Kamis, 04 Jun 2026 15:16 WIB

Jasa Marga Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Padatnya Arus Mudik 2022

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 20 Apr 2022 13:26 WIB
General Manager  RO 3 JTTRD Surabaya-Gempol, Hendrik Taufik saat menerangkan rekayasa lalu lintas, konfresensi pers
General Manager RO 3 JTTRD Surabaya-Gempol, Hendrik Taufik saat menerangkan rekayasa lalu lintas, konfresensi pers

selalu.id - PT Jasa Marga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas atas diskresi kepolisian untuk antisipasi kepadatan kendaraan, yakni dengan menempatkan petugas di titik-titik lokasi tol.

General Manager Representative Office 3 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (RO 3 JTTRD)Surabaya-Gempol, Hendrik Taufik, menyampaikan, rekayasa lalu lintas itu, saat terjadi kepadatan pada gerbang-gerbang tol utama di Jalan Tol Surabaya-Gempol seperti di Gerbang Tol (GT) Kejapanan Utama.

Baca Juga: Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Paspro, Dua Staf Pendamping Tewas

"Waru Utama dan Sidoarjo 2 dengan mengimbau pengguna jalan untuk keluar sebelum gerbang-gerbang utama tersebut,"kata Hendrik, Rabu (20/4/2022).

Hendrik menyampaikan, rekayasa lalulintas tersebut dilakukan dengan menghitung tingginya volume kendaraan serta kapasitas jalur dan gerbang tolnya.

"Kita hitung kapasitas di gerbang tol ya pemberhentian kendaraan itu 10 persen. Kita batasi 30 menit untuk rest area.
Masalahnya, kalau kendaraan berhenti di salah satu lajur satu jam bisa 2500 ribu kendaraan padat, kalau 3 dan 4 jam bisa 5000 ribu kendaraan,"ujarnya.

Selain itu, dari angka mudik dari tahun 2019 hingga 2022 ini bakal naik dan bisa melampaui angka kenaikan pada saat pandemi lalu. Hendrik menyebut tercatat di tahun 2019 sebanyak 2,5 juta pemudik, 2020 sebanyak 800 ribu hal itu karena peraturan PSBB pemerintah.

Baca Juga: Kapolri Sebut Jumlah Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen

"Untuk tahun 2021 lalu itu sebanyak 1,4 juta. Nah tahun ini bisa naiknya bisa melampaui angka pandemi,"jelasnya.

Lebih lanjut Hendrik menjelaskan, untuk segi pelayanan rambu lalu lintas, Jasa Marga berikan memberikan petunjuk yang cukup membantu pengguna jalan.

"Apabila terjadi kecelakaan, kami sudah mempersiapkan armada yang mulai dari kendaraan ambulans, rescue, petugas jalan tol, petugas kepolisian PJR sudah kami siapkan,"tuturnya.

Baca Juga: Arus Balik Naik 18 Persen, Kapolda Jatim Tegaskan Personel Tetap Siaga

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru, menambahkan, Jasa Marga telah menyediakan call center yakni 14080 untuk para pemudik yang memerlukan atau memiliki kendala di jalanan tol.

"Bisa langsung kontak center itu, itu call number untuk seluruh jalan tol. Jadi tidak hanya call di jasa marga ya. Kita bisa menghubungkan, jika pengguna jalan bingung kontak kesitu, kami bisa hubungkan jalan tol ruas lainnya,"jelasnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.