Beberapa Daerah di Jatim Diguncang 49 Gempa dalam Sehari, BMKG: Subduksi Lempeng
- Penulis : Ade Resty
- | Sabtu, 09 Jul 2022 23:31 WIB
selalu.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa terjadi gempa bumi sebanyak 49 kali, di beberapa daerah di Jawa Timur, Sabtu (9/7/2022).
Kabid Informasi Gempa Bumi (BMKG), Daryono mengatakan, gempa bumi terjadi Sabtu, 9 Juli 2022, pukul 03.00 WIB dengan magnitudo 5,2 yang terjadi di laut 175 km baratdaya Lumajang dengan kedalaman hiposenter 47 km.
Gempa susulan yang guncangannya dirasakan oleh masyarakat terjadi 2 kali yaitu pada pukul 05.50 WIB dengan magnitudo 4,9 dan pukul 09.53 WIB dengan magnitudo 5,0.
"Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa kedalaman dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjang ke bawah Jawa Timur,"kata Daryono.
Gempa utama ini guncangannya dirasakan di Jember, Lumajang, Karangkates, Kepanjen, Blitar dan beberapa daerah lain di Jawa Timur.
Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri
"Hingga pukul 13.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi aktivitas gempa susulan (aftershock) sebanyak 49 kali,"ujarnya.
Daryono menyampaikan bahwa gempa ini memiliki mekanisme sumber berupa pergeseran naik (thrust fault ) dan tampaknya berasosiasi dengan sumber gempa megathrust selatan Jawa Timur.
"Gempa ini menyebabkan, benda-benda ringan yang digantung bergoyang bahkan genting pada beberapa rumah warga di Kecamatan Kencong, Jember, dilaporkan rontok dan berjatuhan,"jelasnya.
Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Ia menambahkan, rentetan gempa ini lokasi episenternya berdekatan dengan pusat gempa magnitudo 7,8 pembangkit tsunami selatan Jawa Timur pada 3 Juni 1994 lalu.
"Dulu sampai tinggi tsunami 13,9 meter menyebabkan sebanyak250 orang meninggal dan 15 orang lainnya hilang,"tutupnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi