Senin, 07 Sep 2026 09:26 WIB

Amankan 1 Kuintal Sabu, Polisi di Surabaya Diserang Bandar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 23 Mei 2020 00:54 WIB

Surabaya (selalu.id) - Membongkar sindikat narkoba dengan barang bukti fantastis, bukan tanpa risiko. Polisi reserse narkoba harus dihadapkan dengan 'serangan balik' para bandar.

Seperti yang dialami Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Berulangkali mereka membongkar sindikat narkoba jaringan internasional dengan jumlah barang bukti yang cukup besar. Berungkali pula mereka dihadapkan dengan 'serangan balik' para bandar.

Baca Juga: Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

"Satresnarkoba Polrestabes Surabaya sudah memprediksi bahwa akan ada tekanan-tekanan berkaitan dengan kelompok-kelompok, jaringan-jaringan narkotika. Namanya kita habis nangkep besar, pasti dicari celah-celahnya," terang Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian kepada wartawan, Jumat (22/5/2020) malam.

Terbaru, Memo dan timnya bahkan menyita 100 kilogram atau 1 kuintal lebih sabu dari sindikat narkoba jaringan internasional. Dari sindikat ini, satu di antaranya tewas ditembak lantaran melawan menggunakan senjata api saat disergap.

"Memang resiko jika kita mengungkap jaringan besar narkoba. Karena pasti bikin resah bandar atau target yang akan kita tangkap. Apalagi yang terakhir (1 kuintal sabu), adalah jaringan internasional," paparnya.

Menurut Memo, 'serangan balik' itu dilakukan oleh bandar dengan berbagai cara dan dilakukan secara tidak langsung. Rata-rata mereka lakukan dengan memakai dengan campur tangan pihak lain.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

"Kami sudah melakukan analisa. Setelah ungkap kami dirilis, mulai dari 7 juta pil koplo (double l), 30 kilogram sabu, 7 kilogram sabu hingga 12 ribu butit pil ekstasi, setelahnya pasti ada yang menyerang kami, dengan cara apapun," ungkap Alumni AKPOL Tahun 2002 ini.

Hingga saat ini, timnya terus melakukan analisa dan pelacakan siapa saja yang dilibatkan para bandar untuk melakukan 'serangan balik' terhadap kesatuan yang dipimpinnya.

Di sisi lain, terkait pemberitaan sejumlah media yang menyebut bahwa Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan penangkapan terhadap pria berinisial S di Jalan Sukomanungal Surabaya, Memo memastikan penangkapan itu tidak ada.

Baca Juga: Pelaku Pengeroyokan Brutal di Diskotek Triple X Surabaya Ditangkap, Ini Identitas dan Motifnya

Begitu pula dengan adanya dugaan pemerasan atau menguras uang tersangka sebanyak Rp 2 miliar, Memo juga memastikan kabar itu tidak benar.

"Itu semua tidak benar," tegasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik Tapi Masih Lumayan, Ini Rinciannya 

Sebagai informasi, harga buyback ini merupakan harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual kembali emasnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.