Senin, 02 Feb 2026 04:17 WIB

NUJEK dan DATAM Jalin Kerjasama Proyek Konversi Bahan Bakar Kendaraan Listrik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 22 Jun 2022 14:54 WIB
Penandatanganan kerja sama antara NUJEK dan DATAM
Penandatanganan kerja sama antara NUJEK dan DATAM

selalu.id - NUJEK, perusahaan penyedia jasa layanan transportasi online bekerjasama dengan DATAM perusahaan dari korea penyedia alat konversi bahan bakar motor listrik, telah menandatangani kontrak untuk melaksanakan proyek Clean Development Mechanism (CDM) United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) di Jakarta pada 20 Juni 2022.

Kontrak ini akan dilaksanakan sesuai dengan Metodologi Konversi Bahan Bakar Kendaraan Listrik (AMS lll.C.) yang sudah terdaftar di UNFCCC dengan target sekitar 12.500 sepeda motor dari 30.000.

Baca Juga: Ribuan Driver Ojol Geruduk Mapolda Jatim, Gelar Aksi 1000 Lilin

Sepeda motor milik mitra driver NUJEK akan dipasang perangkat khsus yang dapat mendaurulang emisi carbon hasil pembakaran menjadi listrik.

Setiap kredit carbon yang dihasilkan akan di kompesasikan menjadi insentif tambahan bagi driver NUJEK.

"Kami memiliki sertifikasi untuk menggunakan sistem CDM secara khusus yang kami sebut teknologi Regen Powertrain yang akan diterapkan dalam proyek ini dengan menggunakan teknologi IOT yang dapat mendaurulang sekitar 25% sampai dengan 50�ri energi bahan bakar menjadi energi listrik, dengan tujuan untuk memperpanjang jarak tempuh dan mengurangi konsumsi pengisian baterai hingga 50%," kata CEO DATAM Lee Young-cheol.

Baca Juga: Driver Online Surabaya Dapat BPJS Ketenagakerjaan, Anggaran Rp5 M dari Cukai Rokok

"Target kami dalam proyek ini dapat menghasilkan 1,6 ton kredit karbon per tahun dari setiap kendaraan yang dikonversi," imbuhnya.

Proyek ini diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap kebijakan
energi nasional yang dapat memberikan dampak pada penghematan 25% hingga
50�ri pengisian listrik semua sepeda motor listrik.


"Kejasama ini bertujuan untuk membantu Mitra Driver NUJEK untuk mendapat penghasilan tambahan dari insentif credit carbon dan dapat mengurangi biaya operasional Mitra Driver NUJEK karena dapat menghemat biaya BBM," sambung CEO NUJEK, Gozali.

Baca Juga: Giliran Driver Online Desak Gubernur Khofifah Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan

"Selain itu membantu program pemerintah langit biru bebas karbon yang dapat mengurangi pemanasan global akibat berkurangnya emisi gas buang hasil pembakaran kendaraan bermotor. Saya berharap proyek ini dapat menjadi perhatian pemerintah Indonesia dan dunia," pungkasnya.

Sesuai dengan kontrak pada awal bulan Juli akan dipasang alat CRM pada 365 kendaraan milik Mitra Driver Nujek (3�ri 12.500 kendaaraan) dan akan diselesaikan dalam 5(lima) tahun, proses pemasangan alat CRM akan melibatkan para santri sebagai teknisinya. Proyek ini bagian dari implementasi SDGs (Sustainable Development Goals) perusahaan yang going concernt terhadap lingkungan hidup dengan menciptakan green economy. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.