Senin, 02 Nov 2026 02:13 WIB

Keluarkan Kata Tak Pantas, Staff Kelurahan Medokan Ayu Surabaya Diprotes Warga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 12 Jul 2022 18:49 WIB
Screenshoot twitter akun yang memprotes perlakuan staff Kelurahan Medokan Ayu
Screenshoot twitter akun yang memprotes perlakuan staff Kelurahan Medokan Ayu

selalu.id - Warga Surabaya memprotes perlakuan oknum salah satu staff Kelurahan Medokan Ayu dengan kalimat yang kurang menyenangkan. Protes tersebut diunggah melalui media sosial Twitter, Selasa (12/7/2022).

Akun twitter bernama @ZiziSantoso membuat status tentang pelayanan di Kelurahan Medokan yang menganggap dirinya merepotkan kelurahan. akun twitter tersebut juga menunjukkan bukti chat WhatsApp dengan staf kelurahan tersebut.

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Dalam isi status twitter tersebut, @ZiziSantoso mengungkapkan bahwa dirinya dianggap membebani Kelurahan. Akun tersebut menceritakan bahwa dirinya berniat meminta bantuan terkait akta yang telah hilang.

"Kalo gamau repot ngurus warga ya gausa jadi ASN pak! Salah satu staff Kelurahan Medokan Ayu balas chat saya seperti ini, katanya Jangan membebani Kelurahan. Padahal pas itu akta anak saya dihilangkan di kelurahan ini," tulis akun tersebut.

@ZiziSantoso juga membagikan bukti scerenshoot chat staff kelurahan bernama Danu. Didalam isi chat tersebut, awalnya @ZiziSantoso meminta bantuan terkait aktanya.

"Sampun pak saya bisa akses dari e-capil,"balas @ZiziSantoso.

Baca Juga: Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

Kemudian, staf tersebut membalas chat @ZiziSantoso. "Berkas lainnya mohon diambil (surat keterangan kepolisian) dll,"kata staf kelurahan tersebut.

"Baik",balas @ZiziSantoso.

"Jangan memembani Kelurahan,"balas Staf Kelurahan Medokan Ayu tersebut.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

Akun tersebut menyesalkan tindakan staff kelurahan dengan jawaban yang kurang menyenangkan, hingga mengunggah pernyataan tersebut.

Netizen Twitter pun langsung berkomentar tentang pelayanan kelurahan, salah satu akun @dharma_poetra mengungkapkan pengalamannya terkait mengurus surat pindah domisiil terhadap kelurahan.

"Dulu saya sempat bermasalah ketika mau ngurus surat pindah domisili, dipersulit oknum Kelurahan Petemon. Saya ngadu ke ombudsman Jawa Timur, hingga lurahnya dipanggil oleh ombudsman,"ujarnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.