Senin, 02 Feb 2026 17:04 WIB

Gandeng ITS, Mensos Risma Gelar Workshop Pembuatan Kapal untuk Pemuda Papua

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 07 Jun 2022 20:02 WIB
Mensos Risma bersama pemuda Papua saat mengikuti pelatihan di ITS
Mensos Risma bersama pemuda Papua saat mengikuti pelatihan di ITS

selalu.id - Kementerian Sosial bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) menggelar kegiatan Workshop Pemanfaatan Fiberglass untuk pembuatan kapal Long boat dalam program kewirausahaan sosial.

Kegiatan workshop merupakan kelanjutan dari arahan langsung Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam mendukung percepatan pembangunan di Papua, khususnya dalam upaya pemberdayaan ekonomi agar warga dan nelayan bisa lebih sejahtera. Selama ini masyarakat membuat kapal secara manual atau tradisional, sehingga hasil tangkapan kurang maksimal.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Workshop digelar di Departemen Teknik Perkapalan ITS Surabaya selama 10 hari pada tanggal 1 - 10 Juni 2022 yang diikuti oleh 12 pemuda dari Kabupaten Jayapura, Asmat, dan Yapen. Peserta didampingi oleh Sholikan (Dosen Departemen Teknik Perkapalan) dan Helly Ocktilia (Lektor Poltek Kessos). Kegiatan ini hasil kerja sama Direktorat Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Kewirausahaan Sosial Kementerian Sosial bersama Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat ITS Surabaya.

Setiap peserta mendapatkan pengenalan kondisi kapal dari kayu hasil buatan tim ITS yang dilanjutkan pengenalan bahan baku, serta waktu yang dibutuhkan selama proses pembuatan. Kemudian peserta diajak untuk melihat langsung lokasi pembuatan fiberglass dan berdiskusi dengan tim ITS terkait detil kegiatan workshop.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Hingga Sabtu (4/6), setiap peserta telah mengikuti pembelajaran terkait teori Keselamatan Pembangunan Kapal Fiberglass yang disampaikan oleh Dosen Departemen Teknik Perkapalan Sufian Imam Wahidi.

Sebagai wujud dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut, Menteri Sosial Tri Rismaharini secara khusus mengunjungi lokasi workshop di Kampus ITS saat peserta tengah membuat mould lofting atau mengaplikasikan desain ke ukuran sebenarnya, Sabtu (04/06).

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Teman-teman peserta workshop pembuatan Fiberglass kapal long boat agar tetap semangat ya. Tidak ada yang tidak bisa, asal kita mau pasti bisa," kata Mensos.

Sebelumnya, masih dalam upaya memudahkan aksesibilitas dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat Papua, Kementerian Sosial juga telah melakukan kerja sama dengan ITS Surabaya dan Universitas Cenderawasih (UNCEN) dalam pembuatan 6 kapal cepat fiber glass dan 2 motor listrik. Bantuan tersebut kemudian diserahkan pada 23 Maret 2022 yang lalu di Kota Jayapura. (SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.