Dinas Kesehatan Tegaskan Belum Ditemukan Kasus Hepatitis Misterius di Jatim
- Penulis : Ade Resty
- | Sabtu, 07 Mei 2022 12:43 WIB
selalu.id - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa belum ada kasus Hepatitis misterius atau akut yang ditemukan di wilayah Jawa Timur.
Namun, berdasarkan Informasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) dari minggu pertama Januari ke 17 tersebut. Tercatat sebanyak 114 kasus Sindrom Jaundice atau penyakit kuning.
Kepala Dinkes Jatim, Erwin Astha Triyono, menegaskan bahwa 114 kasus tersebut belum dinyatakan Hepatitis Akut. Sebab penyakit kuning belum tentu diartikan sebagai Hapatitis Akut.
"Salah satu gejala Hepatitis Akut adalah terkena penyakit kuning. Tapi terkena penyakit kuning belum tentu diartikan sebagai Hepatitis Akut," kata Erwin, saat Konferensi Pers Dinkes Jatim melalui zoom meeting, Jumat (6/5/2022).
Erwin menyampaikan, pihaknya masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Ia menyebut melalui SKDR bisa mendapatkan informasi dugaan penyakit kuning tersebut.
Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri
"SKDR pada prinsipnya itu aplikasi yang menerima informasi dari layanan kesehatan bila ada kecurigaan penyakit kuning," ujarnya.
Lebih lanjut Erwin menjelaskan, dari data SKDR tersebut Dinkes Jatim akaj memverifikasi terlebih dahulu, jika benar akan dirujuk ke rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari tahu penyebab pasti penyakit kuning yang diderita.
"Apakah ini terkait hepatitis akut yang belum ketemu penyebab atau sudah ketemu penyebanya," katanya.
Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Maka dari itu, Erwin menambahkan, untuk mengantisipasi terkena Hepatitis Akut masyarakat harus menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sebab, belum ada informasi pasti terkait penyebab penyakit ini.
"Jika, orang tua memiliki anak dengan gejala penyakit kuning agar segera memeriksakan ke rumah sakit. Sehingga, bisa dilakukan percepatan penanganan agar segera diatasi," tandasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi