Kamis, 05 Nov 2026 01:08 WIB

Viral Arisan Bodong di Media Sosial, Pelaku Disebut Bawa Kabur Uang Rp 7 Miliar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 24 Mei 2022 18:00 WIB
ilustrasi arisan bodong. Foto: Istimewa
ilustrasi arisan bodong. Foto: Istimewa

selalu.id - Arisan bodong di Surabaya viral di medsos, dengan banyak korban tertipu. Disebutkan pelaku yang breinisial APK menggondol uang senilai Rp 7 Miliar.

Viralnya arisan bodong tersebut diungkap oleh salah akun TikTok @korbananggritaapk. Postingan tersebut kemudian diposting ulang oleh akun Twitter @sbyfess dan menjadi perbincangan warganet.

Baca Juga: DPRD Surabaya Sentil Kinerja Pemkot: Jangan Cuma Bersandar Capaian Anggaran!

Salah satu korban arisan bodong itu, Florentina, mengaku telah kehilangan uang Rp550 juta karena arisan tersebut.

"Saya awalnya Rp5 juta nah dalam satu bulan itu bisa dapat Rp6,5 juta. Saya ikut mulai bulan Maret sampai Oktober 2021," ujarnya.

Florentina mengatakan, awalnya arisan berjalan dengan lancar. Namun, di bulan Agustus, pengembalian uang arisan mulai tersendat-sendat, tetapi masih dalam batas wajar. Pengembalian uang arisan telat masih 1-2 hari.

"Bulan Agustus dia mengadakan give away iphone, saya dapat, tapi disitu mulai ada kejanggalan, cuma saya gak ngeh, karena investasi Rp10 juta jadi 14 juta itu dalam waktu 2 minggu," kata Florentina, Selasa (24/5/2022).

Kemudian, Oktober 2021, pelaku APK, mengaku kepada para membernya bahwa dia sedang bangkrut. Ia menyatakan, uang pribadinya terkuras habis untuk membiayai arisan.

Ia pun telah menginvestasikan uang sejumlah Rp 750 juta dalam arisan tersebut. Namun, Pelaku hanya membayar Rp200 juta, sehingga sisanya masih Rp550 juta belum bayar kepada Florentina.

Belum juga uang Rp550 juta Florentina dikembalikan, pelaku justru membuka arisan kembali. Pelaku mulai membuka arisan di bulan Januari dengan sistem ada jaminan.

Baca Juga: Diskotek dan Klub Malam Surabaya Wajib Siapkan Ruang Khusus Pengunjung Mabuk

"Jaminannya ada emas, ada motor dan mobil, dia tunjukkan mobil jaminan itu, eh gak taunya itu mobil rental," sebut Florentina.

Untungnya, pada arisan kedua tersebut, Florentina tak ikut kembali. Ia mendapat kabar, arisan kedua juga mengalami kebangkrutan cukup besar.

Kemudian pada bulan Maret, Pelaku menghilang dan tak dapat dihubungi. Bahkan ketika dihubungi oleh para member, pelaku tak memberi respon apapun.

"Dia pernah mengancam, apa yang viralkan akan diancam tidak bayar," jelasnya.

Baca Juga: Kejari Tanjung Perak Terima SPDP Go Bozze Gozali, Kasi Intel: Belum Ada Tersangka

Hal yang senada juga dialami, Ratih Fandira Nada, salah satu korban investasi Bodong itu, mengatakan, sebanyak 250 korban diantaranya 20 korban telah melapor ke Polda Jatim.

"Saya lapornya sudah lama, tapi baru-baru ini ada yang lapor banyak," ujarnya, Selasa (24/5/2022).

Ratih pun mengaku, telah kehilangan uang Rp 72 juta. Sementara dari 250 korban tersebut total uang yang telah dibawa kabur adalah Rp 7 miliar.

Diketahui, sejumlah korban pun melaporkan arisan investasi bodong ini ke Polda Jatim. Namun, Florentina sendiri memilih jalur kekeluargaan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tanda-tanda HP Disadap, Kenali 5 Ciri Ini dan Cara Mengatasinya Sebelum Data Bocor

Aksi peretasan ini tak hanya merampas privasi, namun berujung fatal pada pencurian data sensitif, seperti akun media sosial hingga kredensial perbankan.

Reaksi Presiden Prabowo saat Tahu Disadap Listyo Sigit Cs

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa tindakan penyadapan semacam ini sangat mengkhawatirkan dan menjadi ancaman serius bagi kepentingan nasional.

Sukses Tekan Kasus Penyakit Menular, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Sabet ATM Award 2026

Ning Ita menyebut capaian ini tidak lepas dari kerja bareng lintas sektor. Deteksi dini, kemudahan akses layanan, dan dukungan anggaran jadi fondasi utama.

Peringati HLUN 2026, Pemkab Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Ramah Lansia

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana menyampaikan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan lansia harus diwujudkan dalam program kerja yang riil dan berdampak langsung.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkoba Rp35 M, Pelakunya Petani hingga Pegawai Klinik

Dari pengungkapan ini, tim menyita barang bukti 1.765,13 gram sabu, 4,41 gram ganja, serta 2.018 butir ekstasi, dan meringkus 180 tersangka.

Wujud Kepedulian Sesama, PT SIER Gelar Aksi Donor Darah di Hari Pahlawan

SIER berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.