Rabu, 22 Jul 2026 16:31 WIB

Kantor Demokrat Jatim Didemo Menolak Emil Dardak Jadi Ketua DPD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 22 Apr 2022 19:21 WIB
Aksi demonstrasi di depan kantor DPD Demokrat Jatim
Aksi demonstrasi di depan kantor DPD Demokrat Jatim

selalu.id - Puluhan massa yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Demokrasi melakukan aksi depan kantor DPD Partai Demokrat Jawa Timur Jalan Kertajaya, Surabaya, Jumat (22/4/2022). Mereka menolak keputusan pemilihan Emil Elistianto Dardak sebagai Ketua DPD Demokrat Jatim.

Koordinator aksi Demokrat, Taufik, mengatakan, pihaknya kecewa akibat tidak terpilihnya Bayu. Mengingat Bayu merupakan kandidat yang memiliki banyak suara untuk menjadi ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Kami melihat di DPD Jatim tidak relevan menjadi contoh karena kita tahu mekanisme pemilihan (Ketua Demokrat Jatim) itu tidak sesuai," kata Taufik di lokasi aksi.

Demonstran yang menamakan diri sebagai Gerakan Rakyat untuk Demokrasi Jatim ini menyebut bahwa sebagai sebuah partai, sudah seharusnya Partai Demokrat menjadi contoh dari proses demokrasi ini.

"Kami simpatisan yang melihat maju dan laju berkembangnya partai demokrat dnegan tujuan baik. Tapi dalam proses ini tidak pantas menjadi pendidikan politik pada masyarakat," tegas dia.

Taufik menyebut bahwa apa yang dipertontonkan Partai Demokrat saat ini merupakan bukti bahwa ada sikap otoriter. Sehingga Partai Demokrat tak pantas disebut wakil rakyat.

"DPP (Dewan Perwakilan Pusat) Partai Demokrat kami anggap tidak pantas memberi contoh pada kami di Jatim untuk mengajarkan demokrasi tapi ini demokrasi rekayasa seperti akrobat sirkus di tengah kebun binatang," jelasnya.

Lebih lanjut Taufik menjelaskan bahwa dari 25 DPC hampir 600 anggota yang kecewa atas keputusan tersebut. Ia menyebut bahwa itu di Jawa Timur penentu presiden.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Kalau Jatim pretel jangan harap mok bayar berapa gak kira sempat. AHY jadi presiden
Sudah enggak mungkin. Saya tanya ke batin saya tidak mungkin,"jelasnya.

Untuk itu, Gerakan Rakyat untuk Demokrasi menyatakan beberapa sikap. Berikut sikap yang akan diambil:

1. Menolak hasil keputusan pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, karena tidak mencerminkan sikap -sikap demokratis dalam pelaksanaannya

2. Menuntut kepada DPP Partai demokrat untuk mengusut semua praktek-praktek yang kolusif didalam pelaksanaan pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

3. Memberikan sanksi yang tegas kepada seluruh panita pelaksanaan Musyawarah Daerah Partai Demokrat Jawa Timur yang telah menyelewengkan tujuan pelaksanaan Musda tersebut kepada tujuan-tujuan pribadi dan mengabaikan tuan besar yaitu tujuan Partai Demokrat

4. Menuntut tetap tegaknya Demokrasi didalam tubuh besar Partai Demokrat tanpa kolusif dan rekayasa, serta berkeadilan.

5. Menolak praktek pelaksanaan sistem demokrasi terpimpin yang otoriter yang mencerminkan rezim layaknya orde baru di era reformasi.

Sebelumnya, dalam Musda Demokrat Jatim yang digelar 20 Januari lalu, Bayu Airlangga mendapat dukungan 25 DPC. Sementara, Emil Elestianto Dardak meraih 13 dukungan DPC. Namun, DPP justru memutuskan Emil Dardak sebagai Ketua Demokrat Jatim. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.