Vaksin Booster di Surabaya Terbatas, Pemkot Tunggu Kiriman dari Pusat
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 24 Mar 2022 18:45 WIB
selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya untuk mengejar percepatan vaksin booster, namun saat ini vaksin booster di Surabaya mengalami keterbatasan.
Tercatat vaksin di Surabaya sudah mencapai 408.829 jiwa atau sekitar 98 persen masyarakat umum. Sedangkan untuk lansia sudah mencapai 91,91 persen atau 102.064 jiwa.
Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya, Nanik Sukristina menjelaskan, saat ini Surabaya menunggu droping vaksin booster dari Pemerintah pusat.
"Ada AstraZeneca (AZ), Moderna, Pfizer tergantung vaksin primernya. Kalau AZ ketersediaan kita memang terbatas, AZ untuk satu mingguan ke depan,"ujar Nanik, Kamis (23/3/2022).
Kata dia, Pemkot akan terus berupaya koordinasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi untuk memenuhi vaksin Surabaya.
"Kita berupaya agar vaksin tetap ada,"ungkapnya.
Lebih lanjut Nanik menyampaikan, untuk menjelang atau saat Ramadhan, sesuai dengan kasus, Pemkot tetap melakukan tracing.
Baca Juga: Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Protes Sejumlah Pengembang Besar
"Kita lakukan tes kontak erat, baik keluarga, lingkungan tetangga,"ujarnya.
Untuk masyarakat luar atau bukan KTP Surabaya, Nanik menjelaskan, pihaknya tetap memfasilitasi untuk vaksin booster.
"Kita juga buka di mal-mal, ada GrandnCity, Royal Plaza, Ciwo, TP, tidak hanya warga Surabaya, luar Surabaya kita fasilitasi," ucapnya.
Saat ini, kata dia, Bed Occupancy Rate (BOR) di Surabaya mengalami penurunan sekitar 12 persen. Untuk BOR yang ada di Rumah Sakit 4,6 persen per 100 ribu penduduk.
Baca Juga: Mahasiswa UINSA Demo Tolak Muzakki Kembali Pimpin Kampus, Angkat Persoalan Dana Hingga UKT
"Positivity rate Surabaya menurun 4,6 persen, apalagi pasien di Asrama Haji sejak kemarin nol," terangnya.
Ia menambahkan, untuk kasus meninggal covid-19 itu Fluktuatif. Artinya masih ada kasus yang meninggal, tetapi pasien yang meninggal tersebut yakni pasien komorbid.
"Fluktuatif, masih ada kasus meninggal. Tapi bisa dipastikan bahwa kasus meninggal dipastikan semua komorbid," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-1407-vaksin-booster-di-surabaya-terbatas-pemkot-tunggu-kiriman-dari-pusat
