Rabu, 07 Okt 2026 11:40 WIB

Jasa Marga Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Padatnya Arus Mudik 2022

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 20 Apr 2022 13:26 WIB
General Manager  RO 3 JTTRD Surabaya-Gempol, Hendrik Taufik saat menerangkan rekayasa lalu lintas, konfresensi pers
General Manager RO 3 JTTRD Surabaya-Gempol, Hendrik Taufik saat menerangkan rekayasa lalu lintas, konfresensi pers

selalu.id - PT Jasa Marga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas atas diskresi kepolisian untuk antisipasi kepadatan kendaraan, yakni dengan menempatkan petugas di titik-titik lokasi tol.

General Manager Representative Office 3 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (RO 3 JTTRD)Surabaya-Gempol, Hendrik Taufik, menyampaikan, rekayasa lalu lintas itu, saat terjadi kepadatan pada gerbang-gerbang tol utama di Jalan Tol Surabaya-Gempol seperti di Gerbang Tol (GT) Kejapanan Utama.

Baca Juga: Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Paspro, Dua Staf Pendamping Tewas

"Waru Utama dan Sidoarjo 2 dengan mengimbau pengguna jalan untuk keluar sebelum gerbang-gerbang utama tersebut,"kata Hendrik, Rabu (20/4/2022).

Hendrik menyampaikan, rekayasa lalulintas tersebut dilakukan dengan menghitung tingginya volume kendaraan serta kapasitas jalur dan gerbang tolnya.

"Kita hitung kapasitas di gerbang tol ya pemberhentian kendaraan itu 10 persen. Kita batasi 30 menit untuk rest area.
Masalahnya, kalau kendaraan berhenti di salah satu lajur satu jam bisa 2500 ribu kendaraan padat, kalau 3 dan 4 jam bisa 5000 ribu kendaraan,"ujarnya.

Selain itu, dari angka mudik dari tahun 2019 hingga 2022 ini bakal naik dan bisa melampaui angka kenaikan pada saat pandemi lalu. Hendrik menyebut tercatat di tahun 2019 sebanyak 2,5 juta pemudik, 2020 sebanyak 800 ribu hal itu karena peraturan PSBB pemerintah.

Baca Juga: Kapolri Sebut Jumlah Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen

"Untuk tahun 2021 lalu itu sebanyak 1,4 juta. Nah tahun ini bisa naiknya bisa melampaui angka pandemi,"jelasnya.

Lebih lanjut Hendrik menjelaskan, untuk segi pelayanan rambu lalu lintas, Jasa Marga berikan memberikan petunjuk yang cukup membantu pengguna jalan.

"Apabila terjadi kecelakaan, kami sudah mempersiapkan armada yang mulai dari kendaraan ambulans, rescue, petugas jalan tol, petugas kepolisian PJR sudah kami siapkan,"tuturnya.

Baca Juga: Arus Balik Naik 18 Persen, Kapolda Jatim Tegaskan Personel Tetap Siaga

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru, menambahkan, Jasa Marga telah menyediakan call center yakni 14080 untuk para pemudik yang memerlukan atau memiliki kendala di jalanan tol.

"Bisa langsung kontak center itu, itu call number untuk seluruh jalan tol. Jadi tidak hanya call di jasa marga ya. Kita bisa menghubungkan, jika pengguna jalan bingung kontak kesitu, kami bisa hubungkan jalan tol ruas lainnya,"jelasnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Usai Ledakan di Pakuwon City, Permintaan Maaf Tempong Sri Dewi Lewat Media Sosial

Lewat unggahan resmi, pengelola menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terdampak.

Satu Orang Tewas dalam Kecelakaan Rombongan Madura di Tol Jomo KM 677

Mobil tersebut diketahui dalam perjalanan dari Jakarta menuju Madura.

Top 5 Berita: Pengurus Pondok Cabul hingga Demo Depan Polda Jatim

Kelima berita yang banyak didominasi pemberitaan soal ledakan di Pakuwon City, Surabaya.

Saiful Sahri Jabat Kakanwil Kemenkum Jatim, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Momen ini menjadi penanda dimulainya era kepemimpinan Saiful Sahri di Kanwil Kemenkum Jawa Timur untuk memperkuat pelayanan dan pelaksanaan tugas kementerian.

BNN Akan Berubah Nama, Ini Bocorannya

Presiden Prabowo mengapresiasi keberhasilan lembaga tersebut yang sejauh ini dinilai konsisten memberantas puluhan jaringan hingga "kampung" narkoba.

Stok BBM Jelang Akhir Tahun 2026 Bikin Cemas

Terkait fenomena antrean kendaraan di sejumlah SPBU di daerah beberapa waktu terakhir, Laode menepis anggapan adanya kelangkaan pasokan.