Minggu, 19 Jul 2026 19:38 WIB

Dua Tempat Ngabuburit Keren di Surabaya Dibuka Sore Ini, Serbu!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 10 Apr 2022 12:53 WIB
Car Free Day di Surabaya. Foto: Istimewa
Car Free Day di Surabaya. Foto: Istimewa

selalu.id - Sore ini, Minggu (10/4/2022) Car Free Day (CFD) di Jalan Darmo dan Tunjungan, Surabaya dibuka sebagai ajang olahraga sekaligus ngabuburit (menunggu waktu berbuka puasa).

CFD sore itu rencananyan digelar setiap hari Minggu selama bulan Ramadan dengan jam operasional 15.00 WIB - 18.00 WIB.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Heby Djuniantoro, mengatakan, kapasitas di Jalan Darmo sebanyak 1500 orang, sedangkan di Jalan Tunjungan untuk 1000 orang. Nantinya ruas Jalan Darmo dan Jalan Tunjungan ditutup selama masa CFD tersebut.

"Jalan Darmo ditutup dari perempatan Jalan dr Soetomo hingga depan Masjid Al-Falah Surabaya. Kemudian Jalan Tunjungan ditutup dari Jalan Praban, hingga Jalan Gubernur Suryo depan Swiss Bell-In Hotel," kata Heby, (9/4/2022).

Kabid Pengawasan, Andhini Kusumawardani, juga menyampaikan, pengunjung hanya bisa masuk di beberapa pintu menuju CFD, bukan masuk dari semua pintu seperti CFD di masa pra pandemi.

"Pengunjung yang akan masuk ke CFD harus melakukan scan barcode Peduli Lindungi. Barcode itu akan kami siapkan di beberapa pintu. Sehingga pengunjung tidak bisa langsung masuk ke dalam area CFD," jelasnya.

Andhini mengatakan, pintu utama CFD Darmo tersebar di beberapa titik, yakni perempatan dr Soetomo, dan pintu selatan di Masjid Al-Falah.

"Untuk pengunjung juga bisa masuk ke area CFD Darmo melewati sirip-sirip jalan di sepanjang Raya Darmo," ujarnya.

Diantaranya adalah Jalan Mojopahit, Jalan Bintoro, samping Permata Bank, samping Pizza Hut, Jalan Kapuas, Jalan Bengawan, dan Jalan Juwono.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

"Sementara pintu utama di Jalan Tunjungan ada di depan Siola, Genteng Besar, dan depan Hotel Majapahit," jelasnya.

Sebanyak 60 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga diberi tempat untuk berjualan. Tercatat total ada 30 UMKM di Jalan Raya Darmo.

Lebih lanjut Andhini menjelaskan, Pemkot Surabaya akan memberikan fasilitas berupa gerobak serta meja dan kursi untuk pengunjung menikmati makanan dan kudapan.

"Sementara ada 40 UMKM di Jalan Tunjungan. Mereka akan diberi tempat di Jalan Tanjung Anom dan Jalan Genteng Besar," ujarnya.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

Pelaku UMKM di Genteng Besar, akan berjualan dengan konsep street food. Artinya, tidak ada meja dan kursi yang disediakan, Pemkot yang akan memberikan fasilitas meja dan kursi untuk pelaku UMKM di Jalan Tanjung Anom.

"Konsep ini selaras dengan keinginan Pak Walikota yang ingin CFD untuk membangun perekonomian Kota Surabaya," pungkasnya.

Wali kota Surabaya, Eri Cahyadi, menambahkan, bahwa CFD akan digelar dengan konsep ekonomi kerakyatan. Artinya, UMKM akan diberi tempat untuk berjualan.

"Kita sampaikan itu (CFD) dibuka untuk UMKM pengunjung bisa masuk tetap Prokes dan masker tanpa umpel-umpelan (berkerumun)," tegasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.