Rabu, 04 Feb 2026 04:24 WIB

Secara Teknis Server LPSE Surabaya Tidak Ada Kendala, Tapi Website Tetap Eror

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Mei 2022 18:00 WIB
Cek koneksi server lpse
Cek koneksi server lpse

selalu.id - Website Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuat gaduh di kalangan rekanan yang hendak mengajukan penawaran proyek. Pasalnya laman untuk kolom upload file tidak dapat diakses.

Secara teknis, seharusnya tidak ada kendala pada website yang beralamat lpse.surabaya.go.id tersebut. selalu.id mencoba melakukan tes untuk mengetahui koneksi antara server dengan gadget, dan hasilnya menunjukkan sinyal yang stabil. Jika koneksi server tidak stabil akan muncul keterangan request time out.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

Percobaan yang dilakukan selalu.id ini tidak hanya sekali, namun beberapa kali dan tetap menunjukkan sinyal yang stabil. Namun anehnya laman untuk member yang berfungsi untuk mengajukan penawaran proyek serta upload file persyaratan tetap tidak bisa terbuka.

Diketahui laman website LPSE tersebut dibagi dalam dua kategori. Kategori pertama adalah pengunjung umum yang bisa mengakses website secara terbatas tanpa harus regristasi. Halaman untuk pengunjung umum ini berjalan tanpa kendala bahkan merespon cepat jika diakses.

Kedua adalah halaman untuk member yang dapat akses penuh termasuk memasukkan penawaran proyek. Di dalam halaman ini terdapat menu untuk meng-upload file sebagai syarat keikutsertaan dalam penawaran proyek. Halaman inilah yang sejak kemarin eror dan tidak bisa terbuka.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

Hal ini cukup unik, mengingat kedua halaman atau area tersebut tergabung dalam satu alamat website.

Secara teknis ada beberapa kemungkinan susahnya mengakses halaman untuk member tersebut, pertama adalah jumlah pengunjung yang masuk secara bersamaan yang membuat kanal overload dan kedua adalah upload file yang terlalu besar yang membutuhkan waktu lama, karena biasanya untuk member terdapat session validation.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Hingga berita ini diturunkan website tersebut masih belum bisa dibuka. Padahal malam ini waktu terakhir bagi rekanan untuk melengkapi persyaratan secara online pada beberapa lelang yang digelar oleh Pemkot Surabaya. Jika tak dapat melengkapi, secara otomatis dinyatakan gugur.

Gugurnya rekanan karena terkendala teknis website sudah tentu menciderai rasa keadilan untuk berkompetisi secara terbuka dalam pelaksanaan proyek pembangunan di Surabaya.

Erornya website LPSE ini kontraproduktif dengan pernyataan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi yang berkeinginan memajukan Surabaya dengan teknologi modern. Bahkan seluruh karyawan Pemkot Surabaya dituntut untuk melek teknologi sebagai percepatan pelayanan. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.