Kamis, 04 Jun 2026 20:52 WIB

Kantor Demokrat Jatim Didemo Menolak Emil Dardak Jadi Ketua DPD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 22 Apr 2022 19:21 WIB
Aksi demonstrasi di depan kantor DPD Demokrat Jatim
Aksi demonstrasi di depan kantor DPD Demokrat Jatim

selalu.id - Puluhan massa yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Demokrasi melakukan aksi depan kantor DPD Partai Demokrat Jawa Timur Jalan Kertajaya, Surabaya, Jumat (22/4/2022). Mereka menolak keputusan pemilihan Emil Elistianto Dardak sebagai Ketua DPD Demokrat Jatim.

Koordinator aksi Demokrat, Taufik, mengatakan, pihaknya kecewa akibat tidak terpilihnya Bayu. Mengingat Bayu merupakan kandidat yang memiliki banyak suara untuk menjadi ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Kami melihat di DPD Jatim tidak relevan menjadi contoh karena kita tahu mekanisme pemilihan (Ketua Demokrat Jatim) itu tidak sesuai," kata Taufik di lokasi aksi.

Demonstran yang menamakan diri sebagai Gerakan Rakyat untuk Demokrasi Jatim ini menyebut bahwa sebagai sebuah partai, sudah seharusnya Partai Demokrat menjadi contoh dari proses demokrasi ini.

"Kami simpatisan yang melihat maju dan laju berkembangnya partai demokrat dnegan tujuan baik. Tapi dalam proses ini tidak pantas menjadi pendidikan politik pada masyarakat," tegas dia.

Taufik menyebut bahwa apa yang dipertontonkan Partai Demokrat saat ini merupakan bukti bahwa ada sikap otoriter. Sehingga Partai Demokrat tak pantas disebut wakil rakyat.

"DPP (Dewan Perwakilan Pusat) Partai Demokrat kami anggap tidak pantas memberi contoh pada kami di Jatim untuk mengajarkan demokrasi tapi ini demokrasi rekayasa seperti akrobat sirkus di tengah kebun binatang," jelasnya.

Lebih lanjut Taufik menjelaskan bahwa dari 25 DPC hampir 600 anggota yang kecewa atas keputusan tersebut. Ia menyebut bahwa itu di Jawa Timur penentu presiden.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Kalau Jatim pretel jangan harap mok bayar berapa gak kira sempat. AHY jadi presiden
Sudah enggak mungkin. Saya tanya ke batin saya tidak mungkin,"jelasnya.

Untuk itu, Gerakan Rakyat untuk Demokrasi menyatakan beberapa sikap. Berikut sikap yang akan diambil:

1. Menolak hasil keputusan pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, karena tidak mencerminkan sikap -sikap demokratis dalam pelaksanaannya

2. Menuntut kepada DPP Partai demokrat untuk mengusut semua praktek-praktek yang kolusif didalam pelaksanaan pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

3. Memberikan sanksi yang tegas kepada seluruh panita pelaksanaan Musyawarah Daerah Partai Demokrat Jawa Timur yang telah menyelewengkan tujuan pelaksanaan Musda tersebut kepada tujuan-tujuan pribadi dan mengabaikan tuan besar yaitu tujuan Partai Demokrat

4. Menuntut tetap tegaknya Demokrasi didalam tubuh besar Partai Demokrat tanpa kolusif dan rekayasa, serta berkeadilan.

5. Menolak praktek pelaksanaan sistem demokrasi terpimpin yang otoriter yang mencerminkan rezim layaknya orde baru di era reformasi.

Sebelumnya, dalam Musda Demokrat Jatim yang digelar 20 Januari lalu, Bayu Airlangga mendapat dukungan 25 DPC. Sementara, Emil Elestianto Dardak meraih 13 dukungan DPC. Namun, DPP justru memutuskan Emil Dardak sebagai Ketua Demokrat Jatim. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.