Senin, 02 Feb 2026 00:03 WIB

Ini Aturan Pemkot Surabaya Soal Tempat Wisata Selama Libur Lebaran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 02 Apr 2025 11:49 WIB
Salah satu wahana berinteraksi dengan Gajah di Kebun Binatang Surabaya
Salah satu wahana berinteraksi dengan Gajah di Kebun Binatang Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan yang menghabiskan liburan di Kota Pahlawan.

Sejumlah destinasi wisata favorit seperti Kebun Binatang Surabaya (KBS), Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, dan Adventureland Romokalisari menjadi perhatian utama dalam pengelolaan lonjakan pengunjung.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menginstruksikan para pengelola tempat wisata, khususnya Direktur Utama KBS, untuk menerapkan sistem buka tutup jika kapasitas pengunjung sudah mencapai batas maksimal. Kebijakan ini diambil demi mencegah kepadatan berlebih dan memastikan wisatawan tetap nyaman.

“Kami ingin memastikan wisata di Surabaya tetap aman dan nyaman. Terutama di KBS, jika sudah penuh, saya minta pengunjung yang baru datang untuk menunggu hingga ada yang keluar. Jangan sampai tempat terlalu padat hingga pengunjung tidak bisa menikmati wahana atau melihat satwa dengan baik,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi, Rabu (2/4/2025).

Selain KBS, Pemkot Surabaya juga memperketat pengawasan di sejumlah destinasi wisata lainnya, seperti Romokalisari, Kota Lama Surabaya, dan Jalan Tunjungan. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan guna memastikan pengunjung merasa aman dan nyaman selama berwisata.

“Kami terus memantau dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar wisatawan, baik warga Surabaya maupun luar kota, bisa menikmati liburan tanpa kendala keamanan dan ketertiban,” tambahnya.

Wali Kota Eri Cahyadi memperkirakan jumlah pengunjung tempat wisata di Surabaya, khususnya KBS, akan mencapai puluhan ribu orang selama libur Lebaran. Oleh karena itu, langkah antisipatif seperti pembatasan dan pengaturan arus pengunjung sudah disiapkan.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

“Libur panjang ini tentu berdampak pada jumlah wisatawan yang meningkat signifikan. Oleh karena itu, kami mengambil langkah-langkah pencegahan agar tidak terjadi kepadatan berlebih,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Tundjung Iswandaru, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keamanan tempat parkir selama libur Lebaran.

Untuk area KBS, telah disiapkan beberapa titik parkir, termasuk di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) serta parkir tambahan di sekitar TIJ jika dibutuhkan.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

“Kami juga bekerja sama dengan Surabaya Town Square (Sutos) sebagai lokasi parkir tambahan. Dari Sutos, pengunjung bisa menggunakan shuttle bus yang beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga KBS tutup,” ujar Tundjung.

Lonjakan pengunjung diperkirakan akan terjadi antara 1 hingga 13 April 2025. Oleh karena itu, koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Perangkat Daerah (PD), Kogartap, dan kepolisian, terus dilakukan untuk memastikan kelancaran selama masa libur.

“Kami ingin masyarakat bisa menikmati liburannya dengan nyaman dan aman. Semua upaya ini dilakukan demi kelancaran dan keselamatan bersama,” tutupnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

Konflik tersebut tidak hanya terjadi di kawasan pedesaan, tetapi juga merambah wilayah perkotaan dan berpotensi memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.