Senin, 02 Feb 2026 00:54 WIB

Jasa Marga Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Padatnya Arus Mudik 2022

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 20 Apr 2022 13:26 WIB
General Manager  RO 3 JTTRD Surabaya-Gempol, Hendrik Taufik saat menerangkan rekayasa lalu lintas, konfresensi pers
General Manager RO 3 JTTRD Surabaya-Gempol, Hendrik Taufik saat menerangkan rekayasa lalu lintas, konfresensi pers

selalu.id - PT Jasa Marga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas atas diskresi kepolisian untuk antisipasi kepadatan kendaraan, yakni dengan menempatkan petugas di titik-titik lokasi tol.

General Manager Representative Office 3 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (RO 3 JTTRD)Surabaya-Gempol, Hendrik Taufik, menyampaikan, rekayasa lalu lintas itu, saat terjadi kepadatan pada gerbang-gerbang tol utama di Jalan Tol Surabaya-Gempol seperti di Gerbang Tol (GT) Kejapanan Utama.

Baca Juga: Lima Kebakaran di Surabaya Saat Lebaran, Listrik dan LPG Jadi Pemicu

"Waru Utama dan Sidoarjo 2 dengan mengimbau pengguna jalan untuk keluar sebelum gerbang-gerbang utama tersebut,"kata Hendrik, Rabu (20/4/2022).

Hendrik menyampaikan, rekayasa lalulintas tersebut dilakukan dengan menghitung tingginya volume kendaraan serta kapasitas jalur dan gerbang tolnya.

"Kita hitung kapasitas di gerbang tol ya pemberhentian kendaraan itu 10 persen. Kita batasi 30 menit untuk rest area.
Masalahnya, kalau kendaraan berhenti di salah satu lajur satu jam bisa 2500 ribu kendaraan padat, kalau 3 dan 4 jam bisa 5000 ribu kendaraan,"ujarnya.

Selain itu, dari angka mudik dari tahun 2019 hingga 2022 ini bakal naik dan bisa melampaui angka kenaikan pada saat pandemi lalu. Hendrik menyebut tercatat di tahun 2019 sebanyak 2,5 juta pemudik, 2020 sebanyak 800 ribu hal itu karena peraturan PSBB pemerintah.

Baca Juga: Ini Aturan Pemkot Surabaya Soal Tempat Wisata Selama Libur Lebaran

"Untuk tahun 2021 lalu itu sebanyak 1,4 juta. Nah tahun ini bisa naiknya bisa melampaui angka pandemi,"jelasnya.

Lebih lanjut Hendrik menjelaskan, untuk segi pelayanan rambu lalu lintas, Jasa Marga berikan memberikan petunjuk yang cukup membantu pengguna jalan.

"Apabila terjadi kecelakaan, kami sudah mempersiapkan armada yang mulai dari kendaraan ambulans, rescue, petugas jalan tol, petugas kepolisian PJR sudah kami siapkan,"tuturnya.

Baca Juga: Hari Ke-5 Jelang Lebaran, 30 Ribu Penumpang Padati Daop 8 Surabaya

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru, menambahkan, Jasa Marga telah menyediakan call center yakni 14080 untuk para pemudik yang memerlukan atau memiliki kendala di jalanan tol.

"Bisa langsung kontak center itu, itu call number untuk seluruh jalan tol. Jadi tidak hanya call di jasa marga ya. Kita bisa menghubungkan, jika pengguna jalan bingung kontak kesitu, kami bisa hubungkan jalan tol ruas lainnya,"jelasnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.