Senin, 07 Sep 2026 01:39 WIB

Dinas Kesehatan Tegaskan Belum Ditemukan Kasus Hepatitis Misterius di Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 07 Mei 2022 12:43 WIB
Kepala Dinkes Jatim, Erwin Astha Triyono saat konferensi pers zoom meeting.
Kepala Dinkes Jatim, Erwin Astha Triyono saat konferensi pers zoom meeting.

selalu.id - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa belum ada kasus Hepatitis misterius atau akut yang ditemukan di wilayah Jawa Timur.

Namun, berdasarkan Informasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) dari minggu pertama Januari ke 17 tersebut. Tercatat sebanyak 114 kasus Sindrom Jaundice atau penyakit kuning.

Baca Juga: Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

Kepala Dinkes Jatim, Erwin Astha Triyono, menegaskan bahwa 114 kasus tersebut belum dinyatakan Hepatitis Akut. Sebab penyakit kuning belum tentu diartikan sebagai Hapatitis Akut.

"Salah satu gejala Hepatitis Akut adalah terkena penyakit kuning. Tapi terkena penyakit kuning belum tentu diartikan sebagai Hepatitis Akut," kata Erwin, saat Konferensi Pers Dinkes Jatim melalui zoom meeting, Jumat (6/5/2022).

Erwin menyampaikan, pihaknya masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Ia menyebut melalui SKDR bisa mendapatkan informasi dugaan penyakit kuning tersebut.

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

"SKDR pada prinsipnya itu aplikasi yang menerima informasi dari layanan kesehatan bila ada kecurigaan penyakit kuning," ujarnya.

Lebih lanjut Erwin menjelaskan, dari data SKDR tersebut Dinkes Jatim akaj memverifikasi terlebih dahulu, jika benar akan dirujuk ke rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari tahu penyebab pasti penyakit kuning yang diderita.

"Apakah ini terkait hepatitis akut yang belum ketemu penyebab atau sudah ketemu penyebanya," katanya.

Baca Juga: 12 Warga Jatim jadi Korban Penipuan Kerja ke Hong Kong, Kerugian Ratusan Juta

Maka dari itu, Erwin menambahkan, untuk mengantisipasi terkena Hepatitis Akut masyarakat harus menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sebab, belum ada informasi pasti terkait penyebab penyakit ini.

"Jika, orang tua memiliki anak dengan gejala penyakit kuning agar segera memeriksakan ke rumah sakit. Sehingga, bisa dilakukan percepatan penanganan agar segera diatasi," tandasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.