Selasa, 03 Feb 2026 01:09 WIB

Bawa 4 Tuntutan, HMI Surabaya Bakal Gelar Demonstrasi Besok

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 17 Apr 2022 15:09 WIB
Foto: Dok aksi mahasiswa surabaya di DPRD Jatim (14/4/2022) lalu.
Foto: Dok aksi mahasiswa surabaya di DPRD Jatim (14/4/2022) lalu.

selalu.id - Setelah dua gelombang aksi, Mahasiswa Surabaya berencana menggelar aksi demonstrasi kembali pada Senin (18/4/2022) besok. Aksi ini akan digelar oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Saat dikonfirmasi selalu.id, ketua HMI Surabaya, Rahmat, membenarkan bahwa mereka akan menggelar aksi demonstrasi tersebut di depan Gedung DPRD Jatim, pada Senin (18/4/2022) mendatang.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Iya HMI Surabaya, Senin mau melakukan demo di DPRD Jatim. Kemarin kita sudah lakukan kajian akademik, dengan berbagai urusan bersama Ketum Umum HMI Indonesia" kata Rahmat.

Rahmat menyampaikan, dalam aksi tersebut, HMI Surabaya berencana mengerahkan sekitar 200 massa.

"HMI dari surabaya berbagai universitas yang ada di Surabaya, nanti tiitik kumpul massa di sekretariat HMI. Setelah itu kami bareng kesana. Jam 12.00 WIB di sekretariat, Kemudian menuju DPRD Jatim sekitar jam 14.00 WIB,"ujarnya.

Lebih lanjut Rahmat menyampaikan, HMI Surabaya bakal membawa 4 tuntutan yakni yang pertama, menuntut Presiden Jokowi untuk menindak tegas para pejabat publik yang mengusulkan rencana masa jabatan tiga periode.

"Karena isu jabatan tiga periode itu membuat kegaduhan di masyarakat,"tegasnya.

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Kedua, Rahmat menyampaikan, HMI Surabaya meminta Pemerintah untuk segera menstabilkan harga bahan pokok dan harga BBM pertalite dan pertamax.

"Ketiga, kami sebenarnya minta pemerintah untuk mencabut kelayakan PPN dari 10 persen ke 11 persen. Kami menolak hal itu,"tuturnya.

Kemudian keempat, lanjut Rahmat, HMI Surabaya meminta untuk evaluasi Ibu Kota Negara (IKN) serta dan dana IKN yang seharusnya dioptimalkan untuk masyarakat. Berdasarkan kajian akademiknya, tidak ada dampak dari pembangunan IKN.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Saat ini kita mengkaji kita belum menemukan kajian-kajian real dari pemerintah terkait ideologi dampak dari pembangunan itu sendiri,"jelasnya.

Rahmat menambahkan bahwa saat ini adalah pasca pandemi. Sehingga masyarakat banyak yang terdampak pada saat itu.

"Kami memohon kepada pemerintah untuk lebih kepada fokus pemulihan kesehatan,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.