Selasa, 03 Feb 2026 23:24 WIB

Dua Tempat Ngabuburit Keren di Surabaya Dibuka Sore Ini, Serbu!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 10 Apr 2022 12:53 WIB
Car Free Day di Surabaya. Foto: Istimewa
Car Free Day di Surabaya. Foto: Istimewa

selalu.id - Sore ini, Minggu (10/4/2022) Car Free Day (CFD) di Jalan Darmo dan Tunjungan, Surabaya dibuka sebagai ajang olahraga sekaligus ngabuburit (menunggu waktu berbuka puasa).

CFD sore itu rencananyan digelar setiap hari Minggu selama bulan Ramadan dengan jam operasional 15.00 WIB - 18.00 WIB.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Heby Djuniantoro, mengatakan, kapasitas di Jalan Darmo sebanyak 1500 orang, sedangkan di Jalan Tunjungan untuk 1000 orang. Nantinya ruas Jalan Darmo dan Jalan Tunjungan ditutup selama masa CFD tersebut.

"Jalan Darmo ditutup dari perempatan Jalan dr Soetomo hingga depan Masjid Al-Falah Surabaya. Kemudian Jalan Tunjungan ditutup dari Jalan Praban, hingga Jalan Gubernur Suryo depan Swiss Bell-In Hotel," kata Heby, (9/4/2022).

Kabid Pengawasan, Andhini Kusumawardani, juga menyampaikan, pengunjung hanya bisa masuk di beberapa pintu menuju CFD, bukan masuk dari semua pintu seperti CFD di masa pra pandemi.

"Pengunjung yang akan masuk ke CFD harus melakukan scan barcode Peduli Lindungi. Barcode itu akan kami siapkan di beberapa pintu. Sehingga pengunjung tidak bisa langsung masuk ke dalam area CFD," jelasnya.

Andhini mengatakan, pintu utama CFD Darmo tersebar di beberapa titik, yakni perempatan dr Soetomo, dan pintu selatan di Masjid Al-Falah.

"Untuk pengunjung juga bisa masuk ke area CFD Darmo melewati sirip-sirip jalan di sepanjang Raya Darmo," ujarnya.

Diantaranya adalah Jalan Mojopahit, Jalan Bintoro, samping Permata Bank, samping Pizza Hut, Jalan Kapuas, Jalan Bengawan, dan Jalan Juwono.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

"Sementara pintu utama di Jalan Tunjungan ada di depan Siola, Genteng Besar, dan depan Hotel Majapahit," jelasnya.

Sebanyak 60 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga diberi tempat untuk berjualan. Tercatat total ada 30 UMKM di Jalan Raya Darmo.

Lebih lanjut Andhini menjelaskan, Pemkot Surabaya akan memberikan fasilitas berupa gerobak serta meja dan kursi untuk pengunjung menikmati makanan dan kudapan.

"Sementara ada 40 UMKM di Jalan Tunjungan. Mereka akan diberi tempat di Jalan Tanjung Anom dan Jalan Genteng Besar," ujarnya.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Pelaku UMKM di Genteng Besar, akan berjualan dengan konsep street food. Artinya, tidak ada meja dan kursi yang disediakan, Pemkot yang akan memberikan fasilitas meja dan kursi untuk pelaku UMKM di Jalan Tanjung Anom.

"Konsep ini selaras dengan keinginan Pak Walikota yang ingin CFD untuk membangun perekonomian Kota Surabaya," pungkasnya.

Wali kota Surabaya, Eri Cahyadi, menambahkan, bahwa CFD akan digelar dengan konsep ekonomi kerakyatan. Artinya, UMKM akan diberi tempat untuk berjualan.

"Kita sampaikan itu (CFD) dibuka untuk UMKM pengunjung bisa masuk tetap Prokes dan masker tanpa umpel-umpelan (berkerumun)," tegasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.