Kamis, 04 Jun 2026 17:09 WIB

Bantah Kasatpol PP, Wali Kota Eri Cahyadi Tidak Melarang Bagi Takjil di Jalan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 30 Mar 2022 21:49 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Bersebrangan dengan Kasatpol PP, Edy Cristijanto, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan bahwa Pemkot Surabaya tidak melarang untuk bagi-bagi takjil di jalan selama bulan Ramadan.

"Sopo sing ngelarang? Gak ada larangan. Di surat edaran itu bunyinya pembagian takjil yang di masjid jangan sampai berkerumun,"kata Eri, Rabu, (30/3/2022).

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Saat ditanya apakah pembagian takjil dilarang di Jalanan, Eri mengaku tidak ada larangan, tetapi harus diutamakan di masjid atau musholla, serta panti asuhan.

"Kalo dilakukan ya tidak ada larangan ke takjil ini barakahnya banyak,"ujarnya.

Eri menyampaikan, bagi yang memberikan makanan kepada orang yang berpuasa maka sebesar itu akan diterima olehnya.

"Kalau ditaruh masjid Panti Asuhan mushola loh tambah besar pahalanya, mana se yang dilarang? Gak onok barokahe ngono,"tuturnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

Sebelumnya, Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan bahwa larangan bagi-bagi takjil di pinggir jalan dan sahur on the road, karena saat ini masih masa pandemi, Eddy berharap warga bersabar dan tidak melakukan bagi-bagi takjil di pinggir jalan maupun sahur on the road.

"Kalau ingin sedekah saat puasa, takjil, dan sahur ya melalui panti asuhan atau di tempat-tempat shelter/penampungan. Misal mau memberikan bantuan ke ojol ya diberikan ke shelter ojol, atau mau memberikan ke pengemudi ya di terminal," ujarnya.

Selain itu, Eddy juga mengatakan pembagian takjil bisa dilakukan ke panti asuhan atau komunitas dan bukan di jalanan agar tidak akan mengganggu lalu lintas atau menimbulkan kerumunan di jalanan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Pameran Cross Musea Pertiwi 2026, Hadirkan Pengalaman Berbasis AI

"Ya kita lakukan pengawasan, baik dilakukan Satpol PP, BPBD, termasuk kecamatan," jelasnya.

Oleh karena itu, jika nantinya ditemukan warga yang melakukan bagi-bagi takjil di jalanan, maka pihaknya akan membubarkannya. Namun dipastikan secara halus dan humanis.

"Kami akan arahkan. Arahannya ke sana (dibubarkan) tapi kami lebih humanis dan edukatif kepada warga. Karena niatnya baik, kami edukasi dengan cara yang baik agar bisa membantu pemkot dan masyarakat Surabaya," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.