Ketiga adalah meminta Polda Jatim untuk penyelidikan pengusutan keuangan ACT Jatim dan proses secara hukum untuk mereka yang melakukan penyelewengan dana.

Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November

"Keempat kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyumbangkan dana," pungkas Agung.

Riduan (24), salah satu peserta aksi berharap agar permasalahan ACT dan Masyarakat agar cepat selesai dan rampung.

Menurutnya ACT sebagai lembaga Amal untuk disalurkan ke masyarakat yang tidak mampu, justru di korupsi

"Saya berharap agar permasalahan ini cepat selesai dan ada titik terang atas kasus dan tersangkanya," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Geger, Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari di Mojokerto

Dua peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri, agar kejadian tidak terulang kembali.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Saat ini, polisi masih mendalami tujuh orang yang diperiksa intensif. Sementara tiga lainnya sudah dipulangkan.

Gandeng PMI dan Unair, Yayasan Amway Peduli Edukasi Pentingnya Gut Health

Menjaga kondisi tubuh membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.

Parah! Gerobak Sampah Dicuri di Surabaya, Pelaku Terekam CCTV

Kehilangan sarana itu sempat mengancam kelancaran pengangkutan sampah dari rumah warga ke Tempat Penampungan Sementara.