Jumat, 05 Jun 2026 09:17 WIB

Ini Aturan Pemkot Surabaya Soal Tempat Wisata Selama Libur Lebaran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 02 Apr 2025 11:49 WIB
Salah satu wahana berinteraksi dengan Gajah di Kebun Binatang Surabaya
Salah satu wahana berinteraksi dengan Gajah di Kebun Binatang Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan yang menghabiskan liburan di Kota Pahlawan.

Sejumlah destinasi wisata favorit seperti Kebun Binatang Surabaya (KBS), Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, dan Adventureland Romokalisari menjadi perhatian utama dalam pengelolaan lonjakan pengunjung.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menginstruksikan para pengelola tempat wisata, khususnya Direktur Utama KBS, untuk menerapkan sistem buka tutup jika kapasitas pengunjung sudah mencapai batas maksimal. Kebijakan ini diambil demi mencegah kepadatan berlebih dan memastikan wisatawan tetap nyaman.

“Kami ingin memastikan wisata di Surabaya tetap aman dan nyaman. Terutama di KBS, jika sudah penuh, saya minta pengunjung yang baru datang untuk menunggu hingga ada yang keluar. Jangan sampai tempat terlalu padat hingga pengunjung tidak bisa menikmati wahana atau melihat satwa dengan baik,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi, Rabu (2/4/2025).

Selain KBS, Pemkot Surabaya juga memperketat pengawasan di sejumlah destinasi wisata lainnya, seperti Romokalisari, Kota Lama Surabaya, dan Jalan Tunjungan. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan guna memastikan pengunjung merasa aman dan nyaman selama berwisata.

“Kami terus memantau dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar wisatawan, baik warga Surabaya maupun luar kota, bisa menikmati liburan tanpa kendala keamanan dan ketertiban,” tambahnya.

Wali Kota Eri Cahyadi memperkirakan jumlah pengunjung tempat wisata di Surabaya, khususnya KBS, akan mencapai puluhan ribu orang selama libur Lebaran. Oleh karena itu, langkah antisipatif seperti pembatasan dan pengaturan arus pengunjung sudah disiapkan.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

“Libur panjang ini tentu berdampak pada jumlah wisatawan yang meningkat signifikan. Oleh karena itu, kami mengambil langkah-langkah pencegahan agar tidak terjadi kepadatan berlebih,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Tundjung Iswandaru, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keamanan tempat parkir selama libur Lebaran.

Untuk area KBS, telah disiapkan beberapa titik parkir, termasuk di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) serta parkir tambahan di sekitar TIJ jika dibutuhkan.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

“Kami juga bekerja sama dengan Surabaya Town Square (Sutos) sebagai lokasi parkir tambahan. Dari Sutos, pengunjung bisa menggunakan shuttle bus yang beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga KBS tutup,” ujar Tundjung.

Lonjakan pengunjung diperkirakan akan terjadi antara 1 hingga 13 April 2025. Oleh karena itu, koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Perangkat Daerah (PD), Kogartap, dan kepolisian, terus dilakukan untuk memastikan kelancaran selama masa libur.

“Kami ingin masyarakat bisa menikmati liburannya dengan nyaman dan aman. Semua upaya ini dilakukan demi kelancaran dan keselamatan bersama,” tutupnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.