Minggu, 01 Feb 2026 22:42 WIB

Gubernur Khofifah Jenguk hingga Ikut Tahlilan Korban Kecelakaan Bus di Tol Sumo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 17 Mei 2022 18:47 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menjenguk korban kecelakaan bus pariwisata di Tol  Surabaya-Mojokerto
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menjenguk korban kecelakaan bus pariwisata di Tol Surabaya-Mojokerto

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjenguk lima orang korban yang mengalami kecelakaan bus pariwisata bernopol S 7322 UW di Rumah Sakit Citra Medika, Sidoarjo, Selasa (17/5/2022).

Gubernur Khofifah didampingi Dirut RS Citra Medika dr Wachidah Rachmania, Dirut Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono, dan Direktur RSUD Dr Soetomo Joni Wahyuadi melihat kondisi korban yang tengah mendapatkan perawatan.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Di samping menyatakan rasa duka cita dan prihatin yang mendalam, dirinya memberikan penguatan dan dukungan moril kepada keluarga korban yang sedang menunggu di RS tersebut.

"Panjenengan bagaimana kondisinya? Sudah membaik, ya pak?" tanya Gubernur Khofifah kepada salah satu korban, Bayu Ardianto (31).

"Tim dokter akan menangani dengan baik, semoga njenengan bersama istri lekas sembuh dan kembali sehat," imbuhnya.

Bersyukur para pasien sudah mendapat tindakan medis secara maksimal, meskipun sebagian ada yang masih dalam proses observasi.

"Tentu doa kita bagi yang dirawat bisa mendapat kekuatan secara psikologis melalui layanan kesehatan yang terbaik sehingga lekas sembuh," ungkapnya.

Sementara untuk korban meninggal, Gubernur Khofifah mengatakan, berdasarkan informasi yang di terima dari Dirut Jasa Raharja, Rivan yang juga ikut nendampingi kunjungan di rumah sakit, terkonfirmasi total 14 orang meninggal dan sudah diserahkan santunan kematian dari Jasa Raharja pagi ini.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Kami menyampaikan rasa duka cita mendalam. Semoga seluruh ibadahnya diterima Allah dan khilafnya diampuni Allah," ungkapnya kepada awak media.

Terkait insiden kecelakaan, Gubernur Khofifah menyampaikan tim traffic accident Polda Jatim masih melakukan proses investigasi. "Kita menunggu hasil tuntas dari Polda Jatim yang sedang melaksanakan tugas," tuturnya.

Menurut Gubernur Khofifah, keselamatan armada selama mudik dan balik koordinasi antara Pemprov Jatim melalui dishub, Dinkes dengan jajaran Polda dan jajaran Kodam serta jajaran instansi vertikal bekerja sangat detail. Namun, lanjutnya, musibah datang pascamudik.

"Ini menjadi perhatian penting untuk kehati-hatian bagi kita semua baik armada dan awak armada tetap harus dalam kondisi prima ketika mengendarai kendaraan baik untuk keluarga maupun publik," tandasnya.

Baca Juga: Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah dipastikan akan mengikuti tahlil bersama untuk mengirim doa bagi korban yang meninggal. Ia berharap, kehadirannya dapat memberikan tambahan kekuatan secara psikologis, serta keikhlasan dan kesabaran bagi keluarga yang ditinggalkan.

"InsyaAllah nanti malam saya akan menghadiri tahlil dan berdoa bersama bagi yang meninggal di Benowo, Surabaya," pungkasnya.

Adapun sebelumnya, bus pariwisata ini terkonfirmasi mengangkut 32 orang penumpang. Mereka melakukan perjalanan dari Yogyakarta menuju Surabaya. Namun, kejadian nahas terjadi setelah bus menabrak Variable Message Sign (VMS) atau papan himbauan di Tol Mojokerto-Surabaya KM 712 pada Senin, (16/5) pukul 06.00 pagi. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Selain pembangunan baru, pemkot juga melakukan normalisasi saluran dengan pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat serta tenaga satuan tugas (Satgas).

Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

Konflik tersebut tidak hanya terjadi di kawasan pedesaan, tetapi juga merambah wilayah perkotaan dan berpotensi memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.

Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar

Pada 2026, DSDABM melakukan intervensi terhadap 12 dari total 30 sistem drainase yang ada di Surabaya.