Sabtu, 05 Sep 2026 14:53 WIB

Bawa 4 Tuntutan, HMI Surabaya Bakal Gelar Demonstrasi Besok

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 17 Apr 2022 15:09 WIB
Foto: Dok aksi mahasiswa surabaya di DPRD Jatim (14/4/2022) lalu.
Foto: Dok aksi mahasiswa surabaya di DPRD Jatim (14/4/2022) lalu.

selalu.id - Setelah dua gelombang aksi, Mahasiswa Surabaya berencana menggelar aksi demonstrasi kembali pada Senin (18/4/2022) besok. Aksi ini akan digelar oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Saat dikonfirmasi selalu.id, ketua HMI Surabaya, Rahmat, membenarkan bahwa mereka akan menggelar aksi demonstrasi tersebut di depan Gedung DPRD Jatim, pada Senin (18/4/2022) mendatang.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Iya HMI Surabaya, Senin mau melakukan demo di DPRD Jatim. Kemarin kita sudah lakukan kajian akademik, dengan berbagai urusan bersama Ketum Umum HMI Indonesia" kata Rahmat.

Rahmat menyampaikan, dalam aksi tersebut, HMI Surabaya berencana mengerahkan sekitar 200 massa.

"HMI dari surabaya berbagai universitas yang ada di Surabaya, nanti tiitik kumpul massa di sekretariat HMI. Setelah itu kami bareng kesana. Jam 12.00 WIB di sekretariat, Kemudian menuju DPRD Jatim sekitar jam 14.00 WIB,"ujarnya.

Lebih lanjut Rahmat menyampaikan, HMI Surabaya bakal membawa 4 tuntutan yakni yang pertama, menuntut Presiden Jokowi untuk menindak tegas para pejabat publik yang mengusulkan rencana masa jabatan tiga periode.

"Karena isu jabatan tiga periode itu membuat kegaduhan di masyarakat,"tegasnya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Kedua, Rahmat menyampaikan, HMI Surabaya meminta Pemerintah untuk segera menstabilkan harga bahan pokok dan harga BBM pertalite dan pertamax.

"Ketiga, kami sebenarnya minta pemerintah untuk mencabut kelayakan PPN dari 10 persen ke 11 persen. Kami menolak hal itu,"tuturnya.

Kemudian keempat, lanjut Rahmat, HMI Surabaya meminta untuk evaluasi Ibu Kota Negara (IKN) serta dan dana IKN yang seharusnya dioptimalkan untuk masyarakat. Berdasarkan kajian akademiknya, tidak ada dampak dari pembangunan IKN.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Saat ini kita mengkaji kita belum menemukan kajian-kajian real dari pemerintah terkait ideologi dampak dari pembangunan itu sendiri,"jelasnya.

Rahmat menambahkan bahwa saat ini adalah pasca pandemi. Sehingga masyarakat banyak yang terdampak pada saat itu.

"Kami memohon kepada pemerintah untuk lebih kepada fokus pemulihan kesehatan,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di